<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Minta Daftar Investasi yang 'Macet'   </title><description>Kepala Negara meminta para menterinya untuk menginventarisir para investor yang masuk ke Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100718/presiden-jokowi-minta-daftar-investasi-yang-macet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100718/presiden-jokowi-minta-daftar-investasi-yang-macet"/><item><title>Presiden Jokowi Minta Daftar Investasi yang 'Macet'   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100718/presiden-jokowi-minta-daftar-investasi-yang-macet</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100718/presiden-jokowi-minta-daftar-investasi-yang-macet</guid><pubDate>Rabu 04 September 2019 19:20 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100718/presiden-jokowi-minta-daftar-investasi-yang-macet-GCMM22YUcK.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com/Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100718/presiden-jokowi-minta-daftar-investasi-yang-macet-GCMM22YUcK.jpeg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com/Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta para menterinya tidak bersikap seperti pejabat dengan minta dilayani, tapi harus melayani guna meningkatkan investasi yang masuk.
&quot;Kita ini jangan kayak pejabat, minta dilayani. Kita harus melayani,&quot; kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (ratas) yang membahas antisipasi perkembangan perekonomian dunia di Kantor Presiden Jakarta.
Baca Juga: Ini Penyebab 33 Perusahaan Cabut dari China Ogah Investasi di RI
Kepala Negara meminta para menterinya untuk menginventarisir para investor yang masuk ke Indonesia tetapi belum ada realisasinya.

&quot;Kan semua ada, tidak hanya BKPM saja, pertanian ada, industri ada, di BUMN ada, dan kementerian yang lain. Saya minta perusahaan sudah masuk, sudah buka pintu ke kita, tapi belum terealisasi tolong dalam seminggu ini juga diinventarisir,&quot; pinta Presiden Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Kesal 33 Perusahaan Keluar dari China, Tak Satu Pun ke Indonesia
Presiden meminta untuk menginventarisir perusahaan, termasuk permasalahan mereka, sehingga belum merealisasikan investasinya.
&quot;Misalnya kayak kemarin petrochemical yang dari Taiwan ada masalah  tanah dengan Pertamina. Padahal investasinya gede banget,&quot; kata Presiden  Jokowi, dikutip dari Antaranews, Rabu (4/9/2019).
Untuk itu Presiden Jokowi meminta para menterinya agar  perusahaan yang akan berinvestasi ke Indonesia itu merasa dilayani.
&quot;Tolong juga menteri-menteri ini memberikan pelayanan yang baik pada  investasi-investasi yang memang menjadi sebuah solusi dan jalan keluar  dari tadi (ancaman melambatnya perekonomian global),&quot; kata Presiden  Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta para menterinya tidak bersikap seperti pejabat dengan minta dilayani, tapi harus melayani guna meningkatkan investasi yang masuk.
&quot;Kita ini jangan kayak pejabat, minta dilayani. Kita harus melayani,&quot; kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas (ratas) yang membahas antisipasi perkembangan perekonomian dunia di Kantor Presiden Jakarta.
Baca Juga: Ini Penyebab 33 Perusahaan Cabut dari China Ogah Investasi di RI
Kepala Negara meminta para menterinya untuk menginventarisir para investor yang masuk ke Indonesia tetapi belum ada realisasinya.

&quot;Kan semua ada, tidak hanya BKPM saja, pertanian ada, industri ada, di BUMN ada, dan kementerian yang lain. Saya minta perusahaan sudah masuk, sudah buka pintu ke kita, tapi belum terealisasi tolong dalam seminggu ini juga diinventarisir,&quot; pinta Presiden Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Kesal 33 Perusahaan Keluar dari China, Tak Satu Pun ke Indonesia
Presiden meminta untuk menginventarisir perusahaan, termasuk permasalahan mereka, sehingga belum merealisasikan investasinya.
&quot;Misalnya kayak kemarin petrochemical yang dari Taiwan ada masalah  tanah dengan Pertamina. Padahal investasinya gede banget,&quot; kata Presiden  Jokowi, dikutip dari Antaranews, Rabu (4/9/2019).
Untuk itu Presiden Jokowi meminta para menterinya agar  perusahaan yang akan berinvestasi ke Indonesia itu merasa dilayani.
&quot;Tolong juga menteri-menteri ini memberikan pelayanan yang baik pada  investasi-investasi yang memang menjadi sebuah solusi dan jalan keluar  dari tadi (ancaman melambatnya perekonomian global),&quot; kata Presiden  Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
