<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Soal Pembangunan Bandara Kediri, Menko Luhut: Jangan Ada Provokasi</title><description>Luhut Binsar Panjaitan berharap pembebasan lahan untuk rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Kediri bisa segera diselesaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/01/320/2099192/soal-pembangunan-bandara-kediri-menko-luhut-jangan-ada-provokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/01/320/2099192/soal-pembangunan-bandara-kediri-menko-luhut-jangan-ada-provokasi"/><item><title>      Soal Pembangunan Bandara Kediri, Menko Luhut: Jangan Ada Provokasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/01/320/2099192/soal-pembangunan-bandara-kediri-menko-luhut-jangan-ada-provokasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/01/320/2099192/soal-pembangunan-bandara-kediri-menko-luhut-jangan-ada-provokasi</guid><pubDate>Minggu 01 September 2019 10:09 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/01/320/2099192/soal-pembangunan-bandara-kediri-menko-luhut-jangan-ada-provokasi-dm24sGvRtd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut soal Pembangunan Bandara Kediri (Foto: Ist/Dok Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/01/320/2099192/soal-pembangunan-bandara-kediri-menko-luhut-jangan-ada-provokasi-dm24sGvRtd.jpg</image><title>Luhut soal Pembangunan Bandara Kediri (Foto: Ist/Dok Kemenhub)</title></images><description>KEDIRI - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berharap pembebasan lahan untuk rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Kediri bisa segera diselesaikan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pembebasan Lahan Bandara Kediri Rp10 Triliun Belum Beres
Hal ini disampaikan Luhut saat kunjungan kerja di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (31/8/2019) bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

&quot;Kami berharap tidak ada provokasi. Tinggal 20 hektare lagi. Ini pasti memberikan dampak positif ke masyarakat,&quot; ungkap Luhut.
&amp;nbsp;Baca Juga: 40 Ha Lahan Bandara Kediri Belum Dibebaskan, Luhut: Jangan Molor Lagi
Dia menyebut bila proses penyelesaian tanah tuntas, maka peletakan batu pertama pembangunan Bandara Kediri bisa dilakukan secepatnya.

Di sisi Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengungkapkan bila untuk kebijakan pembebasan lahan Bandara Kediri, pemerintah bisa menggunakan UU Nomor 2 tahun 2012 mengenai pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

&quot;Pada pelaksanaannya memang masih menggunakan business to business, tapi jika memang ada kendala dapat digunakan aturan itu (UU Nomor 2 tahun 2012), sehingga untuk uang ganti untung akan diambil ke pengadilan,&quot; kaat Sofyan.
&amp;nbsp;Sofyan berkaca pada pembebasan lahan di proyek jalan tol Trans  Sumatera ruas Bakahueni - Palembang, warga justru meminta tanahnya  dilewati proyek tol. Sebab harga yang diberikan atau ganti untungnya  mencapai hingga empat kali lipat dari Nilai Jual Objek Pajak Pengganti  (NJOP).

&quot;Kita tidak ingin merugikan rakyat, tapi mementingkan kesejahteraan  rakyat. Kediri nanti perkembangan ekonominya pesat dan menciptakan  lapangan kerja,&quot; bebernya.
&amp;nbsp;
Senada dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri Dede Sujana  yang ingin tetap mendorong kepentingan masyarakat umum menjadi prioritas  saat pembebasan lahan.

&quot;Tadi sudah dikumpulkan Pak Menko, sehingga dengan penjelasan ini  masyarakat jelas, tidak ada ganjalan lagi dan mau melepas tanahnya,&quot;  kata Dede.

</description><content:encoded>KEDIRI - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berharap pembebasan lahan untuk rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Kediri bisa segera diselesaikan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pembebasan Lahan Bandara Kediri Rp10 Triliun Belum Beres
Hal ini disampaikan Luhut saat kunjungan kerja di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (31/8/2019) bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

&quot;Kami berharap tidak ada provokasi. Tinggal 20 hektare lagi. Ini pasti memberikan dampak positif ke masyarakat,&quot; ungkap Luhut.
&amp;nbsp;Baca Juga: 40 Ha Lahan Bandara Kediri Belum Dibebaskan, Luhut: Jangan Molor Lagi
Dia menyebut bila proses penyelesaian tanah tuntas, maka peletakan batu pertama pembangunan Bandara Kediri bisa dilakukan secepatnya.

Di sisi Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengungkapkan bila untuk kebijakan pembebasan lahan Bandara Kediri, pemerintah bisa menggunakan UU Nomor 2 tahun 2012 mengenai pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

&quot;Pada pelaksanaannya memang masih menggunakan business to business, tapi jika memang ada kendala dapat digunakan aturan itu (UU Nomor 2 tahun 2012), sehingga untuk uang ganti untung akan diambil ke pengadilan,&quot; kaat Sofyan.
&amp;nbsp;Sofyan berkaca pada pembebasan lahan di proyek jalan tol Trans  Sumatera ruas Bakahueni - Palembang, warga justru meminta tanahnya  dilewati proyek tol. Sebab harga yang diberikan atau ganti untungnya  mencapai hingga empat kali lipat dari Nilai Jual Objek Pajak Pengganti  (NJOP).

&quot;Kita tidak ingin merugikan rakyat, tapi mementingkan kesejahteraan  rakyat. Kediri nanti perkembangan ekonominya pesat dan menciptakan  lapangan kerja,&quot; bebernya.
&amp;nbsp;
Senada dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri Dede Sujana  yang ingin tetap mendorong kepentingan masyarakat umum menjadi prioritas  saat pembebasan lahan.

&quot;Tadi sudah dikumpulkan Pak Menko, sehingga dengan penjelasan ini  masyarakat jelas, tidak ada ganjalan lagi dan mau melepas tanahnya,&quot;  kata Dede.

</content:encoded></item></channel></rss>
