<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Bisnis Baja Krakatau Steel, Jokowi Akan Terbang ke Korsel</title><description>Pohang Steel and Iron Company (Posco) akan meningkatkan investasinya di industri baja nasional</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100612/soal-bisnis-baja-krakatau-steel-jokowi-akan-terbang-ke-korsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100612/soal-bisnis-baja-krakatau-steel-jokowi-akan-terbang-ke-korsel"/><item><title>Soal Bisnis Baja Krakatau Steel, Jokowi Akan Terbang ke Korsel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100612/soal-bisnis-baja-krakatau-steel-jokowi-akan-terbang-ke-korsel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100612/soal-bisnis-baja-krakatau-steel-jokowi-akan-terbang-ke-korsel</guid><pubDate>Rabu 04 September 2019 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100612/soal-bisnis-baja-krakatau-steel-jokowi-akan-terbang-ke-korsel-Ib9hgIRZGC.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Konsumsi Baja RI Masih Kalah dari Filipina dan Korsel. (Foto: Okezone.com/Yohana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100612/soal-bisnis-baja-krakatau-steel-jokowi-akan-terbang-ke-korsel-Ib9hgIRZGC.jpeg</image><title>Konsumsi Baja RI Masih Kalah dari Filipina dan Korsel. (Foto: Okezone.com/Yohana)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan baja asal Korea Selatan, Pohang Steel and Iron Company (Posco) akan meningkatkan investasinya di industri baja nasional. Posco memang memiliki perusahaan baja patungan dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yakni PT Krakatau Posco yang berlokasi di Cilegon, Banten.
Baca Juga: Konsumsi Baja Indonesia Kalah Jauh dari Filipina hingga Korea Selatan
Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim mengungkapkan, untuk merealisasikan investasi itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertandang langsung ke Korea Selatan di akhir tahun.

&quot;Setelah proses restrukturisasi Krakatau Steel selesai, Insya Allah, bulan November ini ada rencana Pak Jokowi ke Korea Selatan. Kita akan menandatangani investasi 10 juta ton dengan Posco di Cilegon,&quot; kata Silmy dalam acara seminar mengenai pengembangan industri manufaktur dalam negeri di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (4/9/2019).
Baca Juga: Industri Baja India Khawatir Dampak Perang Dagang AS-China
Meski demikian, Silmy tak menjelaskan secara rinci soal rencana investasi yang akan dilakukan Posco. Apakah berbentuk ekspansi atau peningkatan kapasitas produksi di Krakatau Posco.Kedua perusahaan ini membentuk Krakatau Posco sejak 2011 dan mulai  beroperasi pada Desember 2013. Perusahaan ini merupakan pabrik baja  terpadu yang memiliki teknologi blast furnace pertama di Indonesia.
Produksi komersialnya dimulai pada awal 2014, dengan menyasar pasar  baja Indonesia. Rata-rata Kapasitas produksinya 3 juta ton per tahun  menghasilkan berbagai produk besi dan lempeng baja.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan baja asal Korea Selatan, Pohang Steel and Iron Company (Posco) akan meningkatkan investasinya di industri baja nasional. Posco memang memiliki perusahaan baja patungan dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yakni PT Krakatau Posco yang berlokasi di Cilegon, Banten.
Baca Juga: Konsumsi Baja Indonesia Kalah Jauh dari Filipina hingga Korea Selatan
Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim mengungkapkan, untuk merealisasikan investasi itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertandang langsung ke Korea Selatan di akhir tahun.

&quot;Setelah proses restrukturisasi Krakatau Steel selesai, Insya Allah, bulan November ini ada rencana Pak Jokowi ke Korea Selatan. Kita akan menandatangani investasi 10 juta ton dengan Posco di Cilegon,&quot; kata Silmy dalam acara seminar mengenai pengembangan industri manufaktur dalam negeri di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (4/9/2019).
Baca Juga: Industri Baja India Khawatir Dampak Perang Dagang AS-China
Meski demikian, Silmy tak menjelaskan secara rinci soal rencana investasi yang akan dilakukan Posco. Apakah berbentuk ekspansi atau peningkatan kapasitas produksi di Krakatau Posco.Kedua perusahaan ini membentuk Krakatau Posco sejak 2011 dan mulai  beroperasi pada Desember 2013. Perusahaan ini merupakan pabrik baja  terpadu yang memiliki teknologi blast furnace pertama di Indonesia.
Produksi komersialnya dimulai pada awal 2014, dengan menyasar pasar  baja Indonesia. Rata-rata Kapasitas produksinya 3 juta ton per tahun  menghasilkan berbagai produk besi dan lempeng baja.</content:encoded></item></channel></rss>
