<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Migas Dibuka, Kuwait Bakal Tingkatkan Investasi di RI</title><description>Dalam rangka meningkatkan investasi, Pemerintah senantiasa aktif melakukan promosi investasi ke luar negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2100004/data-migas-dibuka-kuwait-bakal-tingkatkan-investasi-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2100004/data-migas-dibuka-kuwait-bakal-tingkatkan-investasi-di-ri"/><item><title>Data Migas Dibuka, Kuwait Bakal Tingkatkan Investasi di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2100004/data-migas-dibuka-kuwait-bakal-tingkatkan-investasi-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/03/320/2100004/data-migas-dibuka-kuwait-bakal-tingkatkan-investasi-di-ri</guid><pubDate>Selasa 03 September 2019 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/03/320/2100004/data-migas-dibuka-kuwait-bakal-tingkatkan-investasi-di-ri-gVZcO1i1Ts.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data Migas Dibuka (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/03/320/2100004/data-migas-dibuka-kuwait-bakal-tingkatkan-investasi-di-ri-gVZcO1i1Ts.jpg</image><title>Data Migas Dibuka (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan investasi, Pemerintah senantiasa aktif melakukan promosi investasi ke luar negeri, khususnya di negara yang memiliki peluang besar untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Pada 1-3 September 2019, melalui Kementerian Luar Negeri, Pemerintah memberikan dukungan bagi para pengusaha yang tergabung dalam wadah Kadin menyelenggarakan Forum Bisnis di Kuwait yang dilaksanakan oleh Kadin kedua negara.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mulai Pekan Depan Data Migas RI Diakses Gratis
Salah satu agenda strategis dalam Forum Bisnis di Kuwait tersebut adalah meningkatkan kerjasama di sektor investasi migas antara kedua negara.

SKK Migas terlibat aktif dalam penyiapan agenda strategis ini sejak persiapan di Indonesia, dengan aktif melakukan koordinasi dengan jajaran Kemenlu maupun perwakilan Kuwait Foreing Petroleum Exploration Company (KUFPEC) di Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri Jonan: Tidak Semua Eksplorasi Migas Bisa Diprediksi
Pada kunjungan bisnis tersebut, Menlu Retno didampingi Kadiv ProKom SKK Migas Wisnu P Taher meresmikan Migas Corner di KBRI Kuwait.

&quot;SKK Migas berkomitmen untuk menyampaikan update informasi perkembangan hulu migas di Tanah Air melalui Migas Corver KBRI Kuwait agar data dan informasi yang ditayangkan senantiasa update,&quot; kata Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
&amp;nbsp;Menurutnya, para investor sektor energi khususnya dari Timur Tengah  cukup hadir di KBRI untuk melihat langsung potensi eksplorasi sektor  hulu migas di Indonesia.

Menlu juga bertemu dengan CEO KUFPEC, Shaikh Nawaf Al-Sabah membahas  perluasan investasi Kuwait di sektor minyak dan gas di Indonesia, baik  di hulu ataupun hilir migas dan petrokimia.

Kadiv Prokom SKK Migas Wisnu P Taher menyampaikan Kuwait adalah salah  satu mitra energi terbesar Indonesia, dengan nilai impor migas dari  Kuwait mencapai USD214 juta (2018).
&amp;nbsp;
Nilai perdagangan kedua negara mencapai lebih dari USD403 juta  (2018). KUFPEC adalah salah satu perusahaan migas asing yang telah  menanamkan investasinya di Indonesia.

Pada bulan Juni 2019 (Kufpec) menandatangani kontrak bagi hasil Gross Split untuk Wilayah Kerja (WK) migas Anambas.

Lokasi ini merupakan hasil lelang WK minyak dan gas bumi tahap I  2019. Konsorsium Kufpec Indonesia (Anambas) B.V berkomitmen mengucurkan  USD5,2 juta untuk investasi pencarian migas di Blok Anambas. Dalam  berbagai kesempatan KUFPEC telah berkomitmen untuk terus menambah porsi  investasinya di Indonesia.

&quot;Tentu saja peresmian Migas Corner di KBRI Kuwait diharapkan semakin  meningkatkan minat perusahaan migas di Kuwait untuk berinvestasi di  Indonesia melalui kemudahan akses data dan informasi,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan investasi, Pemerintah senantiasa aktif melakukan promosi investasi ke luar negeri, khususnya di negara yang memiliki peluang besar untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Pada 1-3 September 2019, melalui Kementerian Luar Negeri, Pemerintah memberikan dukungan bagi para pengusaha yang tergabung dalam wadah Kadin menyelenggarakan Forum Bisnis di Kuwait yang dilaksanakan oleh Kadin kedua negara.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mulai Pekan Depan Data Migas RI Diakses Gratis
Salah satu agenda strategis dalam Forum Bisnis di Kuwait tersebut adalah meningkatkan kerjasama di sektor investasi migas antara kedua negara.

SKK Migas terlibat aktif dalam penyiapan agenda strategis ini sejak persiapan di Indonesia, dengan aktif melakukan koordinasi dengan jajaran Kemenlu maupun perwakilan Kuwait Foreing Petroleum Exploration Company (KUFPEC) di Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri Jonan: Tidak Semua Eksplorasi Migas Bisa Diprediksi
Pada kunjungan bisnis tersebut, Menlu Retno didampingi Kadiv ProKom SKK Migas Wisnu P Taher meresmikan Migas Corner di KBRI Kuwait.

&quot;SKK Migas berkomitmen untuk menyampaikan update informasi perkembangan hulu migas di Tanah Air melalui Migas Corver KBRI Kuwait agar data dan informasi yang ditayangkan senantiasa update,&quot; kata Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
&amp;nbsp;Menurutnya, para investor sektor energi khususnya dari Timur Tengah  cukup hadir di KBRI untuk melihat langsung potensi eksplorasi sektor  hulu migas di Indonesia.

Menlu juga bertemu dengan CEO KUFPEC, Shaikh Nawaf Al-Sabah membahas  perluasan investasi Kuwait di sektor minyak dan gas di Indonesia, baik  di hulu ataupun hilir migas dan petrokimia.

Kadiv Prokom SKK Migas Wisnu P Taher menyampaikan Kuwait adalah salah  satu mitra energi terbesar Indonesia, dengan nilai impor migas dari  Kuwait mencapai USD214 juta (2018).
&amp;nbsp;
Nilai perdagangan kedua negara mencapai lebih dari USD403 juta  (2018). KUFPEC adalah salah satu perusahaan migas asing yang telah  menanamkan investasinya di Indonesia.

Pada bulan Juni 2019 (Kufpec) menandatangani kontrak bagi hasil Gross Split untuk Wilayah Kerja (WK) migas Anambas.

Lokasi ini merupakan hasil lelang WK minyak dan gas bumi tahap I  2019. Konsorsium Kufpec Indonesia (Anambas) B.V berkomitmen mengucurkan  USD5,2 juta untuk investasi pencarian migas di Blok Anambas. Dalam  berbagai kesempatan KUFPEC telah berkomitmen untuk terus menambah porsi  investasinya di Indonesia.

&quot;Tentu saja peresmian Migas Corner di KBRI Kuwait diharapkan semakin  meningkatkan minat perusahaan migas di Kuwait untuk berinvestasi di  Indonesia melalui kemudahan akses data dan informasi,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
