<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Lagi Strategis, XL Axiata Bakal Jual 4.500 Menara</title><description>XL Axiata lebih dulu menjual 3.500 menara ke PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) senilai Rp5,6 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/278/2101145/tak-lagi-strategis-xl-axiata-bakal-jual-4-500-menara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/278/2101145/tak-lagi-strategis-xl-axiata-bakal-jual-4-500-menara"/><item><title>Tak Lagi Strategis, XL Axiata Bakal Jual 4.500 Menara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/278/2101145/tak-lagi-strategis-xl-axiata-bakal-jual-4-500-menara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/278/2101145/tak-lagi-strategis-xl-axiata-bakal-jual-4-500-menara</guid><pubDate>Kamis 05 September 2019 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/05/278/2101145/tak-lagi-strategis-xl-axiata-bakal-jual-4-500-menara-g3ck4rQ36v.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">XL Axiata Bakal Jual 4.500 Menara. (Foto: Okezone.com/Yohana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/05/278/2101145/tak-lagi-strategis-xl-axiata-bakal-jual-4-500-menara-g3ck4rQ36v.jpeg</image><title>XL Axiata Bakal Jual 4.500 Menara. (Foto: Okezone.com/Yohana)</title></images><description>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXTL) berencana kembali menjual 4.500 menara telekomunikasi. Hal itu lantaran menara-menara itu dinilai tidak lagi strategis seiring dengan peningkatan jaringan yang dilakukan perusahaan.
Sebelumnya, XL Axiata lebih dulu menjual 3.500 menara ke PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) senilai Rp5,6 triliun di tahun 2014. Kemudian, berlanjut menjual 2.500 menara ke Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) senilai Rp3,5 triliun di tahun 2016.
Baca Juga: XL Axiata Bukukan Laba Rp282 Miliar di Semester I-2019
Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan Bin Ahmad Tajuddin menyatakan, rencana melepas 4.500 yang kini dinilai tak strategis itu karena adanya perubahan arsitektur jaringan. Perubahan itu membuat jaringan lebih terdistribusi tanpa menara tersebut.

Saat dahulu melakukan penjualan sebagian menara lainnya, 4.500 menara dipertahankan karena dinilai masih strategis. Kata dia, saat itu terlalu riskan jika pengoperasiannya diserahkan ke pihak lain. Namun, kondisi saat ini telah berubah.
Baca Juga: PDG Akuisisi 70% Kepemilikan Bisnis Data Center XL
&quot;Jadi ada rencana menjual, karena sekarang sudah tidak strategis setelah kami mengubah arsitektur jaringan kami,&quot; ujarnya di Menara XL Axiata, Jakarta, Kamis (5/9/2019).Meski demikian, Adlan memastikan rencana penjualan menara ini masih  dalam persiapan sehingga belum ditawarkan kepada pasar. &quot;Lagi dalam  proses persiapan, kalau bisa semuanya dijual, kami jual semuanya. Tapi  ini belum disampaikan ke pasar,&quot; tambahnya.
Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini  menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan waktu untuk merealisasikan  penjualan menara itu. Perseroan masih mencermati kondisi pasar untuk  menunggu waktu yang tepat menawarkan menara-menara tersebut.
&quot;Karena saat ini kan di pasar ada juga yang sedang menjajaki  penjualan menara. Jadi kami harus lihat dulu kondisi pasar, kapan waktu  yang tepat. Tidak bisa memastikan waktunya,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXTL) berencana kembali menjual 4.500 menara telekomunikasi. Hal itu lantaran menara-menara itu dinilai tidak lagi strategis seiring dengan peningkatan jaringan yang dilakukan perusahaan.
Sebelumnya, XL Axiata lebih dulu menjual 3.500 menara ke PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) senilai Rp5,6 triliun di tahun 2014. Kemudian, berlanjut menjual 2.500 menara ke Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) senilai Rp3,5 triliun di tahun 2016.
Baca Juga: XL Axiata Bukukan Laba Rp282 Miliar di Semester I-2019
Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan Bin Ahmad Tajuddin menyatakan, rencana melepas 4.500 yang kini dinilai tak strategis itu karena adanya perubahan arsitektur jaringan. Perubahan itu membuat jaringan lebih terdistribusi tanpa menara tersebut.

Saat dahulu melakukan penjualan sebagian menara lainnya, 4.500 menara dipertahankan karena dinilai masih strategis. Kata dia, saat itu terlalu riskan jika pengoperasiannya diserahkan ke pihak lain. Namun, kondisi saat ini telah berubah.
Baca Juga: PDG Akuisisi 70% Kepemilikan Bisnis Data Center XL
&quot;Jadi ada rencana menjual, karena sekarang sudah tidak strategis setelah kami mengubah arsitektur jaringan kami,&quot; ujarnya di Menara XL Axiata, Jakarta, Kamis (5/9/2019).Meski demikian, Adlan memastikan rencana penjualan menara ini masih  dalam persiapan sehingga belum ditawarkan kepada pasar. &quot;Lagi dalam  proses persiapan, kalau bisa semuanya dijual, kami jual semuanya. Tapi  ini belum disampaikan ke pasar,&quot; tambahnya.
Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini  menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan waktu untuk merealisasikan  penjualan menara itu. Perseroan masih mencermati kondisi pasar untuk  menunggu waktu yang tepat menawarkan menara-menara tersebut.
&quot;Karena saat ini kan di pasar ada juga yang sedang menjajaki  penjualan menara. Jadi kami harus lihat dulu kondisi pasar, kapan waktu  yang tepat. Tidak bisa memastikan waktunya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
