<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Setuju Iuran BPJS Kesehatan Naik</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui agar iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100701/presiden-jokowi-setuju-iuran-bpjs-kesehatan-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100701/presiden-jokowi-setuju-iuran-bpjs-kesehatan-naik"/><item><title>Presiden Jokowi Setuju Iuran BPJS Kesehatan Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100701/presiden-jokowi-setuju-iuran-bpjs-kesehatan-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100701/presiden-jokowi-setuju-iuran-bpjs-kesehatan-naik</guid><pubDate>Rabu 04 September 2019 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100701/presiden-jokowi-setuju-iuran-bpjs-kesehatan-naik-qkx128uJKa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Setuju Iuran BPJS Kesehatan Naik (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100701/presiden-jokowi-setuju-iuran-bpjs-kesehatan-naik-qkx128uJKa.jpg</image><title>Jokowi Setuju Iuran BPJS Kesehatan Naik (Foto: Setkab)</title></images><description> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui agar iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan dinaikkan agar tak  terus mengalami defisit.
&amp;nbsp;Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Jadi Rp160.000
 
&quot;Prinsipnya, semua dalam kajian yang sudah menuju titik terang,&quot; kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Meski demikian, Presiden Jokowi juga menekankan adanya perbaikan dalam manajemen BPJS Kesehatan itu, sehingga, sistem dari JKN bisa lebih efektif dan efesien.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Mulai Berlaku Januari 2020
&quot;Ya sudah dikalkulasi bahwa memang harus naik. Tapi pada sisi lain, Presiden sudah menegaskan bahwa manajemen BPJS harus diperbaiki dari waktu ke waktu. Termasuk bagaimana bangun sistem lebih efisien, lebih efektif,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;Menurut Moeldoko, Jokowi ingin adanya perbaikan sistem BPJS Kesehatan dan iuran BPJS Kesehatan agar tak lagi mengalami defisit.

&quot;Jadi dua-duanya akan dibenahi. Karena memang secara itung-itungan,  selama ini BPJS tidak pernah mencukupi. Oleh karena itu caranya harus  naik. Yang kedua memang Presiden sudah beberapa kali memberikan  penekanan untuk segera pembenahan dari sisi manajerial. Dua duanya akan  berjalan dengan seiring. Semua Masyarakat harus memahami itu,&quot; ujar  Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan bahwa sehat merupakan hal yang  mahal. Menjaga kesehatan, kata dia, memerlukan perjuangan yang tak  mudah. Ia pun meminta masyarakat untuk menjaga kesehatannya dengan  mengurangi konsumsi rokok.

&quot;Jangan mengembangkan sehat itu murah. Nanti repot. Sehat itu mahal,  perlu perjuangan. Kalau sehat itu murah orang menjadi sangat manja,  tidak mau mendidik dirinya untuk menjadi sehat. Sehat itu perlu  perjuangan, perlu olahraga, perlu ngurangi rokok,&quot; tandasnya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui agar iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan dinaikkan agar tak  terus mengalami defisit.
&amp;nbsp;Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Jadi Rp160.000
 
&quot;Prinsipnya, semua dalam kajian yang sudah menuju titik terang,&quot; kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Meski demikian, Presiden Jokowi juga menekankan adanya perbaikan dalam manajemen BPJS Kesehatan itu, sehingga, sistem dari JKN bisa lebih efektif dan efesien.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Mulai Berlaku Januari 2020
&quot;Ya sudah dikalkulasi bahwa memang harus naik. Tapi pada sisi lain, Presiden sudah menegaskan bahwa manajemen BPJS harus diperbaiki dari waktu ke waktu. Termasuk bagaimana bangun sistem lebih efisien, lebih efektif,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;Menurut Moeldoko, Jokowi ingin adanya perbaikan sistem BPJS Kesehatan dan iuran BPJS Kesehatan agar tak lagi mengalami defisit.

&quot;Jadi dua-duanya akan dibenahi. Karena memang secara itung-itungan,  selama ini BPJS tidak pernah mencukupi. Oleh karena itu caranya harus  naik. Yang kedua memang Presiden sudah beberapa kali memberikan  penekanan untuk segera pembenahan dari sisi manajerial. Dua duanya akan  berjalan dengan seiring. Semua Masyarakat harus memahami itu,&quot; ujar  Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan bahwa sehat merupakan hal yang  mahal. Menjaga kesehatan, kata dia, memerlukan perjuangan yang tak  mudah. Ia pun meminta masyarakat untuk menjaga kesehatannya dengan  mengurangi konsumsi rokok.

&quot;Jangan mengembangkan sehat itu murah. Nanti repot. Sehat itu mahal,  perlu perjuangan. Kalau sehat itu murah orang menjadi sangat manja,  tidak mau mendidik dirinya untuk menjadi sehat. Sehat itu perlu  perjuangan, perlu olahraga, perlu ngurangi rokok,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
