<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Wall Street Melesat Abaikan Potensi Resesi Ekonomi</title><description>Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/278/2097964/wall-street-melesat-abaikan-potensi-resesi-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/278/2097964/wall-street-melesat-abaikan-potensi-resesi-ekonomi"/><item><title>   Wall Street Melesat Abaikan Potensi Resesi Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/278/2097964/wall-street-melesat-abaikan-potensi-resesi-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/278/2097964/wall-street-melesat-abaikan-potensi-resesi-ekonomi</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2019 07:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/29/278/2097964/wall-street-melesat-abaikan-potensi-resesi-ekonomi-H0Urjm3bcy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street Menguat Abaikan Resesi Ekonomi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/29/278/2097964/wall-street-melesat-abaikan-potensi-resesi-ekonomi-H0Urjm3bcy.jpg</image><title>Wall Street Menguat Abaikan Resesi Ekonomi (Shutterstock)</title></images><description> 
NEW YORK - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), pulih dari kerugian awal, karena didorong penguatan saham energi dan keuangan menopang pasar. Namun investor tetap berhati-hati tentang potensi gejolak lain dalam perang dagang AS-China.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Dibuka Melemah Dihantui Bayang-Bayang Resesi
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 258,20 poin atau 1,00% menjadi ditutup di 26.036,10. Indeks S&amp;amp;P 500 meningkat 18,78 poin atau 0,65% menjadi berakhir di 2.887,94 dan indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 29,94 poin atau 0,38% menjadi 7.856,88.

Mayoritas dari 30 saham-saham unggulan atau blue-chips di Dow memperpanjang kenaikan, dengan saham UnitedHealth Group naik hampir 2%, memimpin kenaikan.

&amp;nbsp;Baca Juga: Sinyal Resesi Kembali Menguat, Wall Street Terguncang
Sektor keuangan menguat 0,91%, memulihkan semua kerugian hari sebelumnya yang datang karena pendalaman inversi kurva imbal hasil surat utang AS, yang sering mendahului resesi.
&amp;nbsp;Di sektor keuangan, saham Goldman Sachs dan JPMorgan Chase  masing-masing naik 1,19% dan 1%, di berada antara para pemain  kuat di kelompok tersebut.

Di sektor energi, saham Chevron dan Exxon Mobil masing-masing bertambah sekitar 0,86% dan 0,73%.
&amp;nbsp;
Sektor energi dan keuangan juga memimpin kenaikan di 11 sektor utama  S&amp;amp;P 500 dengan masing-masing naik sekitar 1,40% dan 0,90%. Sepuluh  dari 11 sektor utama diperdagangkan lebih tinggi pada penutupan pasar.  Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Saham Tiffany naik lebih dari 3,02% setelah raksasa perhiasan mewah  AS itu melaporkan laba kuartal kedua yang melampaui perkiraan pasar,  meskipun pendapatan kuartalannya lebih rendah dari yang diperkirakan.

Semua imbal hasil surat utang jangka panjang pemerintah AS terus  mundur sepanjang hari. Suku bunga jangka pendek 3-bulan juga turun  setelah mencatat kenaikan pada pagi hari.
</description><content:encoded> 
NEW YORK - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), pulih dari kerugian awal, karena didorong penguatan saham energi dan keuangan menopang pasar. Namun investor tetap berhati-hati tentang potensi gejolak lain dalam perang dagang AS-China.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Dibuka Melemah Dihantui Bayang-Bayang Resesi
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 258,20 poin atau 1,00% menjadi ditutup di 26.036,10. Indeks S&amp;amp;P 500 meningkat 18,78 poin atau 0,65% menjadi berakhir di 2.887,94 dan indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 29,94 poin atau 0,38% menjadi 7.856,88.

Mayoritas dari 30 saham-saham unggulan atau blue-chips di Dow memperpanjang kenaikan, dengan saham UnitedHealth Group naik hampir 2%, memimpin kenaikan.

&amp;nbsp;Baca Juga: Sinyal Resesi Kembali Menguat, Wall Street Terguncang
Sektor keuangan menguat 0,91%, memulihkan semua kerugian hari sebelumnya yang datang karena pendalaman inversi kurva imbal hasil surat utang AS, yang sering mendahului resesi.
&amp;nbsp;Di sektor keuangan, saham Goldman Sachs dan JPMorgan Chase  masing-masing naik 1,19% dan 1%, di berada antara para pemain  kuat di kelompok tersebut.

Di sektor energi, saham Chevron dan Exxon Mobil masing-masing bertambah sekitar 0,86% dan 0,73%.
&amp;nbsp;
Sektor energi dan keuangan juga memimpin kenaikan di 11 sektor utama  S&amp;amp;P 500 dengan masing-masing naik sekitar 1,40% dan 0,90%. Sepuluh  dari 11 sektor utama diperdagangkan lebih tinggi pada penutupan pasar.  Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Saham Tiffany naik lebih dari 3,02% setelah raksasa perhiasan mewah  AS itu melaporkan laba kuartal kedua yang melampaui perkiraan pasar,  meskipun pendapatan kuartalannya lebih rendah dari yang diperkirakan.

Semua imbal hasil surat utang jangka panjang pemerintah AS terus  mundur sepanjang hari. Suku bunga jangka pendek 3-bulan juga turun  setelah mencatat kenaikan pada pagi hari.
</content:encoded></item></channel></rss>
