<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Dolar AS Lebih Kuat Ditopang Meredanya Perang Dagang</title><description>Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/278/2098442/dolar-as-lebih-kuat-ditopang-meredanya-perang-dagang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/278/2098442/dolar-as-lebih-kuat-ditopang-meredanya-perang-dagang"/><item><title>   Dolar AS Lebih Kuat Ditopang Meredanya Perang Dagang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/278/2098442/dolar-as-lebih-kuat-ditopang-meredanya-perang-dagang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/278/2098442/dolar-as-lebih-kuat-ditopang-meredanya-perang-dagang</guid><pubDate>Jum'at 30 Agustus 2019 08:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/30/278/2098442/dolar-as-lebih-kuat-ditopang-meredanya-perang-dagang-GUbp5IEWns.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar AS Menguat (Foto: Okezone/Heru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/30/278/2098442/dolar-as-lebih-kuat-ditopang-meredanya-perang-dagang-GUbp5IEWns.jpg</image><title>Dolar AS Menguat (Foto: Okezone/Heru)</title></images><description>NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena kekhawatiran atas ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China mereda.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Drama Perang Dagang
Kementerian Perdagangan China (MOC) menagtakan, tim negosiasi ekonomi dan perdagangan China dan Amerika Serikat telah mempertahankan komunikasi yang efektif dan sedang mendiskusikan untuk mengadakan pertemuan di Amerika Serikat pada September.

&quot;Sangat penting saat ini untuk menciptakan kondisi yang diperlukan bagi kedua pihak untuk melanjutkan konsultasi,&quot; kata juru bicara MOC, Gao Feng.
&amp;nbsp;Baca Juga: Investor Berburu Aset Safe Haven, Dolar AS Ditinggalkan
Kecenderungan risiko investor meningkat pada Kamis, membuat mata uang safe-haven seperti yen Jepang dan franc Swiss lebih rendah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55421/280683_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang  utama lainnya, naik 0,30% menjadi 98,5070 pada akhir perdagangan.  Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1052 dolar AS  dari 1,1078 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun  menjadi 1,2177 dolar AS dari 1,2217 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar  Australia turun menjadi 0,6727 dolar AS dari 0,6736 dolar AS.

Dolar dibeli 106,62 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,04 yen Jepang  pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9873 franc Swiss dari  0,9816 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3301 dolar Kanada dari 1,3307 dolar  Kanada.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280678_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena kekhawatiran atas ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China mereda.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Drama Perang Dagang
Kementerian Perdagangan China (MOC) menagtakan, tim negosiasi ekonomi dan perdagangan China dan Amerika Serikat telah mempertahankan komunikasi yang efektif dan sedang mendiskusikan untuk mengadakan pertemuan di Amerika Serikat pada September.

&quot;Sangat penting saat ini untuk menciptakan kondisi yang diperlukan bagi kedua pihak untuk melanjutkan konsultasi,&quot; kata juru bicara MOC, Gao Feng.
&amp;nbsp;Baca Juga: Investor Berburu Aset Safe Haven, Dolar AS Ditinggalkan
Kecenderungan risiko investor meningkat pada Kamis, membuat mata uang safe-haven seperti yen Jepang dan franc Swiss lebih rendah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55421/280683_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang  utama lainnya, naik 0,30% menjadi 98,5070 pada akhir perdagangan.  Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1052 dolar AS  dari 1,1078 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun  menjadi 1,2177 dolar AS dari 1,2217 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar  Australia turun menjadi 0,6727 dolar AS dari 0,6736 dolar AS.

Dolar dibeli 106,62 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,04 yen Jepang  pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9873 franc Swiss dari  0,9816 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3301 dolar Kanada dari 1,3307 dolar  Kanada.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280678_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
