<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Vietnam 'Manjakan' Investor Asing, Kalau RI?      </title><description>Rumitnya regulasi di Indonesia, membuat perusahaan asing yang mau berinvestasi lebih memilih negara lain</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101136/cara-vietnam-manjakan-investor-asing-kalau-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101136/cara-vietnam-manjakan-investor-asing-kalau-ri"/><item><title>Cara Vietnam 'Manjakan' Investor Asing, Kalau RI?      </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101136/cara-vietnam-manjakan-investor-asing-kalau-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/06/320/2101136/cara-vietnam-manjakan-investor-asing-kalau-ri</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2019 04:11 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/05/320/2101136/cara-vietnam-manjakan-investor-asing-kalau-ri-S7biSnG2i6.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Investasi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/05/320/2101136/cara-vietnam-manjakan-investor-asing-kalau-ri-S7biSnG2i6.jpeg</image><title>Ilustrasi Investasi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Rumitnya regulasi di Indonesia, membuat perusahaan asing yang mau berinvestasi lebih memilih negara lain. Investor asing lebih memilih lari ke Vietnam dibanding ke Indonesia.
Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira, mengaku bahwa Faktor utama salah satunya karena sulitnya perizinan relokasi industri manufaktur yang membuat Investor enggan untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
&quot;Vietnam sistem perizinan investasi lebih terintegrasi antara pusat daerah. Sementara Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah belum klop. Contohnya soal OSS BKPM dan di tingkat daerah masih terhambat izin wilayah,&quot; ujar.
Dia juga menjelaskan bahwa sistem perizinan di Vietnam untuk berinvestasi lebih terintegrasi antara pusat daerah. Sementara Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah masih belum sinkron.
Baca Selengkapnya: Beda Vietnam dengan Indonesia dalam Layani Investor Asing


</description><content:encoded>JAKARTA - Rumitnya regulasi di Indonesia, membuat perusahaan asing yang mau berinvestasi lebih memilih negara lain. Investor asing lebih memilih lari ke Vietnam dibanding ke Indonesia.
Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira, mengaku bahwa Faktor utama salah satunya karena sulitnya perizinan relokasi industri manufaktur yang membuat Investor enggan untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
&quot;Vietnam sistem perizinan investasi lebih terintegrasi antara pusat daerah. Sementara Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah belum klop. Contohnya soal OSS BKPM dan di tingkat daerah masih terhambat izin wilayah,&quot; ujar.
Dia juga menjelaskan bahwa sistem perizinan di Vietnam untuk berinvestasi lebih terintegrasi antara pusat daerah. Sementara Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah masih belum sinkron.
Baca Selengkapnya: Beda Vietnam dengan Indonesia dalam Layani Investor Asing


</content:encoded></item></channel></rss>
