<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Inflasi Agustus 2019 di 0,12%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2019 terjadi inflasi sebesar 0,12%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/02/20/2099499/bps-inflasi-agustus-2019-di-0-12</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/02/20/2099499/bps-inflasi-agustus-2019-di-0-12"/><item><title>BPS: Inflasi Agustus 2019 di 0,12%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/02/20/2099499/bps-inflasi-agustus-2019-di-0-12</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/02/20/2099499/bps-inflasi-agustus-2019-di-0-12</guid><pubDate>Senin 02 September 2019 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/02/20/2099499/bps-inflasi-agustus-2019-0-12-6rSnuthQN2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers BPS ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/02/20/2099499/bps-inflasi-agustus-2019-0-12-6rSnuthQN2.jpg</image><title>Konferensi pers BPS ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2019 terjadi inflasi sebesar 0,12% (month to month/mtm).  Angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu yakni 0,31%.
Dengan ini maka angka inflasi tahunan kalender 2019 yakni 2,48%. Sedangkan inflasi dari tahun ke tahun adalah sebesar 3,49% (year on year/yoy).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menanti Pengumuman BPS, Inflasi Agustus Diprediksi di 0,2% Imbas Harga Cabai
&amp;ldquo;Inflasi pada Agustus 0,12%. Tingkat inflasi Januari sampai Agustus 2,48% tingkat inflasi tahunan 3,49%. Melihat angka tahunan ini kita bisa simpulkan angkanya masih terkendali. Kita berharap inflasi berikutnya tetap terkendali,&amp;rdquo; ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/9/2019).
&amp;nbsp;
Kecuk  menjelaskan, BPS telah melakukan pemantauan di 82 kota di Indonesia. Dari 82 kota tersebut, sebanyak 44 kota mengalami inflasi, sedangkan sedangkan sisanya kota mengalami deflasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Proyeksi Inflasi Agustus 0,15%, Cabai dan Emas Jadi Penyumbang Terbesar
&amp;ldquo;44 kota inflasi 38 kota mengalami deflasi,&amp;rdquo; ucapnya.
Sebelumnya, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah Redjalam mengatakan inflasi pada Agustus 2019 diprediksi berada dikisaran 0,20% (month to month). Angka ini lebih rendah dari inflasi pada Juli yang mencapai 0,31%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cabai hingga Biaya Sekolah Kerek Inflasi Juli Sebesar 0,31% 
&amp;ldquo;Prediksi inflasi berkisar 0.20% (mtm) prediksi inflasi secara tahunan 3.53% (year on year),&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (2/9/2019).
Menurut Piter, inflasi bulan ini dipicu oleh kenaikan harga cabai keriting merah. Kenaikan memang terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini dikarenakan datangnya musim kemarau.&amp;ldquo;Pemicunya kenaikan harga cabai keriting merah yang terdampak musim  kemarau panjang. Cabai merah memang 3 bulan terakhir naik terus,&amp;rdquo;  jelasnya.
Selain itu lanjut Piter, inflasi Agustus juga didorong oleh biaya  pendidikan. Mengingat bulan agustus sudah masuk kepada tahun ajaran  baru.
&amp;ldquo;Selain disebabkan kenaikan harga cabai merah inflasi juga didorong  oleh biaya pendidikan sehubungan dengan tahun ajaran baru,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2019 terjadi inflasi sebesar 0,12% (month to month/mtm).  Angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu yakni 0,31%.
Dengan ini maka angka inflasi tahunan kalender 2019 yakni 2,48%. Sedangkan inflasi dari tahun ke tahun adalah sebesar 3,49% (year on year/yoy).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menanti Pengumuman BPS, Inflasi Agustus Diprediksi di 0,2% Imbas Harga Cabai
&amp;ldquo;Inflasi pada Agustus 0,12%. Tingkat inflasi Januari sampai Agustus 2,48% tingkat inflasi tahunan 3,49%. Melihat angka tahunan ini kita bisa simpulkan angkanya masih terkendali. Kita berharap inflasi berikutnya tetap terkendali,&amp;rdquo; ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/9/2019).
&amp;nbsp;
Kecuk  menjelaskan, BPS telah melakukan pemantauan di 82 kota di Indonesia. Dari 82 kota tersebut, sebanyak 44 kota mengalami inflasi, sedangkan sedangkan sisanya kota mengalami deflasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Proyeksi Inflasi Agustus 0,15%, Cabai dan Emas Jadi Penyumbang Terbesar
&amp;ldquo;44 kota inflasi 38 kota mengalami deflasi,&amp;rdquo; ucapnya.
Sebelumnya, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah Redjalam mengatakan inflasi pada Agustus 2019 diprediksi berada dikisaran 0,20% (month to month). Angka ini lebih rendah dari inflasi pada Juli yang mencapai 0,31%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cabai hingga Biaya Sekolah Kerek Inflasi Juli Sebesar 0,31% 
&amp;ldquo;Prediksi inflasi berkisar 0.20% (mtm) prediksi inflasi secara tahunan 3.53% (year on year),&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (2/9/2019).
Menurut Piter, inflasi bulan ini dipicu oleh kenaikan harga cabai keriting merah. Kenaikan memang terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini dikarenakan datangnya musim kemarau.&amp;ldquo;Pemicunya kenaikan harga cabai keriting merah yang terdampak musim  kemarau panjang. Cabai merah memang 3 bulan terakhir naik terus,&amp;rdquo;  jelasnya.
Selain itu lanjut Piter, inflasi Agustus juga didorong oleh biaya  pendidikan. Mengingat bulan agustus sudah masuk kepada tahun ajaran  baru.
&amp;ldquo;Selain disebabkan kenaikan harga cabai merah inflasi juga didorong  oleh biaya pendidikan sehubungan dengan tahun ajaran baru,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
