<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dikabarkan PHK Karyawan, Bukalapak Blakblakan Kondisi yang Sebenarnya   </title><description>Chief of Strategy Officer of Bukalapak Teddy Oetomo menyatakan, dia mengakui adanya penataan di tubuh perusahaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103081/dikabarkan-phk-karyawan-bukalapak-blakblakan-kondisi-yang-sebenarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103081/dikabarkan-phk-karyawan-bukalapak-blakblakan-kondisi-yang-sebenarnya"/><item><title>Dikabarkan PHK Karyawan, Bukalapak Blakblakan Kondisi yang Sebenarnya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103081/dikabarkan-phk-karyawan-bukalapak-blakblakan-kondisi-yang-sebenarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103081/dikabarkan-phk-karyawan-bukalapak-blakblakan-kondisi-yang-sebenarnya</guid><pubDate>Selasa 10 September 2019 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/10/320/2103081/dikabarkan-phk-karyawan-bukalapak-blakblakan-kondisi-yang-sebenarnya-DkgYK1mKP2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kantor BukaLapak (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/10/320/2103081/dikabarkan-phk-karyawan-bukalapak-blakblakan-kondisi-yang-sebenarnya-DkgYK1mKP2.jpg</image><title>Kantor BukaLapak (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Beredar kabar bahwa Bukalapak akan melakukan pemangkasan karyawan. Informasi tersebut menjadi topik pembicaraan banyak orang hari ini. Benarkah?
Chief of Strategy Officer of Bukalapak Teddy Oetomo menyatakan, dia mengakui adanya penataan di tubuh perusahaan. Seiring dengan perkembangan teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian maju dan beragam, penataan diri di dalam suatu perusahaan perlu dilakukan untuk mengikuti dinamika.
Baca Juga: Intip Hasil Pertemuan Sri Mulyani dengan Bos Bukalapak
Menurutnya, hal ini untuk mendukung tujuan Bukalapak menjadi perusahaan yang terus tumbuh dan menciptakan dampak positif untuk Indonesia. Mengingat, saat Bukalapak berdiri 9 tahun yang lalu, perkembangan teknologi belum sepesat sekarang.
&quot;Oleh karena itu, kami perlu melakukan penyelarasan secara internal untuk menerapkan strategi bisnis jangka panjang kami, melakukan penataan yang diperlukan, serta menentukan arah selanjutnya,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9/2019).
Seperti diketahui, Bukalapak adalah salah satu e-commerce kenamaan di Tanah Air. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat melakukan pertemuan dengan Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, di Kementerian Keuangan.
Sri Mulyani ingin mengetahui lebih dalam soal bisnis perdagangan  secara online di Indonesia. Dia mengatakan, pertemuan dengan salah satu  e-commerce Indonesia ini untuk membuka komunikasi dengan para  stakeholder dalam memahami fenomena yang terjadi di dunia.
&quot;Bukalapak dengan jumlah pedagang online dan transaksi perdagangannya  yang sangat besar menjadi salah satu fenomena baru dalam bisnis  perdagangan secara online di Indonesia,&quot; ujar Sri Mulyani, dalam  postingannya di Facebook, Selasa (13/8/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/03/20/56384/286317_medium.jpg&quot; alt=&quot;Begini Suasana Kantor Riset dan Pengembangan Bukalapak di Kota Pahlawan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sekadar diketahui, sejak pertama didirikan pada 2010, Bukalapak  konsisten mengambil langkah-langkah besar untuk menaikkelaskan para  pelaku usaha kecil. Itu supaya mereka bisa menyejajarkan diri dengan  bisnis-bisnis modern berskala lebih besar.
Juga membuka jalan bagi pelaku usaha kecil untuk memberi kontribusi  positif serta membuka banyak kesempatan bagi lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Daftar Peringkat 15 Startup Indonesia, Bukalapak Nomor 1
Bukalapak berasumsi, sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi  di Indonesia, para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah memegang  peranan penting dengan memberikan kontribusi lebih dari 60% terhadap  produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2018 dan diprediksikan akan terus  meningkat tahun ini. Tidak hanya itu, pasar konsumen menengah di Asia  Tenggara juga diproyeksikan akan berkembang pesat dengan penambahan 50  juta konsumen kelas menengah pada tahun 2020.</description><content:encoded>JAKARTA - Beredar kabar bahwa Bukalapak akan melakukan pemangkasan karyawan. Informasi tersebut menjadi topik pembicaraan banyak orang hari ini. Benarkah?
Chief of Strategy Officer of Bukalapak Teddy Oetomo menyatakan, dia mengakui adanya penataan di tubuh perusahaan. Seiring dengan perkembangan teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian maju dan beragam, penataan diri di dalam suatu perusahaan perlu dilakukan untuk mengikuti dinamika.
Baca Juga: Intip Hasil Pertemuan Sri Mulyani dengan Bos Bukalapak
Menurutnya, hal ini untuk mendukung tujuan Bukalapak menjadi perusahaan yang terus tumbuh dan menciptakan dampak positif untuk Indonesia. Mengingat, saat Bukalapak berdiri 9 tahun yang lalu, perkembangan teknologi belum sepesat sekarang.
&quot;Oleh karena itu, kami perlu melakukan penyelarasan secara internal untuk menerapkan strategi bisnis jangka panjang kami, melakukan penataan yang diperlukan, serta menentukan arah selanjutnya,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9/2019).
Seperti diketahui, Bukalapak adalah salah satu e-commerce kenamaan di Tanah Air. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat melakukan pertemuan dengan Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, di Kementerian Keuangan.
Sri Mulyani ingin mengetahui lebih dalam soal bisnis perdagangan  secara online di Indonesia. Dia mengatakan, pertemuan dengan salah satu  e-commerce Indonesia ini untuk membuka komunikasi dengan para  stakeholder dalam memahami fenomena yang terjadi di dunia.
&quot;Bukalapak dengan jumlah pedagang online dan transaksi perdagangannya  yang sangat besar menjadi salah satu fenomena baru dalam bisnis  perdagangan secara online di Indonesia,&quot; ujar Sri Mulyani, dalam  postingannya di Facebook, Selasa (13/8/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/03/20/56384/286317_medium.jpg&quot; alt=&quot;Begini Suasana Kantor Riset dan Pengembangan Bukalapak di Kota Pahlawan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sekadar diketahui, sejak pertama didirikan pada 2010, Bukalapak  konsisten mengambil langkah-langkah besar untuk menaikkelaskan para  pelaku usaha kecil. Itu supaya mereka bisa menyejajarkan diri dengan  bisnis-bisnis modern berskala lebih besar.
Juga membuka jalan bagi pelaku usaha kecil untuk memberi kontribusi  positif serta membuka banyak kesempatan bagi lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Daftar Peringkat 15 Startup Indonesia, Bukalapak Nomor 1
Bukalapak berasumsi, sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi  di Indonesia, para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah memegang  peranan penting dengan memberikan kontribusi lebih dari 60% terhadap  produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2018 dan diprediksikan akan terus  meningkat tahun ini. Tidak hanya itu, pasar konsumen menengah di Asia  Tenggara juga diproyeksikan akan berkembang pesat dengan penambahan 50  juta konsumen kelas menengah pada tahun 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
