<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Akui Masih Ada Pegawai Kemenkeu yang Tak Paham APBN</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, masih ada pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang belum paham mengenai APBN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/20/2102659/sri-mulyani-akui-masih-ada-pegawai-kemenkeu-yang-tak-paham-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/20/2102659/sri-mulyani-akui-masih-ada-pegawai-kemenkeu-yang-tak-paham-apbn"/><item><title>Sri Mulyani Akui Masih Ada Pegawai Kemenkeu yang Tak Paham APBN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/20/2102659/sri-mulyani-akui-masih-ada-pegawai-kemenkeu-yang-tak-paham-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/20/2102659/sri-mulyani-akui-masih-ada-pegawai-kemenkeu-yang-tak-paham-apbn</guid><pubDate>Senin 09 September 2019 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/09/20/2102659/sri-mulyani-akui-masih-ada-pegawai-kemenkeu-yang-tak-paham-apbn-u26bAkPEkj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/09/20/2102659/sri-mulyani-akui-masih-ada-pegawai-kemenkeu-yang-tak-paham-apbn-u26bAkPEkj.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, masih ada pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang belum paham mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Padahal, APBN merupakan instrumen utama dalam mengelola keuangan negara.

Sri Mulyani menyatakan, kondisi itu diketahuinya setelah melihat langsung di media sosial ada beberapa pegawainya yang menunjukkan ketidakpahaman terhadap pengelolaan APBN.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Lantik 25 Eselon II Kemenkeu, Ini Pesan Sri Mulyani
&quot;Saya melihat di lingkungan Kemenkeu, melalui sosial media ada saja yang berujar, bahwa yang bersangkutan menunjukkan bahkan tidak paham mengenai APBN dan keuangan negara,&quot; ujar dia dalam acara pelantikan pejabat Eselon II di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Menurut dia, alasan utama hal itu terjadi karena masih adanya sifat ego sektoral antar direktorat jenderal Kemenkeu. Sehingga menyebabkan pegawai enggan untuk memahami kebijakan fiskal secara keseluruhan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenkeu Pastikan Tak Ada Tax Amnesty Jilid II
&quot;Mereka (pegawai) biasanya kerja dalam kotak-kotak oleh masing-masing unit. Jadi kadang-kadang terpikir kotak-kotak untuk membaca APBN dan fungsinya kepada perekonomian itu tidak sering dimasukkan,&quot; jelas dia.

Selain itu, lanjut Sri Mulyani, juga disebabkan dalam proses rekrutmen Kemenkeu juga menerima pegawai baru dari berbagai latar belakang pendidikan. Kondisi ini menyebabkan tidak semua pegawai baru memiliki pemahaman yang tepat soal kebijakan fiskal.
Oleh karena itu, Sri Mulyani menginginkan, seluruh perjabat Eselon I  dan II di Kemenkeu mampu memberikan pemahaman yang tepat kepada seluruh  pegawai mengenai pengelolaan APBN. Sehingga lintas unit diharapkan bisa  semakin bersinergi dengan baik.

&quot;Jadi saya mengharapkan seluruh pejabat unit-unit di Eselon I dan II  bisa melakukan banyak sekali berbagi informasi dan pengetahuan terkait  APBN kepada seluruh staf,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, masih ada pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang belum paham mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Padahal, APBN merupakan instrumen utama dalam mengelola keuangan negara.

Sri Mulyani menyatakan, kondisi itu diketahuinya setelah melihat langsung di media sosial ada beberapa pegawainya yang menunjukkan ketidakpahaman terhadap pengelolaan APBN.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Lantik 25 Eselon II Kemenkeu, Ini Pesan Sri Mulyani
&quot;Saya melihat di lingkungan Kemenkeu, melalui sosial media ada saja yang berujar, bahwa yang bersangkutan menunjukkan bahkan tidak paham mengenai APBN dan keuangan negara,&quot; ujar dia dalam acara pelantikan pejabat Eselon II di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Menurut dia, alasan utama hal itu terjadi karena masih adanya sifat ego sektoral antar direktorat jenderal Kemenkeu. Sehingga menyebabkan pegawai enggan untuk memahami kebijakan fiskal secara keseluruhan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenkeu Pastikan Tak Ada Tax Amnesty Jilid II
&quot;Mereka (pegawai) biasanya kerja dalam kotak-kotak oleh masing-masing unit. Jadi kadang-kadang terpikir kotak-kotak untuk membaca APBN dan fungsinya kepada perekonomian itu tidak sering dimasukkan,&quot; jelas dia.

Selain itu, lanjut Sri Mulyani, juga disebabkan dalam proses rekrutmen Kemenkeu juga menerima pegawai baru dari berbagai latar belakang pendidikan. Kondisi ini menyebabkan tidak semua pegawai baru memiliki pemahaman yang tepat soal kebijakan fiskal.
Oleh karena itu, Sri Mulyani menginginkan, seluruh perjabat Eselon I  dan II di Kemenkeu mampu memberikan pemahaman yang tepat kepada seluruh  pegawai mengenai pengelolaan APBN. Sehingga lintas unit diharapkan bisa  semakin bersinergi dengan baik.

&quot;Jadi saya mengharapkan seluruh pejabat unit-unit di Eselon I dan II  bisa melakukan banyak sekali berbagi informasi dan pengetahuan terkait  APBN kepada seluruh staf,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
