<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Kereta Jakarta-Surabaya, Menko Luhut Lebih Pilih Jepang</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah lebih mendukung Jepang  untuk menangani proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/320/2102651/proyek-kereta-jakarta-surabaya-menko-luhut-lebih-pilih-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/320/2102651/proyek-kereta-jakarta-surabaya-menko-luhut-lebih-pilih-jepang"/><item><title>Proyek Kereta Jakarta-Surabaya, Menko Luhut Lebih Pilih Jepang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/320/2102651/proyek-kereta-jakarta-surabaya-menko-luhut-lebih-pilih-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/09/320/2102651/proyek-kereta-jakarta-surabaya-menko-luhut-lebih-pilih-jepang</guid><pubDate>Senin 09 September 2019 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/09/320/2102651/proyek-kereta-jakarta-surabaya-menko-luhut-lebih-pilih-jepang-lmqFtnbVCo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim Luhut Pandjaitan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/09/320/2102651/proyek-kereta-jakarta-surabaya-menko-luhut-lebih-pilih-jepang-lmqFtnbVCo.jpg</image><title>Menko Maritim Luhut Pandjaitan (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah lebih mendukung Jepang untuk menangani proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya. Dengan demikian, tak ada celah bagi perusahaan asal China yakni China Railway Construction Coorporation Limited yang berniat investasi di proyek itu.

&quot;Saya pikir agak sulit (China). Karena Jepang ingin benar-benar untuk masuk situ dan kita juga lihat Jepang ini long investor di Indonesia. Saya kira sudah cukup maju mereka (Jepang) itu,&quot; kata Luhut saat ditemui di DPR RI, Jakarta, Senin (9/9/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jepang Vs China, Berebut Proyek Kereta Jakarta-Surabaya di Indonesia 
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah serius menggarap proyek tersebut dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Kata dia, proyek Jakarta-Surabaya yang dilakukan pemerintah bersama JICA sudah masuk tahap studi dan tinggal menunggu untuk difinalisasikan.

Meski demikian, Luhut menekankan, untuk Jepang tidak boleh bertindak semaunya dalam menggarap proyek ini. Dia ingin Jepang tidak  membatasi pihak yang menggarap proyek ini hanya berasal dari negaranya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: China Lirik Kereta Jakarta-Surabaya, Menko Luhut: Sampai Hari Ini Masih Jepang
Luhut menyatakn, dirinya tidak ingn proyek kereta Jakarta-Surabaya seperti proses pembangunan MRT Jakarta. Di mana, pada saat itu proses pembangunan didominasi oleh berbagai kontraktor asal Jepang.

&quot;Tapi Jepang juga enggak boleh semau dia, jadi kita harus lihat, jangan seperti MRT yang dikunci banget. Kita juga ada punya kebebasan lokal konten teknologi transfer seperti itu lah,&quot; ujar Luhut.
Sebelumnya, pada Senin 2 September, Menko Luhut melakukan pertemuan  dengan China Railway Construction Corporation Limited. Perusahaan  tersebut menyampaikan kapasitas mereka dalam melakukan konstruksi  transportasi massal.

Luhut menyatakan, China ingin ikut menggarap proyek kereta semia  cepat Jakarta-Surabaya. Menurut dia, China memang cukup banyak membidik  sejumlah proyek di Indonesia.

&quot;Dia juga pengen investasi di bidang kereta api Jakarta-Surabaya.  Saya bilang siap aja silahkan masuk. Nanti mari kita liat. Saya bilang  tapi Jepang sudah masuk, tapi kalau kalian punya over lebih bagus  teknologi bagus kita liat, tapi Jepang sudah maju,&quot; jelas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah lebih mendukung Jepang untuk menangani proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya. Dengan demikian, tak ada celah bagi perusahaan asal China yakni China Railway Construction Coorporation Limited yang berniat investasi di proyek itu.

&quot;Saya pikir agak sulit (China). Karena Jepang ingin benar-benar untuk masuk situ dan kita juga lihat Jepang ini long investor di Indonesia. Saya kira sudah cukup maju mereka (Jepang) itu,&quot; kata Luhut saat ditemui di DPR RI, Jakarta, Senin (9/9/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jepang Vs China, Berebut Proyek Kereta Jakarta-Surabaya di Indonesia 
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah serius menggarap proyek tersebut dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Kata dia, proyek Jakarta-Surabaya yang dilakukan pemerintah bersama JICA sudah masuk tahap studi dan tinggal menunggu untuk difinalisasikan.

Meski demikian, Luhut menekankan, untuk Jepang tidak boleh bertindak semaunya dalam menggarap proyek ini. Dia ingin Jepang tidak  membatasi pihak yang menggarap proyek ini hanya berasal dari negaranya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: China Lirik Kereta Jakarta-Surabaya, Menko Luhut: Sampai Hari Ini Masih Jepang
Luhut menyatakn, dirinya tidak ingn proyek kereta Jakarta-Surabaya seperti proses pembangunan MRT Jakarta. Di mana, pada saat itu proses pembangunan didominasi oleh berbagai kontraktor asal Jepang.

&quot;Tapi Jepang juga enggak boleh semau dia, jadi kita harus lihat, jangan seperti MRT yang dikunci banget. Kita juga ada punya kebebasan lokal konten teknologi transfer seperti itu lah,&quot; ujar Luhut.
Sebelumnya, pada Senin 2 September, Menko Luhut melakukan pertemuan  dengan China Railway Construction Corporation Limited. Perusahaan  tersebut menyampaikan kapasitas mereka dalam melakukan konstruksi  transportasi massal.

Luhut menyatakan, China ingin ikut menggarap proyek kereta semia  cepat Jakarta-Surabaya. Menurut dia, China memang cukup banyak membidik  sejumlah proyek di Indonesia.

&quot;Dia juga pengen investasi di bidang kereta api Jakarta-Surabaya.  Saya bilang siap aja silahkan masuk. Nanti mari kita liat. Saya bilang  tapi Jepang sudah masuk, tapi kalau kalian punya over lebih bagus  teknologi bagus kita liat, tapi Jepang sudah maju,&quot; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
