<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Cara Dasar yang Membuat Usahamu Maju</title><description>Berbisnis merupakan salah satu pekerjaan yang menjanjikan. Namun, memulai bisnis juga tidak segampang yang kamu kira.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2099985/3-cara-dasar-yang-membuat-usahamu-maju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2099985/3-cara-dasar-yang-membuat-usahamu-maju"/><item><title>3 Cara Dasar yang Membuat Usahamu Maju</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2099985/3-cara-dasar-yang-membuat-usahamu-maju</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2099985/3-cara-dasar-yang-membuat-usahamu-maju</guid><pubDate>Selasa 03 September 2019 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Delia Citra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/03/320/2099985/3-cara-dasar-yang-membuat-usahamu-maju-BPc6iYgtHO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">berbisnis (Foto: Okezone.com/HQ)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/03/320/2099985/3-cara-dasar-yang-membuat-usahamu-maju-BPc6iYgtHO.jpg</image><title>berbisnis (Foto: Okezone.com/HQ)</title></images><description>JAKARTA - Berbisnis merupakan salah satu pekerjaan yang menjanjikan. Namun, memulai bisnis juga tidak segampang yang kamu kira.

Untuk memulai suatu bisnis, perlu waktu yang panjang. Di mana persiapan bisnis harus selalu membaik di pasarannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Intip Kesalahan-Kesalahan para CEO di Perusahaan
Butuh perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras agar bisnis tersebut bisa berkembang dan menghasilkan profit bagi pemiliknya. Banyak pengusaha yang mengalami kegagalan pada saat memulai bisnisnya tersebut dan ada juga pengusaha yang sukses luar biasa berkat bisnisnya ini.

Entrepreuner, penulis dan pembicara Alex Charfen pun membagikan pengalamannya dalam berbisnis. Pembisnis juga penting menjaga dirinya, mengetahui pasar dan membangun tim dalam sebuah bisnis agar bisnis yang dijalankan bisa maju untuk ke depannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ingin Buat Startup? Intip Langkah-Langkah Ini Biar Tak Gagal!
Berikut tiga hal yang harus diketahui untuk membangun momentum dan mengembangkan bisnis dilansir dari entrepreneur, Selasa (3/9/2019).

 
1. Tenang dalam berbisnis

Charfen mengajarkan, pembisnis yang ingin memulai bisnis harus bisa menjaga diri sendiri. Hal ini bukan hanya dalam jasmani, tapi kejiwaan dan rohani pun diperlukan.
&amp;nbsp;
Jika tekanan dan kegundahan dalam hidup kamu dibiarkan, maka bisnis kamu akan berdampak. Dirinya pun mengandaikan layaknya seperti atlet.
 
Baca juga:&amp;nbsp; Tren Mukbang, Modal Kenyang Bisa Bawa Uang hingga Rp14,3 Miliar
&quot;Jika kamu memiliki seorang atlet yang berpotensial dan bernilai jutaan dolar, maka kamu pun juga harus berlaku seperti atlet,&quot; ujarnya.

 
2. Bikin orang percaya pada bisnismu dan mengetahui pasarnya

Kebanyakan pengusaha cenderung untuk mencoba dan membuat produk yang tersedia untuk semua orang. Padahal tidak semua orang bisa menyukai produk yang kamu buat.
&amp;nbsp;
Setiap orang memiliki alasan yang berbeda untuk mempercayai atau tidak menaruh keyakinan pada sebuah bisnis.

Jangan pernah berfikir kalau semua orang akan membeli produk anda, tetapi kamu harus bisa mengidentifikasi 2 atau 3 yang merupakan pasar kamu.
&quot;Jika ada dari 100 orang di dalam ruangan, kamu harus dapat  mengidentifikasi dua atau tiga yang merupakan pasar Anda. Jika kamu  masuk ke ruangan yang terdiri dari 100 orang dan Anda berpikir sendiri,  '80 orang bisa membeli produk saya&amp;rsquo;, Anda salah melakukannya,&amp;rdquo; ujarnya.

Nah, ini sebenarnya tugas kamu untuk membuat para pembeli bisa  percaya dengan bisnismu dan kamu juga harus lebih bisa mengetahui pasar  kamu agar produk kamu dapat memberikan respons positif di tengah-tengah  konsumen.

3.  Membangun tim

Charfen mengatakan dalam mengelola sebuah bisnis, tentunya kamu tidak  akan bisa melakukannya sendiri. Kamu pasti membutuhkan sebuah tim untuk  menjalankan bisnis kamu ke depannya.
&amp;nbsp;
Dalam membangun sebuah bisnis, tim memiliki peran penting dalam  perkembangan sebuah bisnis. Kamu harus bisa membangun tim yang baik  didalam bisnis kamu, karena jika kamu memilki tim kerja yang baik hal  ini tentunya dapat memaksimalkan segala hal yang bersangkutan dengan  bisnis kamu.

Potensi perkembangan bisnis kamu pun akan semakin besar untuk ke  depannya. &quot;Lakukan sebelum Kamu berpikir Anda harus melakukannya.  Dapatkan orang terpercaya di perusahaan untuk membantu Anda,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Berbisnis merupakan salah satu pekerjaan yang menjanjikan. Namun, memulai bisnis juga tidak segampang yang kamu kira.

Untuk memulai suatu bisnis, perlu waktu yang panjang. Di mana persiapan bisnis harus selalu membaik di pasarannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Intip Kesalahan-Kesalahan para CEO di Perusahaan
Butuh perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras agar bisnis tersebut bisa berkembang dan menghasilkan profit bagi pemiliknya. Banyak pengusaha yang mengalami kegagalan pada saat memulai bisnisnya tersebut dan ada juga pengusaha yang sukses luar biasa berkat bisnisnya ini.

Entrepreuner, penulis dan pembicara Alex Charfen pun membagikan pengalamannya dalam berbisnis. Pembisnis juga penting menjaga dirinya, mengetahui pasar dan membangun tim dalam sebuah bisnis agar bisnis yang dijalankan bisa maju untuk ke depannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ingin Buat Startup? Intip Langkah-Langkah Ini Biar Tak Gagal!
Berikut tiga hal yang harus diketahui untuk membangun momentum dan mengembangkan bisnis dilansir dari entrepreneur, Selasa (3/9/2019).

 
1. Tenang dalam berbisnis

Charfen mengajarkan, pembisnis yang ingin memulai bisnis harus bisa menjaga diri sendiri. Hal ini bukan hanya dalam jasmani, tapi kejiwaan dan rohani pun diperlukan.
&amp;nbsp;
Jika tekanan dan kegundahan dalam hidup kamu dibiarkan, maka bisnis kamu akan berdampak. Dirinya pun mengandaikan layaknya seperti atlet.
 
Baca juga:&amp;nbsp; Tren Mukbang, Modal Kenyang Bisa Bawa Uang hingga Rp14,3 Miliar
&quot;Jika kamu memiliki seorang atlet yang berpotensial dan bernilai jutaan dolar, maka kamu pun juga harus berlaku seperti atlet,&quot; ujarnya.

 
2. Bikin orang percaya pada bisnismu dan mengetahui pasarnya

Kebanyakan pengusaha cenderung untuk mencoba dan membuat produk yang tersedia untuk semua orang. Padahal tidak semua orang bisa menyukai produk yang kamu buat.
&amp;nbsp;
Setiap orang memiliki alasan yang berbeda untuk mempercayai atau tidak menaruh keyakinan pada sebuah bisnis.

Jangan pernah berfikir kalau semua orang akan membeli produk anda, tetapi kamu harus bisa mengidentifikasi 2 atau 3 yang merupakan pasar kamu.
&quot;Jika ada dari 100 orang di dalam ruangan, kamu harus dapat  mengidentifikasi dua atau tiga yang merupakan pasar Anda. Jika kamu  masuk ke ruangan yang terdiri dari 100 orang dan Anda berpikir sendiri,  '80 orang bisa membeli produk saya&amp;rsquo;, Anda salah melakukannya,&amp;rdquo; ujarnya.

Nah, ini sebenarnya tugas kamu untuk membuat para pembeli bisa  percaya dengan bisnismu dan kamu juga harus lebih bisa mengetahui pasar  kamu agar produk kamu dapat memberikan respons positif di tengah-tengah  konsumen.

3.  Membangun tim

Charfen mengatakan dalam mengelola sebuah bisnis, tentunya kamu tidak  akan bisa melakukannya sendiri. Kamu pasti membutuhkan sebuah tim untuk  menjalankan bisnis kamu ke depannya.
&amp;nbsp;
Dalam membangun sebuah bisnis, tim memiliki peran penting dalam  perkembangan sebuah bisnis. Kamu harus bisa membangun tim yang baik  didalam bisnis kamu, karena jika kamu memilki tim kerja yang baik hal  ini tentunya dapat memaksimalkan segala hal yang bersangkutan dengan  bisnis kamu.

Potensi perkembangan bisnis kamu pun akan semakin besar untuk ke  depannya. &quot;Lakukan sebelum Kamu berpikir Anda harus melakukannya.  Dapatkan orang terpercaya di perusahaan untuk membantu Anda,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
