<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ini Penyebab Garam Pink Himalaya Harganya Mihil Bingits</title><description>Garam Pink Himalaya mungkin terlihat menarik dan unik bagi sebagian orang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101109/ini-penyebab-garam-pink-himalaya-harganya-mihil-bingits</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101109/ini-penyebab-garam-pink-himalaya-harganya-mihil-bingits"/><item><title>   Ini Penyebab Garam Pink Himalaya Harganya Mihil Bingits</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101109/ini-penyebab-garam-pink-himalaya-harganya-mihil-bingits</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101109/ini-penyebab-garam-pink-himalaya-harganya-mihil-bingits</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2019 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rizqa Leony Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/05/320/2101109/ini-penyebab-garam-pink-himalaya-harganya-mihil-bingits-YK0qaneg3G.png" expression="full" type="image/jpeg">Garam Pink (Foto: Twitter/Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/05/320/2101109/ini-penyebab-garam-pink-himalaya-harganya-mihil-bingits-YK0qaneg3G.png</image><title>Garam Pink (Foto: Twitter/Business Insider)</title></images><description> 
JAKARTA - Garam Pink Himalaya mungkin terlihat menarik dan unik bagi sebagian orang. Warnanya yang berbeda dari garam biasa membuat garam ini menarik banyak perhatian.

Nyatanya, harga garam ini &amp;lsquo;mihil bingits&amp;rsquo; alias bisa 20 kali lipat lebih mahal dari harga garam biasa. Hal itu dikarenakan Garam Pink Himalaya diklaim memiliki banyak manfaat, seperti dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi penuaan dan menambah kualitas tidur. Hal tersebut membuat harga Garam Pink Himalaya meroket hingga USD10 per kilo. Begitu pula pada produk makanan maupun minuman yang menggunakan bahan baku garam tersebut, harganya bahkan bisa jauh lebih mahal.
&amp;nbsp;Baca Juga: Fakta-Fakta di Balik Indonesia Negara Maritim Tapi Impor Garam
Melansir Business Insider, Jumat (6/9/2019), terdapat beberapa hal yang dapat membedakan beberapa jenis garam. Garam laut misalnya, dibuat dengan cara menguapkan air laut menggunakan matahari atau pemanas ruangan.
Garam ini dikenal tidak menggunakan bahan kimia tambahan, sehingga mineral alaminya tetap utuh.  Sementara itu, garam batu yang berasal dari lautan yang menguap justru terkubur ratusan kaki di bawah tanah.
&amp;nbsp;Garam Pink Himalaya dapat ditemukan di Sungai Murai di Asutralia  hingga Maras di Peru. Garam ini diperkirakan memiliki 84 mineral yang  berbeda di dalamnya, yang memberi warna merah jambu. Tetapi mineral ini  hanya membentuk sekitar 2% dari garam. MBanyak orang mengklaim garam  tersebut memiliki sifat penyembuhan ketika dihirup atau bahkan ketika  digunakan sebagai lampu.

Dalam video yang diupload pada akun Business Insider tersebut,  terdapat beberapa orang yang memberikan pendapatnya soal Garam Pink  Himalaya. Mereka mengaku bahwa tidak terlalu ada perbedaan pada rasa  garam meja biasa dan Garam Pink Himalaya. Bahkan, bila garam itu  ditambahkan ke dalam asakan, mereka bisa saja tidak mengenali rasanya.

Oleh karena itu, Garam Pink Himalaya sesungguhnya tidak memiliki  manfaat kesehatan seperti yang diklaim oleh masyarakat. Akan tetapi  garam ini masih dipasarkan sebagai garam mewah di pasaran.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Garam Pink Himalaya mungkin terlihat menarik dan unik bagi sebagian orang. Warnanya yang berbeda dari garam biasa membuat garam ini menarik banyak perhatian.

Nyatanya, harga garam ini &amp;lsquo;mihil bingits&amp;rsquo; alias bisa 20 kali lipat lebih mahal dari harga garam biasa. Hal itu dikarenakan Garam Pink Himalaya diklaim memiliki banyak manfaat, seperti dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi penuaan dan menambah kualitas tidur. Hal tersebut membuat harga Garam Pink Himalaya meroket hingga USD10 per kilo. Begitu pula pada produk makanan maupun minuman yang menggunakan bahan baku garam tersebut, harganya bahkan bisa jauh lebih mahal.
&amp;nbsp;Baca Juga: Fakta-Fakta di Balik Indonesia Negara Maritim Tapi Impor Garam
Melansir Business Insider, Jumat (6/9/2019), terdapat beberapa hal yang dapat membedakan beberapa jenis garam. Garam laut misalnya, dibuat dengan cara menguapkan air laut menggunakan matahari atau pemanas ruangan.
Garam ini dikenal tidak menggunakan bahan kimia tambahan, sehingga mineral alaminya tetap utuh.  Sementara itu, garam batu yang berasal dari lautan yang menguap justru terkubur ratusan kaki di bawah tanah.
&amp;nbsp;Garam Pink Himalaya dapat ditemukan di Sungai Murai di Asutralia  hingga Maras di Peru. Garam ini diperkirakan memiliki 84 mineral yang  berbeda di dalamnya, yang memberi warna merah jambu. Tetapi mineral ini  hanya membentuk sekitar 2% dari garam. MBanyak orang mengklaim garam  tersebut memiliki sifat penyembuhan ketika dihirup atau bahkan ketika  digunakan sebagai lampu.

Dalam video yang diupload pada akun Business Insider tersebut,  terdapat beberapa orang yang memberikan pendapatnya soal Garam Pink  Himalaya. Mereka mengaku bahwa tidak terlalu ada perbedaan pada rasa  garam meja biasa dan Garam Pink Himalaya. Bahkan, bila garam itu  ditambahkan ke dalam asakan, mereka bisa saja tidak mengenali rasanya.

Oleh karena itu, Garam Pink Himalaya sesungguhnya tidak memiliki  manfaat kesehatan seperti yang diklaim oleh masyarakat. Akan tetapi  garam ini masih dipasarkan sebagai garam mewah di pasaran.
</content:encoded></item></channel></rss>
