<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Cara Pendekatan dengan Bos, Nomor 5 Paling Sering Dilanggar</title><description>Dalam sebuah pekerjaan, pasti selalu saja ada kendala dalam melaksanakan  pekerjaan Anda. Seperti tidak memiliki hubungan baik dengan bos.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/320/2100868/6-cara-pendekatan-dengan-bos-nomor-5-paling-sering-dilanggar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/320/2100868/6-cara-pendekatan-dengan-bos-nomor-5-paling-sering-dilanggar"/><item><title>6 Cara Pendekatan dengan Bos, Nomor 5 Paling Sering Dilanggar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/320/2100868/6-cara-pendekatan-dengan-bos-nomor-5-paling-sering-dilanggar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/320/2100868/6-cara-pendekatan-dengan-bos-nomor-5-paling-sering-dilanggar</guid><pubDate>Kamis 05 September 2019 09:24 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/05/320/2100868/6-cara-pendekatan-dengan-bos-nomor-5-paling-sering-dilanggar-Ixtz19D3pw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bos marah (Foto: Okezone.com/Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/05/320/2100868/6-cara-pendekatan-dengan-bos-nomor-5-paling-sering-dilanggar-Ixtz19D3pw.jpg</image><title>Ilustrasi Bos marah (Foto: Okezone.com/Business Insider)</title></images><description>JAKARTA - Dalam sebuah pekerjaan, pasti selalu saja ada kendala dalam melaksanakan pekerjaan Anda. Seperti tidak memiliki hubungan yang baik dengan bos Anda.

Jika hal tersebut benar-benar terjadi, Kamu harus segera memperbaikinya. Pasalnya, bos memiliki kuasa untuk mempromosikan atau justru memecat Anda. Apalagi, bos merupakan salah satu penyokong terbesar kita dalam mencapai kesuksesan.

Dilansir dari CNN Business, Kamis (5/9/2019), berikut beberapa cara untuk memperbaiki hubungan dengan bos Anda:
&amp;nbsp;
 
1. Belajar dari orang dekat bos Anda

Jika Kamu berada di luar cakupan bos kamu, coba minta saran dengan orang yang masuk ke dalam cakupan si bos.

&quot;Beritahu mereka bahwa Kamu ingin membangun hubungan yang baik dengan bos. Tanyakan ke mereka apa saja yang harus Kamu lakukan dan yang tidak,&quot; jelas Brownlee.

 
2. Belajar bertanggung jawab

Setiap orang pasti memiliki gaya bekerja yang berbeda. Ketika Kamu dan bos Kamu cocok untuk bekerjasama, itu adalah hal yang bagus.

&quot;Kamu harus mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam hubungan Kamu dengan bos,&quot; ujar Arneson. &quot;Setidaknya Kamu mengambil tanggung jawab sebesar 51%, tidak harus 90%. Yang penting Kamu yang memegang kendali dalam hubungan Kamu dengan si bos,&quot; lanjutnya.

Sebagai contoh, ada 2 tipikal bos. Yang pertama orangnya sangat  terbuka sehingga Kamu bisa dengan mudah untuk berinteraksi dengannya.  Yang kedua, orang tersebut mengharuskan Kamu untuk membuat janji  terlebih dahulu dengannya sebelum memasuki ruang kerjanya.

&quot;Saya tidak suka ketika bos saya ingin bertemu dengan saya 10 kali di  hari yang sama. Tapi saya harus menurutinya (demi menjaga hubungan yang  baik),&quot; geturu Arneson.

 
3. Cari Kesamaan

Kalau belum juga bisa cocok dengan bos Anda, cobalah cari kesamaan  Kamu dengannya. &quot;Setiap orang akan bersatu jika memiliki antusiasme  terhadap hal yang sama,&quot; ucap penulis buku, Dana Brownlee.

Coba Kamu cari kesamaan Kamu dengan bos Kamu supaya bisa menciptakan  topik yang menarik. Seperti hobi, memiliki anak di usia yang sama,  berasal dari kampung yang sama, atau memiliki klub favorit yang sama.  Dengan begitu Kamu bisa menjalin hubungan yang baik dengan bos Anda.
&amp;nbsp;
 
4. Bantu selesaikan masalah

Bos Kamu pasti memiliki banyak pekerjaan. Sebagai karyawan, daripada  Kamu menambah pekerjaannya, lebih baik Kamu membantunya menyelesaikan.  Contohnya adalah dalam rapat, bos Kamu ingin melakukan proyek yang  besar. Kamu bisa membantunya dengan cara menyampaikan ide.

&quot;Bantu membuat hidup bos Kamu lebih mudah dengan membantu  menyelesaikan masalahnya. Dengan begitu Kamu bisa membuat hubungan yang  baik,&quot; saran Brownlee.5. Jangan gosip
 
&amp;nbsp;
Jika Kamu memiliki masalah dengan si bos, jangan pernah berkeliling   sambil menceritakan masalah Kamu ke rekan-rekan kantor. Sebab, tindakan   ini justru bisa memperpanjang masalahmu.

&quot;Kamu harus berhati-hati untuk tidak menggosip dan menyebarkan   masalah Kamu dengan si bos,&quot; kata penulis buku 'What Your Boss Really   Wants from You', Steve Arneson.

 
6. Jangan memaksakan hubungan

Membangun hubungan yang baik dengan bos Kamu pasti memakan waktu yang   lama. Apalagi kalau Kamu sedang berusaha memperbaiki hubungan kalian   jika ada masalah. Maka dari itu, beri hubungan kalian sedikit waktu dan   biarkan membaik dengan sendirinya.

&quot;Cari agenda yang sekiranya bos Kamu akan hadiri. Jadi, kalian bisa bertemu untuk memperbaikinya,&quot; tutup Brownlee.</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam sebuah pekerjaan, pasti selalu saja ada kendala dalam melaksanakan pekerjaan Anda. Seperti tidak memiliki hubungan yang baik dengan bos Anda.

Jika hal tersebut benar-benar terjadi, Kamu harus segera memperbaikinya. Pasalnya, bos memiliki kuasa untuk mempromosikan atau justru memecat Anda. Apalagi, bos merupakan salah satu penyokong terbesar kita dalam mencapai kesuksesan.

Dilansir dari CNN Business, Kamis (5/9/2019), berikut beberapa cara untuk memperbaiki hubungan dengan bos Anda:
&amp;nbsp;
 
1. Belajar dari orang dekat bos Anda

Jika Kamu berada di luar cakupan bos kamu, coba minta saran dengan orang yang masuk ke dalam cakupan si bos.

&quot;Beritahu mereka bahwa Kamu ingin membangun hubungan yang baik dengan bos. Tanyakan ke mereka apa saja yang harus Kamu lakukan dan yang tidak,&quot; jelas Brownlee.

 
2. Belajar bertanggung jawab

Setiap orang pasti memiliki gaya bekerja yang berbeda. Ketika Kamu dan bos Kamu cocok untuk bekerjasama, itu adalah hal yang bagus.

&quot;Kamu harus mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam hubungan Kamu dengan bos,&quot; ujar Arneson. &quot;Setidaknya Kamu mengambil tanggung jawab sebesar 51%, tidak harus 90%. Yang penting Kamu yang memegang kendali dalam hubungan Kamu dengan si bos,&quot; lanjutnya.

Sebagai contoh, ada 2 tipikal bos. Yang pertama orangnya sangat  terbuka sehingga Kamu bisa dengan mudah untuk berinteraksi dengannya.  Yang kedua, orang tersebut mengharuskan Kamu untuk membuat janji  terlebih dahulu dengannya sebelum memasuki ruang kerjanya.

&quot;Saya tidak suka ketika bos saya ingin bertemu dengan saya 10 kali di  hari yang sama. Tapi saya harus menurutinya (demi menjaga hubungan yang  baik),&quot; geturu Arneson.

 
3. Cari Kesamaan

Kalau belum juga bisa cocok dengan bos Anda, cobalah cari kesamaan  Kamu dengannya. &quot;Setiap orang akan bersatu jika memiliki antusiasme  terhadap hal yang sama,&quot; ucap penulis buku, Dana Brownlee.

Coba Kamu cari kesamaan Kamu dengan bos Kamu supaya bisa menciptakan  topik yang menarik. Seperti hobi, memiliki anak di usia yang sama,  berasal dari kampung yang sama, atau memiliki klub favorit yang sama.  Dengan begitu Kamu bisa menjalin hubungan yang baik dengan bos Anda.
&amp;nbsp;
 
4. Bantu selesaikan masalah

Bos Kamu pasti memiliki banyak pekerjaan. Sebagai karyawan, daripada  Kamu menambah pekerjaannya, lebih baik Kamu membantunya menyelesaikan.  Contohnya adalah dalam rapat, bos Kamu ingin melakukan proyek yang  besar. Kamu bisa membantunya dengan cara menyampaikan ide.

&quot;Bantu membuat hidup bos Kamu lebih mudah dengan membantu  menyelesaikan masalahnya. Dengan begitu Kamu bisa membuat hubungan yang  baik,&quot; saran Brownlee.5. Jangan gosip
 
&amp;nbsp;
Jika Kamu memiliki masalah dengan si bos, jangan pernah berkeliling   sambil menceritakan masalah Kamu ke rekan-rekan kantor. Sebab, tindakan   ini justru bisa memperpanjang masalahmu.

&quot;Kamu harus berhati-hati untuk tidak menggosip dan menyebarkan   masalah Kamu dengan si bos,&quot; kata penulis buku 'What Your Boss Really   Wants from You', Steve Arneson.

 
6. Jangan memaksakan hubungan

Membangun hubungan yang baik dengan bos Kamu pasti memakan waktu yang   lama. Apalagi kalau Kamu sedang berusaha memperbaiki hubungan kalian   jika ada masalah. Maka dari itu, beri hubungan kalian sedikit waktu dan   biarkan membaik dengan sendirinya.

&quot;Cari agenda yang sekiranya bos Kamu akan hadiri. Jadi, kalian bisa bertemu untuk memperbaikinya,&quot; tutup Brownlee.</content:encoded></item></channel></rss>
