<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Jitu agar Milenial Bisa Beli Rumah   </title><description>Untuk itu, membeli rumah harus disegerakan, terutama bagi para kaum milenial</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/470/2101086/tips-jitu-agar-milenial-bisa-beli-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/470/2101086/tips-jitu-agar-milenial-bisa-beli-rumah"/><item><title>Tips Jitu agar Milenial Bisa Beli Rumah   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/470/2101086/tips-jitu-agar-milenial-bisa-beli-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/05/470/2101086/tips-jitu-agar-milenial-bisa-beli-rumah</guid><pubDate>Kamis 05 September 2019 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/05/470/2101086/tips-jitu-agar-milenial-bisa-beli-rumah-jfBAZP3sHS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Generasi Milenial untuk Punya Rumah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/05/470/2101086/tips-jitu-agar-milenial-bisa-beli-rumah-jfBAZP3sHS.jpg</image><title>Tips Generasi Milenial untuk Punya Rumah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga tanah dan rumah kian meroket dari waktu ke waktu. Untuk itu, membeli rumah harus disegerakan, terutama bagi para kaum milenial.
Wakil Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI) Hari Gani memperingatkan kaum milenial agar segera membeli rumah. Tips atau caranya dengan menyisihkan gaji setiap bulan sebesar 30%.
Baca Juga: Korsleting Listrik Bisa Sebabkan Rumah Terbakar, Ini Cara Mencegahnya
&quot;Yang utama adalah jangan tunda pembelian rumah. Karena kita tahu, kenaikan harga rumah jauh lebih tinggi dari kenaikan gaji mereka (para milenial). Itu bahaya, mereka harus mencicil, mereka harus mengalokasikan setidaknya 30% dari gaji mereka untuk cicil rumah. Jangan sampai terlupakan,&quot; ujar Hari, di Kembang Goela, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya, tidak memungkiri kalau zaman terus berubah, di mana hal ini menjadi tantangan kaum milenial karena pengeluaran sekarang lebih besar dibanding generasi-generasi sebelumnya.
Baca Juga: 4 Jalan bagi Milenial untuk Membeli Rumah Impian
&quot;Ada indikasi bahaya dalam kaum milenial ini. Zaman dulu saya baru tamat kuliah, itu udah kepikiran buat cicil rumah. Gak sulit untuk cicil rumah saat itu. Kalau anak zaman sekarang berbeda, mereka ada biaya tambahannya, seperti nongkrong, ngopi, hingga makan siang di restoran cepat saji atau cafe. Belum lagi kaum milenial ini senang berekreasi. Pengeluarannya pasti besar sehingga sulit untuk cicil rumah,&quot; jelasnya.Untuk itu, Hari mengatakan kalau perlu ada edukasi yang ditargetkan  ke kaum milenial dalam rangka untuk mengingatkan mereka soal kenaikan  harga rumah. Diharapkan mereka bisa mulai mencicil dari sekarang.
&quot;Nanti kita akan edukasi mereka. Kita bakal cerita-cerita, memberi  fakta empiris apa yang terjadi di zaman kita dulu, apa yang terjadi  dengan kenaikan harga rumah,&quot; tandas Hari.


</description><content:encoded>JAKARTA - Harga tanah dan rumah kian meroket dari waktu ke waktu. Untuk itu, membeli rumah harus disegerakan, terutama bagi para kaum milenial.
Wakil Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI) Hari Gani memperingatkan kaum milenial agar segera membeli rumah. Tips atau caranya dengan menyisihkan gaji setiap bulan sebesar 30%.
Baca Juga: Korsleting Listrik Bisa Sebabkan Rumah Terbakar, Ini Cara Mencegahnya
&quot;Yang utama adalah jangan tunda pembelian rumah. Karena kita tahu, kenaikan harga rumah jauh lebih tinggi dari kenaikan gaji mereka (para milenial). Itu bahaya, mereka harus mencicil, mereka harus mengalokasikan setidaknya 30% dari gaji mereka untuk cicil rumah. Jangan sampai terlupakan,&quot; ujar Hari, di Kembang Goela, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya, tidak memungkiri kalau zaman terus berubah, di mana hal ini menjadi tantangan kaum milenial karena pengeluaran sekarang lebih besar dibanding generasi-generasi sebelumnya.
Baca Juga: 4 Jalan bagi Milenial untuk Membeli Rumah Impian
&quot;Ada indikasi bahaya dalam kaum milenial ini. Zaman dulu saya baru tamat kuliah, itu udah kepikiran buat cicil rumah. Gak sulit untuk cicil rumah saat itu. Kalau anak zaman sekarang berbeda, mereka ada biaya tambahannya, seperti nongkrong, ngopi, hingga makan siang di restoran cepat saji atau cafe. Belum lagi kaum milenial ini senang berekreasi. Pengeluarannya pasti besar sehingga sulit untuk cicil rumah,&quot; jelasnya.Untuk itu, Hari mengatakan kalau perlu ada edukasi yang ditargetkan  ke kaum milenial dalam rangka untuk mengingatkan mereka soal kenaikan  harga rumah. Diharapkan mereka bisa mulai mencicil dari sekarang.
&quot;Nanti kita akan edukasi mereka. Kita bakal cerita-cerita, memberi  fakta empiris apa yang terjadi di zaman kita dulu, apa yang terjadi  dengan kenaikan harga rumah,&quot; tandas Hari.


</content:encoded></item></channel></rss>
