<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelindo III: Kapal Pesiar Nyender di Dermaga Gili Mas pada November</title><description>Pelindo III menargetkan pembangunan Dermaga Gili Mas di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan rampung pada November</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100708/pelindo-iii-kapal-pesiar-nyender-di-dermaga-gili-mas-pada-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100708/pelindo-iii-kapal-pesiar-nyender-di-dermaga-gili-mas-pada-november"/><item><title>Pelindo III: Kapal Pesiar Nyender di Dermaga Gili Mas pada November</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100708/pelindo-iii-kapal-pesiar-nyender-di-dermaga-gili-mas-pada-november</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100708/pelindo-iii-kapal-pesiar-nyender-di-dermaga-gili-mas-pada-november</guid><pubDate>Rabu 04 September 2019 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100708/pelindo-iii-kapal-pesiar-nyender-di-dermaga-gili-mas-pada-november-mhAFbh16MD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dermaga Gili Mas (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100708/pelindo-iii-kapal-pesiar-nyender-di-dermaga-gili-mas-pada-november-mhAFbh16MD.jpg</image><title>Dermaga Gili Mas (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menargetkan pembangunan Dermaga Gili Mas di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan rampung pada November 2019.

Vice President Corporate Communication Pelindo III Wilis Aji Wiranata mengungkapkan saat ini progres pengerjaan telah mencapai 96% dan tengah memasuki tahap penyelesaian akhir.

&quot;November nanti sudah bisa disinggahi kapal pesiar ukuran besar. Ini lebih cepat dari target. Awalnya, kami targetkan progres 85% pada Agustus,&quot; ujar Wilis dalam keterangannya, Rabu (4/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Pelindo III Pasang Jaringan Listrik Darat di Pelabuhan Tanjung Emas
Dermaga itu nantinya akan menjadi lokasi singgah kapal-kapal pesiar baik dari dalam maupun luar negeri. Kapal bisa langsung bersandar di dermaga sehingga wisatawan tidak perlu lagi menggunakan sekoci untuk mencapai daratan seperti yang selama ini dilakukan di Pelabuhan Lembar.

Wilis menyebut panjang Dermaga Gili Mas mencapai 440 meter dengan lebar 26 meter dan kedalaman draft 12 meter sehingga memungkinkan bagi kapal quantum class berukuran 250 meter sampai 350 meter untuk bersandar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Aset Pelindo III Bakal Dibangun Infrastruktur Energi
Pembangunan dermaga yang mulai dikerjakan pada Juli 2018 itu terbilang cukup cepat.

Capaian positif tersebut tidak terlepas dari peran Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang ikut terlibat mengawal pembangunan infrastruktur tersebut.
&amp;nbsp;Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan dukungan Kejaksaan  Agung mutlak dibutuhkan agen-agen pembangunan negara, terutama BUMN,  untuk mempercepat pembangunan yang sesuai dengan regulasi serta aspek  legal.

&quot;Paling tidak untuk program-program investasi penting yang dilakukan  Pelindo III, kami bisa minta arahan atau pertimbangan supaya kegiatan  itu sesuai aturan,&quot; ujar Doso Agung.

Secara rinci, lanjut Doso, TP4 sangat membantu percepatan pembangunan  karena tim itu melakukan pendampingan mulai dari sisi perencanaan  investasi, pengadaan barang dan jasa serta pelaksanaan dan pengawasan di  lapangan

TP4 mampu menciptakan suasana bisnis yang kondusif karena pendekatan  restoratif dan rehabilitatif sehingga mencegah adanya kerugian negara.  Upaya preventif dan represif yang terpadu juga mewujudkan pembangunan  tepat sasaran, tepat waktu, dan bermutu.

&quot;Hadirnya TP4 membuat kami semakin percaya diri dalam melaksanakan  pembangunan karena semua tahap diawasi dengan seksama,&quot; tutur Doso.

Dengan patuh kepada aturan negara, Doso meyakini tujuan dari  pembangunan dapat tepat sasaran. Infrastruktur yang tercipta akhirnya  memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat terutama di  sektor logistik maritim yang sedang dipacu untuk memeratakan  pembangunan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menargetkan pembangunan Dermaga Gili Mas di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan rampung pada November 2019.

Vice President Corporate Communication Pelindo III Wilis Aji Wiranata mengungkapkan saat ini progres pengerjaan telah mencapai 96% dan tengah memasuki tahap penyelesaian akhir.

&quot;November nanti sudah bisa disinggahi kapal pesiar ukuran besar. Ini lebih cepat dari target. Awalnya, kami targetkan progres 85% pada Agustus,&quot; ujar Wilis dalam keterangannya, Rabu (4/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Pelindo III Pasang Jaringan Listrik Darat di Pelabuhan Tanjung Emas
Dermaga itu nantinya akan menjadi lokasi singgah kapal-kapal pesiar baik dari dalam maupun luar negeri. Kapal bisa langsung bersandar di dermaga sehingga wisatawan tidak perlu lagi menggunakan sekoci untuk mencapai daratan seperti yang selama ini dilakukan di Pelabuhan Lembar.

Wilis menyebut panjang Dermaga Gili Mas mencapai 440 meter dengan lebar 26 meter dan kedalaman draft 12 meter sehingga memungkinkan bagi kapal quantum class berukuran 250 meter sampai 350 meter untuk bersandar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Aset Pelindo III Bakal Dibangun Infrastruktur Energi
Pembangunan dermaga yang mulai dikerjakan pada Juli 2018 itu terbilang cukup cepat.

Capaian positif tersebut tidak terlepas dari peran Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang ikut terlibat mengawal pembangunan infrastruktur tersebut.
&amp;nbsp;Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan dukungan Kejaksaan  Agung mutlak dibutuhkan agen-agen pembangunan negara, terutama BUMN,  untuk mempercepat pembangunan yang sesuai dengan regulasi serta aspek  legal.

&quot;Paling tidak untuk program-program investasi penting yang dilakukan  Pelindo III, kami bisa minta arahan atau pertimbangan supaya kegiatan  itu sesuai aturan,&quot; ujar Doso Agung.

Secara rinci, lanjut Doso, TP4 sangat membantu percepatan pembangunan  karena tim itu melakukan pendampingan mulai dari sisi perencanaan  investasi, pengadaan barang dan jasa serta pelaksanaan dan pengawasan di  lapangan

TP4 mampu menciptakan suasana bisnis yang kondusif karena pendekatan  restoratif dan rehabilitatif sehingga mencegah adanya kerugian negara.  Upaya preventif dan represif yang terpadu juga mewujudkan pembangunan  tepat sasaran, tepat waktu, dan bermutu.

&quot;Hadirnya TP4 membuat kami semakin percaya diri dalam melaksanakan  pembangunan karena semua tahap diawasi dengan seksama,&quot; tutur Doso.

Dengan patuh kepada aturan negara, Doso meyakini tujuan dari  pembangunan dapat tepat sasaran. Infrastruktur yang tercipta akhirnya  memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat terutama di  sektor logistik maritim yang sedang dipacu untuk memeratakan  pembangunan.</content:encoded></item></channel></rss>
