<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Fakta di Balik Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jangan Lupa Bayar Uang Muka   </title><description>Payung hukum untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) sedang disusun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/31/470/2098562/7-fakta-di-balik-ibu-kota-pindah-ke-kaltim-jangan-lupa-bayar-uang-muka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/31/470/2098562/7-fakta-di-balik-ibu-kota-pindah-ke-kaltim-jangan-lupa-bayar-uang-muka"/><item><title>7 Fakta di Balik Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jangan Lupa Bayar Uang Muka   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/31/470/2098562/7-fakta-di-balik-ibu-kota-pindah-ke-kaltim-jangan-lupa-bayar-uang-muka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/31/470/2098562/7-fakta-di-balik-ibu-kota-pindah-ke-kaltim-jangan-lupa-bayar-uang-muka</guid><pubDate>Sabtu 31 Agustus 2019 06:12 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/30/470/2098562/7-fakta-di-balik-ibu-kota-pindah-ke-kaltim-jangan-lupa-bayar-uang-muka-sOQLaccggz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lahan Ibu Kota Baru. (Foto: Okezone.com/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/30/470/2098562/7-fakta-di-balik-ibu-kota-pindah-ke-kaltim-jangan-lupa-bayar-uang-muka-sOQLaccggz.jpg</image><title>Lahan Ibu Kota Baru. (Foto: Okezone.com/Ist)</title></images><description>JAKARTA - Payung hukum untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) sedang disusun. Rencananya, pemerintah akan menyerahkan draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemindahan Ibu Kota kepada DPR RI pada akhir tahun 2019.
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan, draft masih dalam tahap penyusunan dengan melibatkan banyak pihak. Di mana pemindahan ibu kota seperti yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo akan pindah ke
Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur (Kaltim).

&quot;Nanti (draft RUU Pemindahan Ibu Kota) akan diajukan, sebelum akhir tahun ini,&quot; kata Bambang.
Okezone pun merangkum sejumlah fakta-fakta menarik pasca-diputuskannya lokasi ibu kota baru ke Kaltim, Sabtu (31/8/2019).
1. Tidak Ada Masalah dengan Lahan Ibu Kota Baru
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil memastikan, sekitar 90% tanah yang berada di lokasi ibu kota baru merupakan milik pemerintah. Oleh sebab itu, pengadaan lahan untuk pemindahan ibu kota bukanlah hal yang sulit.

Pemerintah memang menyediakan lahan seluas 180 ribu hektare (ha) di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menjadi ibu kota baru.2. Proyek di Kaltim Diusulkan Jadi Prioritas
Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) mengajukan ke  pemerintah pusat agar beberapa infrastruktur di Balikpapan masuk dalam  proyek strategis nasional (PSN). Satu di antaranya adalah realisasikan  perpanjangan landasan runway Bandara Sepinggan, termasuk juga jalan  depan bandara agar segera dipindahkan karena terlalu dekat dengan  fasilitas bandara.

Perpanjangan runway tersebut sudah diwacanakan sejak lama, namun realisasi terkendala pada anggaran daerah.
3. Gedung Bekas Pemerintahan Bakal Disewakan
Director Strategic Consulting Cushman &amp;amp; Wakefield Arief Rahardjo  menyatakan, pemerintah tentu harus tetap mengelola gedung pemerintahan  di Jakarta. Menurutnya, pengelolaan dapat dilakukan dengan menggandeng  pihak swasta.
&quot;Bisa saja (disewakan jadi tempat bisnis), karena dengan ada ke  pindahan ibu kota, pemerintah harus pikirkan strateginya untuk gedung  yang ditinggalkan,&quot; ujarnya.
4. Intip Peluang Usaha Properti di Ibu Kota Baru
Director Strategic Consulting Cushman &amp;amp; Wakefield Arief Rahardjo   menyatakan, pemindahan ibu kota akan memberikan dampak yang sangat   besar, mengingat pemerintahan hingga kedutaan besar akan pindah ke   Kaltim.
&quot;Pemindahan ibu kota ini perannya memang sangat signifikan (terhadap sektor properti),&quot; ujarnya.

Dia menyatakan, pemindahan ibu kota bakal mendorong sektor properti   di wilayah Kaltim, yang sebelumnya dalam kondisi lesu. Menurutnya,   market properti di Kaltim seperti di Balikpapan dan Samarinda pernah   dalam kondisi yang sangat baik.
5. Gojek Siap Melayani di Ibu Kota Baru
Gojek Indonesia akan mendukung penuh pemindahan ibu kota baru di   Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).
&quot;Gojek bisa bertumbuh seperti ini, karena mendapat dukungan dari   pemerintah. Maka itu kita dukung saja pemindahan itu. Di mana layanan   kami mendapatkan imbas positif kepada masyarakat,&quot; kata VP Corporate   Communications Gojek Kristy Nelwan.
6. Uang Muka Bangun Ibu Kota Baru
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono    memperkirakan anggaran tahap awal pembangunan infrastruktur ibu kota    baru mencapai Rp865 miliar. Pembangunan infrastruktur ibu kota baru  akan   dimulai pada 2020.

&quot;Jadi untuk program ibu kota, kita mulai paling cepat pertengahan    tahun depan. Dan kami sedang menghitung kebutuhan uang muka,&quot; ujar    Basuk.
Basuki mengatakan, dengan anggaran sekira Rp865 miliar itu    diperuntukan untuk pembangunan jalan. Terutama untuk kawasan dan    prasarana dasar yang memang harus dibangun dengan APBN.
7. Wika Siapkan Rp20 Triliun untuk Bangun Ibu Kota
&quot;WIKA selalu siap untuk ambil bagian dalam mempersiapkan ibukota    baru, termasuk di antaranya melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah    dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan Infrastruktur,&amp;rdquo; ujar Direktur    Utama Tumiyana.

Tumiyana mengatakan bahwa kapasitas balance sheet WIKA saat ini juga    cukup kuat untuk menopang rencana tersebut, di mana saat ini kemampuan    capex spending kita mencapai Rp20 triliun dan akan terus meningkat    setiap tahunnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Payung hukum untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) sedang disusun. Rencananya, pemerintah akan menyerahkan draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemindahan Ibu Kota kepada DPR RI pada akhir tahun 2019.
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan, draft masih dalam tahap penyusunan dengan melibatkan banyak pihak. Di mana pemindahan ibu kota seperti yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo akan pindah ke
Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur (Kaltim).

&quot;Nanti (draft RUU Pemindahan Ibu Kota) akan diajukan, sebelum akhir tahun ini,&quot; kata Bambang.
Okezone pun merangkum sejumlah fakta-fakta menarik pasca-diputuskannya lokasi ibu kota baru ke Kaltim, Sabtu (31/8/2019).
1. Tidak Ada Masalah dengan Lahan Ibu Kota Baru
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil memastikan, sekitar 90% tanah yang berada di lokasi ibu kota baru merupakan milik pemerintah. Oleh sebab itu, pengadaan lahan untuk pemindahan ibu kota bukanlah hal yang sulit.

Pemerintah memang menyediakan lahan seluas 180 ribu hektare (ha) di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menjadi ibu kota baru.2. Proyek di Kaltim Diusulkan Jadi Prioritas
Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) mengajukan ke  pemerintah pusat agar beberapa infrastruktur di Balikpapan masuk dalam  proyek strategis nasional (PSN). Satu di antaranya adalah realisasikan  perpanjangan landasan runway Bandara Sepinggan, termasuk juga jalan  depan bandara agar segera dipindahkan karena terlalu dekat dengan  fasilitas bandara.

Perpanjangan runway tersebut sudah diwacanakan sejak lama, namun realisasi terkendala pada anggaran daerah.
3. Gedung Bekas Pemerintahan Bakal Disewakan
Director Strategic Consulting Cushman &amp;amp; Wakefield Arief Rahardjo  menyatakan, pemerintah tentu harus tetap mengelola gedung pemerintahan  di Jakarta. Menurutnya, pengelolaan dapat dilakukan dengan menggandeng  pihak swasta.
&quot;Bisa saja (disewakan jadi tempat bisnis), karena dengan ada ke  pindahan ibu kota, pemerintah harus pikirkan strateginya untuk gedung  yang ditinggalkan,&quot; ujarnya.
4. Intip Peluang Usaha Properti di Ibu Kota Baru
Director Strategic Consulting Cushman &amp;amp; Wakefield Arief Rahardjo   menyatakan, pemindahan ibu kota akan memberikan dampak yang sangat   besar, mengingat pemerintahan hingga kedutaan besar akan pindah ke   Kaltim.
&quot;Pemindahan ibu kota ini perannya memang sangat signifikan (terhadap sektor properti),&quot; ujarnya.

Dia menyatakan, pemindahan ibu kota bakal mendorong sektor properti   di wilayah Kaltim, yang sebelumnya dalam kondisi lesu. Menurutnya,   market properti di Kaltim seperti di Balikpapan dan Samarinda pernah   dalam kondisi yang sangat baik.
5. Gojek Siap Melayani di Ibu Kota Baru
Gojek Indonesia akan mendukung penuh pemindahan ibu kota baru di   Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).
&quot;Gojek bisa bertumbuh seperti ini, karena mendapat dukungan dari   pemerintah. Maka itu kita dukung saja pemindahan itu. Di mana layanan   kami mendapatkan imbas positif kepada masyarakat,&quot; kata VP Corporate   Communications Gojek Kristy Nelwan.
6. Uang Muka Bangun Ibu Kota Baru
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono    memperkirakan anggaran tahap awal pembangunan infrastruktur ibu kota    baru mencapai Rp865 miliar. Pembangunan infrastruktur ibu kota baru  akan   dimulai pada 2020.

&quot;Jadi untuk program ibu kota, kita mulai paling cepat pertengahan    tahun depan. Dan kami sedang menghitung kebutuhan uang muka,&quot; ujar    Basuk.
Basuki mengatakan, dengan anggaran sekira Rp865 miliar itu    diperuntukan untuk pembangunan jalan. Terutama untuk kawasan dan    prasarana dasar yang memang harus dibangun dengan APBN.
7. Wika Siapkan Rp20 Triliun untuk Bangun Ibu Kota
&quot;WIKA selalu siap untuk ambil bagian dalam mempersiapkan ibukota    baru, termasuk di antaranya melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah    dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan Infrastruktur,&amp;rdquo; ujar Direktur    Utama Tumiyana.

Tumiyana mengatakan bahwa kapasitas balance sheet WIKA saat ini juga    cukup kuat untuk menopang rencana tersebut, di mana saat ini kemampuan    capex spending kita mencapai Rp20 triliun dan akan terus meningkat    setiap tahunnya.</content:encoded></item></channel></rss>
