<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Tertekan Memanasnya Perang Dagang AS-China</title><description>Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat, karena penetapan tarif baru oleh Washington pada beberapa barang China</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/278/2100309/wall-street-tertekan-memanasnya-perang-dagang-as-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/278/2100309/wall-street-tertekan-memanasnya-perang-dagang-as-china"/><item><title>Wall Street Tertekan Memanasnya Perang Dagang AS-China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/278/2100309/wall-street-tertekan-memanasnya-perang-dagang-as-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/278/2100309/wall-street-tertekan-memanasnya-perang-dagang-as-china</guid><pubDate>Selasa 03 September 2019 21:18 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/03/278/2100309/wall-street-tertekan-memanasnya-perang-dagang-as-china-3gcebXw7uA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Perang Dagang (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/03/278/2100309/wall-street-tertekan-memanasnya-perang-dagang-as-china-3gcebXw7uA.jpg</image><title>Dampak Perang Dagang (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat, karena penetapan tarif baru oleh Washington pada beberapa barang China. Hal ini dilakukan di tengah para pejabat dari kedua belah pihak berjuang untuk memutuskan soal perang tarif pada pertemuan bulan ini.
Baca Juga: Wall Street Libur, Bursa Berjangka AS Malah Merosot
Melansir Reuters, Selasa (3/9/2019), tarif yang mulai berlaku membuat investor semakin pesimis terhadap berakhirnya perang dagang AS dengan China. Trump pada mulai mengenakan tarif 15% atas lebih dari USD125 miliar impor produk dari Tiongkok. Sementara China akan mulai mengenakan bea baru pada minyak mentah AS.

Adapun pergerakan indeks Dow Jones Industrial Average turun 205,02 poin atau 0,78%, pada pembukaan ke 26.198,26. S&amp;amp;P 500 dibuka lebih rendah sebesar 17,45 poin, atau 0,60%, pada 2.909,01. Nasdaq Composite turun 56,44 poin, atau 0,71%, menjadi 7.906,44 pada bel pembukaan.
Baca Juga: Investor Pantau Data Ekonomi AS, Wall Street Bervariasi
Sementara itu, investor tengah berharap pada hasil survei bulanan Institute for Supply Management tentang aktivitas manufaktur. Hasilnya diharapkan memberi sedikit penjelasan tentang dampak perang dagang terhadap sektor industri AS.
Indeks Manajer Pembelian manufaktur (PMI) ISM diperkirakan akan turun  ke 51.1 di Agustus, dari 51.2 di bulan sebelumnya. Meskipun aktivitas  pabrik AS telah melambat dalam beberapa bulan terakhir, indeks ISM  sejauh ini tetap di atas 50, mengindikasikan ekspansi di sektor ini.
Seiring dengan data manufaktur, investor juga akan terus mencermati  laporan pekerjaan bulanan yang dijadwalkan pada hari Jumat untuk  petunjuk tentang kesehatan ekonomi AS.
Pembuat chip, yang menarik sebagian besar pendapatan mereka dari  China, juga jatuh, dengan Intel Corp, Advanced Micro Devices dan Micron  Technology Inc turun antara 0,7% dan 1,6%. Saham pemimpin industri yang  sensitif terhadap perdagangan Caterpillar Inc dan Boeing Co  masing-masing turun sekitar 2% di perdagangan premarket, sementara saham  Apple Inc turun 1%.</description><content:encoded>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat, karena penetapan tarif baru oleh Washington pada beberapa barang China. Hal ini dilakukan di tengah para pejabat dari kedua belah pihak berjuang untuk memutuskan soal perang tarif pada pertemuan bulan ini.
Baca Juga: Wall Street Libur, Bursa Berjangka AS Malah Merosot
Melansir Reuters, Selasa (3/9/2019), tarif yang mulai berlaku membuat investor semakin pesimis terhadap berakhirnya perang dagang AS dengan China. Trump pada mulai mengenakan tarif 15% atas lebih dari USD125 miliar impor produk dari Tiongkok. Sementara China akan mulai mengenakan bea baru pada minyak mentah AS.

Adapun pergerakan indeks Dow Jones Industrial Average turun 205,02 poin atau 0,78%, pada pembukaan ke 26.198,26. S&amp;amp;P 500 dibuka lebih rendah sebesar 17,45 poin, atau 0,60%, pada 2.909,01. Nasdaq Composite turun 56,44 poin, atau 0,71%, menjadi 7.906,44 pada bel pembukaan.
Baca Juga: Investor Pantau Data Ekonomi AS, Wall Street Bervariasi
Sementara itu, investor tengah berharap pada hasil survei bulanan Institute for Supply Management tentang aktivitas manufaktur. Hasilnya diharapkan memberi sedikit penjelasan tentang dampak perang dagang terhadap sektor industri AS.
Indeks Manajer Pembelian manufaktur (PMI) ISM diperkirakan akan turun  ke 51.1 di Agustus, dari 51.2 di bulan sebelumnya. Meskipun aktivitas  pabrik AS telah melambat dalam beberapa bulan terakhir, indeks ISM  sejauh ini tetap di atas 50, mengindikasikan ekspansi di sektor ini.
Seiring dengan data manufaktur, investor juga akan terus mencermati  laporan pekerjaan bulanan yang dijadwalkan pada hari Jumat untuk  petunjuk tentang kesehatan ekonomi AS.
Pembuat chip, yang menarik sebagian besar pendapatan mereka dari  China, juga jatuh, dengan Intel Corp, Advanced Micro Devices dan Micron  Technology Inc turun antara 0,7% dan 1,6%. Saham pemimpin industri yang  sensitif terhadap perdagangan Caterpillar Inc dan Boeing Co  masing-masing turun sekitar 2% di perdagangan premarket, sementara saham  Apple Inc turun 1%.</content:encoded></item></channel></rss>
