<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Harga Minyak Naik di Tengah Badai Dorian</title><description>Harga minyak mentah berjangka AS naik 1,7% pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/320/2098444/harga-minyak-naik-di-tengah-badai-dorian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/320/2098444/harga-minyak-naik-di-tengah-badai-dorian"/><item><title> Harga Minyak Naik di Tengah Badai Dorian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/320/2098444/harga-minyak-naik-di-tengah-badai-dorian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/30/320/2098444/harga-minyak-naik-di-tengah-badai-dorian</guid><pubDate>Jum'at 30 Agustus 2019 08:42 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/30/320/2098444/harga-minyak-naik-di-tengah-badai-dorian-3GZUiFvHab.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Minyak Naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/30/320/2098444/harga-minyak-naik-di-tengah-badai-dorian-3GZUiFvHab.jpg</image><title>Harga Minyak Naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description> 
HOUSTON - Harga minyak mentah berjangka AS naik 1,7% pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), terangkat oleh penurunan tajam persediaan minyak negara ini karena meningkatnya permintaan dengan dimulainya dua saluran pipa baru di Texas Barat.

Kemunculan Badai Dorian ke arah Florida juga menimbulkan kekhawatiran bahwa produsen minyak mentah lepas pantai AS dapat memperlambat produksi jika badai melintas ke Teluk Meksiko pada akhir pekan, kata para analis.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Naik Hampir 2% Imbas Susutnya Stok AS
Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik USD0,59 menjadi ditutup pada USD61,08 per barel di London ICE Futures Exchange, karena kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi mereda.

Patokan minyak mentah AS, West Texas International (WTI), untuk pengiriman Oktober naik USD0,93 atau 1,7% menjadi USD56,71 per barel di New York Mercantile Exchange.

&quot;Ada premi badai dalam harga WTI,&quot; kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group di Chicago. &quot;Jalur badai agak berbahaya bagi produksi Teluk Meksiko.&quot;
&amp;nbsp;Baca Juga: 4 Hari Terpuruk, Kini Harga Minyak Dunia Meroket
Dorian diperkirakan akan menguat dan menjadi badai Kategori 4 yang sangat berbahaya pada Minggu (1/9/2019), kata Pusat Badai Nasional.
&amp;nbsp;Bulan lalu, Badai Barry telah mendorong perusahaan-perusahaan minyak  lepas pantai untuk menutup sebanyak 74% dari produksi, mengangkat harga  minyak mentah AS, sebelum melemah menjadi badai tropis di Louisiana.

Data pemerintah pada Rabu (28/8/2019) menunjukkan stok minyak mentah  AS turun pekan lalu sebesar 10 juta barel ke level terendah sejak  Oktober karena impor melambat, sementara stok bensin dan sulingan  masing-masing turun lebih dari dua juta barel.

Persediaan di pusat pengiriman utama negara itu di Cushing, Oklahoma,  di mana WTI berjangka dihargakan, merosot pekan lalu dengan hampir dua  juta barel ke level terendah sejak Desember.
&amp;nbsp;
Persediaan di Cushing telah turun lebih dari 300.000 barel sejak  laporan pemerintah, kata para pedagang, mengutip laporan pertengahan  minggu perusahaan intelijen pasar Genscape.

Penurunan terjadi setelah dua saluran pipa baru dibuka di Permian  Basin bulan ini, mengalirkan minyak mentah ke Gulf Coast AS dan  memperketat pasokan di Cushing.
EPIC Midstream Holdings LLC dan Plains All American Pipeline LP   keduanya membuka jalur pipa baru dari Permian ke Corpus Christi, Texas,   pada pertengahan Agustus. Saluran-saluran pipa itu pada akhirnya akan   memiliki kapasitas gabungan lebih dari satu juta barel per hari (bph),   kata perusahaan tersebut.

&quot;Pasar mengajukan tawaran untuk mengisi saluran-saluran pipa ini,&quot;   kata Robert Yawger, seorang analis di Mizuho di New York. &amp;ldquo;Banyak hal   telah berubah secara drastis hanya dalam dua atau tiga minggu. Dan Anda   akan memiliki saluran besar lain yang akan terus mengubah matematika. &quot;

Phillips 66 memperkirakan saluran pipa Grey Oak 900.000 barel per hari akan beroperasi sebelum akhir tahun.

Pada Rabu (28/8/2019), EPIC mengusulkan untuk menurunkan tarif   transportasi pada jalur pipa 400.000 barel per hari menjadi USD1,35 per   barel dari USD2,50, efektif 1 September, menurut arsip peraturan AS.   Tingkat yang lebih murah akan mendorong aliran yang lebih besar ke   pantai dan mengurangi pengiriman ke Cushing, kata para analis.

Ketika pengiriman lebih banyak minyak mentah Permian ke Gulf Coast,   &quot;ada lebih banyak pesaing untuk barel Cushing,&quot; kata Andy Lipow,   presiden Lipow Oil Associates di Houston. &quot;Anda akan melihat penurunan   berkelanjutan dalam persediaan Cushing.&quot;
&amp;nbsp;
Kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat perang   perdagangan AS-China yang mengamuk di antara konsumen minyak terbesar   dunia, bersama dengan potensi terpukulnya permintaan minyak, menjaga   harga tetap terkendali.

Kementerian perdagangan China mengatakan pada Kamis (29/8/2019) bahwa   China dan Amerika Serikat sedang mendiskusikan putaran berikutnya dari   pembicaraan perdagangan tatap muka yang dijadwalkan untuk September,   tetapi harapan untuk kemajuan bergantung pada apakah Washington dapat   menciptakan kondisi yang menguntungkan.

Media melaporkan bahwa China tidak akan membalas dalam waktu dekat   terhadap Amerika Serikat karena tarif baru AS &quot;mengurangi kekhawatiran   perang perdagangan,&quot; kata Gene McGillian, wakil presiden penelitian   pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut.</description><content:encoded> 
HOUSTON - Harga minyak mentah berjangka AS naik 1,7% pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), terangkat oleh penurunan tajam persediaan minyak negara ini karena meningkatnya permintaan dengan dimulainya dua saluran pipa baru di Texas Barat.

Kemunculan Badai Dorian ke arah Florida juga menimbulkan kekhawatiran bahwa produsen minyak mentah lepas pantai AS dapat memperlambat produksi jika badai melintas ke Teluk Meksiko pada akhir pekan, kata para analis.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Naik Hampir 2% Imbas Susutnya Stok AS
Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik USD0,59 menjadi ditutup pada USD61,08 per barel di London ICE Futures Exchange, karena kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi mereda.

Patokan minyak mentah AS, West Texas International (WTI), untuk pengiriman Oktober naik USD0,93 atau 1,7% menjadi USD56,71 per barel di New York Mercantile Exchange.

&quot;Ada premi badai dalam harga WTI,&quot; kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group di Chicago. &quot;Jalur badai agak berbahaya bagi produksi Teluk Meksiko.&quot;
&amp;nbsp;Baca Juga: 4 Hari Terpuruk, Kini Harga Minyak Dunia Meroket
Dorian diperkirakan akan menguat dan menjadi badai Kategori 4 yang sangat berbahaya pada Minggu (1/9/2019), kata Pusat Badai Nasional.
&amp;nbsp;Bulan lalu, Badai Barry telah mendorong perusahaan-perusahaan minyak  lepas pantai untuk menutup sebanyak 74% dari produksi, mengangkat harga  minyak mentah AS, sebelum melemah menjadi badai tropis di Louisiana.

Data pemerintah pada Rabu (28/8/2019) menunjukkan stok minyak mentah  AS turun pekan lalu sebesar 10 juta barel ke level terendah sejak  Oktober karena impor melambat, sementara stok bensin dan sulingan  masing-masing turun lebih dari dua juta barel.

Persediaan di pusat pengiriman utama negara itu di Cushing, Oklahoma,  di mana WTI berjangka dihargakan, merosot pekan lalu dengan hampir dua  juta barel ke level terendah sejak Desember.
&amp;nbsp;
Persediaan di Cushing telah turun lebih dari 300.000 barel sejak  laporan pemerintah, kata para pedagang, mengutip laporan pertengahan  minggu perusahaan intelijen pasar Genscape.

Penurunan terjadi setelah dua saluran pipa baru dibuka di Permian  Basin bulan ini, mengalirkan minyak mentah ke Gulf Coast AS dan  memperketat pasokan di Cushing.
EPIC Midstream Holdings LLC dan Plains All American Pipeline LP   keduanya membuka jalur pipa baru dari Permian ke Corpus Christi, Texas,   pada pertengahan Agustus. Saluran-saluran pipa itu pada akhirnya akan   memiliki kapasitas gabungan lebih dari satu juta barel per hari (bph),   kata perusahaan tersebut.

&quot;Pasar mengajukan tawaran untuk mengisi saluran-saluran pipa ini,&quot;   kata Robert Yawger, seorang analis di Mizuho di New York. &amp;ldquo;Banyak hal   telah berubah secara drastis hanya dalam dua atau tiga minggu. Dan Anda   akan memiliki saluran besar lain yang akan terus mengubah matematika. &quot;

Phillips 66 memperkirakan saluran pipa Grey Oak 900.000 barel per hari akan beroperasi sebelum akhir tahun.

Pada Rabu (28/8/2019), EPIC mengusulkan untuk menurunkan tarif   transportasi pada jalur pipa 400.000 barel per hari menjadi USD1,35 per   barel dari USD2,50, efektif 1 September, menurut arsip peraturan AS.   Tingkat yang lebih murah akan mendorong aliran yang lebih besar ke   pantai dan mengurangi pengiriman ke Cushing, kata para analis.

Ketika pengiriman lebih banyak minyak mentah Permian ke Gulf Coast,   &quot;ada lebih banyak pesaing untuk barel Cushing,&quot; kata Andy Lipow,   presiden Lipow Oil Associates di Houston. &quot;Anda akan melihat penurunan   berkelanjutan dalam persediaan Cushing.&quot;
&amp;nbsp;
Kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat perang   perdagangan AS-China yang mengamuk di antara konsumen minyak terbesar   dunia, bersama dengan potensi terpukulnya permintaan minyak, menjaga   harga tetap terkendali.

Kementerian perdagangan China mengatakan pada Kamis (29/8/2019) bahwa   China dan Amerika Serikat sedang mendiskusikan putaran berikutnya dari   pembicaraan perdagangan tatap muka yang dijadwalkan untuk September,   tetapi harapan untuk kemajuan bergantung pada apakah Washington dapat   menciptakan kondisi yang menguntungkan.

Media melaporkan bahwa China tidak akan membalas dalam waktu dekat   terhadap Amerika Serikat karena tarif baru AS &quot;mengurangi kekhawatiran   perang perdagangan,&quot; kata Gene McGillian, wakil presiden penelitian   pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut.</content:encoded></item></channel></rss>
