<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Para Menteri, Bos BI hingga Gubernur Ngumpul Bareng Bereskan Defisit Transaksi Berjalan</title><description>Diperlukan untuk saling duduk bersama kemudian menjadi lebih sinergi, dan bisa sinkronisasi, agar tercapai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100741/para-menteri-bos-bi-hingga-gubernur-ngumpul-bareng-bereskan-defisit-transaksi-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100741/para-menteri-bos-bi-hingga-gubernur-ngumpul-bareng-bereskan-defisit-transaksi-berjalan"/><item><title>Para Menteri, Bos BI hingga Gubernur Ngumpul Bareng Bereskan Defisit Transaksi Berjalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100741/para-menteri-bos-bi-hingga-gubernur-ngumpul-bareng-bereskan-defisit-transaksi-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/04/320/2100741/para-menteri-bos-bi-hingga-gubernur-ngumpul-bareng-bereskan-defisit-transaksi-berjalan</guid><pubDate>Rabu 04 September 2019 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100741/para-menteri-bos-bi-hingga-gubernur-ngumpul-bareng-bereskan-defisit-transaksi-berjalan-BdCsYeKsau.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rakorpusda soal Mendorong Industri Manufaktur. (Foto: Okezone.com/Yohana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/04/320/2100741/para-menteri-bos-bi-hingga-gubernur-ngumpul-bareng-bereskan-defisit-transaksi-berjalan-BdCsYeKsau.jpeg</image><title>Rakorpusda soal Mendorong Industri Manufaktur. (Foto: Okezone.com/Yohana)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait pengembangan industri manufaktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dan inklusif, di Gedung BI, hari ini.
Baca Juga: Defisit Transaksi Berjalan Kuartal II-2019 Naik Jadi Setara 3,04% dari PDB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, rakor kali ini dalam rangka menjawab defisit neraca transaksi berjalan atau CAD. Maka itu, diperlukan untuk saling duduk bersama kemudian menjadi lebih sinergi, dan bisa sinkronisasi, agar tercapai.

&quot;Selain itu feedback bisa dapat dari pemerintah daerah di Indonesia. Dan ada banyak hal yang kita tidak tahu detilnya di daerah tersebut,&quot; ujar dia, Rabu (4/9/2019).
Baca Juga: Dorong Industri Manufaktur, BI dan Pemerintah Siapkan 6 Strategi
Darmin melanjutkan, permasalahan apa di lapangan bisa diselesaikan bersama-sama. &quot;Kalau sudah bersama pemda ada banyak hal kita bisa saiapkan untuk penyempurnaan antara pusat dan di daerah,&quot; tutur dia.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan  bahwa ini forum bagus sekali ada fedback dari pemerintah pusat, daerah  dan Bank Indonesia. Di mana pertanyaan soal investasi dan ekspor, yang  menjadi keluhan bisa disingkronkan
&quot;Dan kemudahan perizinan investasi sesuai perintah Presiden Joko  Widodo (Jokowi), kita bicarakan bersama. Peraturan-peraturan yang  menghambat akan kita permudah untuk menangkap peluang,&quot; pungkas dia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait pengembangan industri manufaktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dan inklusif, di Gedung BI, hari ini.
Baca Juga: Defisit Transaksi Berjalan Kuartal II-2019 Naik Jadi Setara 3,04% dari PDB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, rakor kali ini dalam rangka menjawab defisit neraca transaksi berjalan atau CAD. Maka itu, diperlukan untuk saling duduk bersama kemudian menjadi lebih sinergi, dan bisa sinkronisasi, agar tercapai.

&quot;Selain itu feedback bisa dapat dari pemerintah daerah di Indonesia. Dan ada banyak hal yang kita tidak tahu detilnya di daerah tersebut,&quot; ujar dia, Rabu (4/9/2019).
Baca Juga: Dorong Industri Manufaktur, BI dan Pemerintah Siapkan 6 Strategi
Darmin melanjutkan, permasalahan apa di lapangan bisa diselesaikan bersama-sama. &quot;Kalau sudah bersama pemda ada banyak hal kita bisa saiapkan untuk penyempurnaan antara pusat dan di daerah,&quot; tutur dia.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan  bahwa ini forum bagus sekali ada fedback dari pemerintah pusat, daerah  dan Bank Indonesia. Di mana pertanyaan soal investasi dan ekspor, yang  menjadi keluhan bisa disingkronkan
&quot;Dan kemudahan perizinan investasi sesuai perintah Presiden Joko  Widodo (Jokowi), kita bicarakan bersama. Peraturan-peraturan yang  menghambat akan kita permudah untuk menangkap peluang,&quot; pungkas dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
