<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengembangan Pelabuhan Benoa Dimulai, Kapal Pesiar Bisa Bersandar di Bali</title><description>Pengembangan Pelabuhan Benoa di Bali mulai dilakukan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103150/pengembangan-pelabuhan-benoa-dimulai-kapal-pesiar-bisa-bersandar-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103150/pengembangan-pelabuhan-benoa-dimulai-kapal-pesiar-bisa-bersandar-di-bali"/><item><title>Pengembangan Pelabuhan Benoa Dimulai, Kapal Pesiar Bisa Bersandar di Bali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103150/pengembangan-pelabuhan-benoa-dimulai-kapal-pesiar-bisa-bersandar-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/10/320/2103150/pengembangan-pelabuhan-benoa-dimulai-kapal-pesiar-bisa-bersandar-di-bali</guid><pubDate>Selasa 10 September 2019 21:11 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/10/320/2103150/pengembangan-pelabuhan-benoa-dimulai-kapal-pesiar-bisa-bersandar-di-bali-aLn7ERou2M.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau pembangunan Pelabuhan Benoa di Bali (Foto: Okezone.com/Humas Pelindo III)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/10/320/2103150/pengembangan-pelabuhan-benoa-dimulai-kapal-pesiar-bisa-bersandar-di-bali-aLn7ERou2M.jpeg</image><title>Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau pembangunan Pelabuhan Benoa di Bali (Foto: Okezone.com/Humas Pelindo III)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan Pelabuhan Benoa, Bali mulai dilakukan. Hal tersebut ditandai dengan acara adat yang dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung hingga Gubernur Bali Wayan oster.
Pembangunan sendiri ditandai dengan upacara adat Guru Bendu Piduka sebagai tanda dimulainya pembangunan fasilitas pemelastian untuk Desa Adat Dedungan. Kemudian acara dilanjutkan kunjungan ke proyek pengembangan Pelabuhan Benoa secara langsung.
Baca Juga: 75 Kapal Pesiar Merapat, Perluasan Pelabuhan Benoa Rampung Tahun Ini
Menteri Rini mendukung upaya Pelindo III dalam pengembangan pelabuhan tersebut. Dengan  pengembangan pelabuhan benoa, tidak hanya pariwisata saja yang akan tumbuh, juga akan meningkatkan kemakmuran masyarakat  dan nelayan di sekitar pelabuhan Benor.
&amp;ldquo;Saya sudah mendengar sendiri barusan. Tokoh masyarakat di sini mendukung penuh pengerugan alur dan kolam pelabuhan untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Benoa. Mereka senang, nantinya kapal-kapal nelayan yang semula sulit masuk ke pelabuhan dengan adanya pekerjaan sekarang kolamnya di perdalam dan jalan masuknya akan lebih mudah,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (10/9/2019).

Rini menambahkan, dengan adanya pembangunan ini diharapkan bisa mendogkrak ekonomi Bali. Apalagi kawasan Bali diproyeksikan bisa berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia lewat pariwisata.
&amp;ldquo;Saya minta kepada Dirut Pelindo III harus berkontribusi pada perekonomian nasional khususnya masyarakat Bali, karena Pelabuhan Benoa dan sektor pariwisata Pulau Dewata merupakan bagian penting dari integrasi logistik, transportasi, dan wisata,&amp;rdquo; jelasnya.Hingga kini dari dua tahap pekerjaan pengerugan sudah ditanam sekitar  100 ribu bibit bakau untuk luas area 4 hektar di wilayah pesisir  perairan Pelabuhan Benoa.
&amp;ldquo;Jadi ke depan, pelabuhannya asri,  destinasi wisatanya asri, sehingga diharapkan dapat berkelanjutan  mensejahterakan masyarakat Bali di masa depan,&amp;rdquo; ucapnya

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan,  pengembangan Pelabuhan Benoa akan mendukung rencana pengembangan Kawasan  Ekonomi Khusus (KEK) Bidang Pariwisata di Bali. Sehingga dengan  pengembangan yang terintegrasi, lokasi tersebut nantinya menjadi pintu  masuk destinasi pariwisata andalan di sekitar Bali.
&amp;ldquo;Pelabuhan Benoa disiapkan untuk menjadi gerbang laut wisatawan  mancanegara yang datang ke Bali dengan kapal-kapal pesiar internasional  berukuran besar,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Mulai September, 9 Terminal Petikemas Terapkan Sistem Online</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan Pelabuhan Benoa, Bali mulai dilakukan. Hal tersebut ditandai dengan acara adat yang dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung hingga Gubernur Bali Wayan oster.
Pembangunan sendiri ditandai dengan upacara adat Guru Bendu Piduka sebagai tanda dimulainya pembangunan fasilitas pemelastian untuk Desa Adat Dedungan. Kemudian acara dilanjutkan kunjungan ke proyek pengembangan Pelabuhan Benoa secara langsung.
Baca Juga: 75 Kapal Pesiar Merapat, Perluasan Pelabuhan Benoa Rampung Tahun Ini
Menteri Rini mendukung upaya Pelindo III dalam pengembangan pelabuhan tersebut. Dengan  pengembangan pelabuhan benoa, tidak hanya pariwisata saja yang akan tumbuh, juga akan meningkatkan kemakmuran masyarakat  dan nelayan di sekitar pelabuhan Benor.
&amp;ldquo;Saya sudah mendengar sendiri barusan. Tokoh masyarakat di sini mendukung penuh pengerugan alur dan kolam pelabuhan untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Benoa. Mereka senang, nantinya kapal-kapal nelayan yang semula sulit masuk ke pelabuhan dengan adanya pekerjaan sekarang kolamnya di perdalam dan jalan masuknya akan lebih mudah,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (10/9/2019).

Rini menambahkan, dengan adanya pembangunan ini diharapkan bisa mendogkrak ekonomi Bali. Apalagi kawasan Bali diproyeksikan bisa berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia lewat pariwisata.
&amp;ldquo;Saya minta kepada Dirut Pelindo III harus berkontribusi pada perekonomian nasional khususnya masyarakat Bali, karena Pelabuhan Benoa dan sektor pariwisata Pulau Dewata merupakan bagian penting dari integrasi logistik, transportasi, dan wisata,&amp;rdquo; jelasnya.Hingga kini dari dua tahap pekerjaan pengerugan sudah ditanam sekitar  100 ribu bibit bakau untuk luas area 4 hektar di wilayah pesisir  perairan Pelabuhan Benoa.
&amp;ldquo;Jadi ke depan, pelabuhannya asri,  destinasi wisatanya asri, sehingga diharapkan dapat berkelanjutan  mensejahterakan masyarakat Bali di masa depan,&amp;rdquo; ucapnya

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan,  pengembangan Pelabuhan Benoa akan mendukung rencana pengembangan Kawasan  Ekonomi Khusus (KEK) Bidang Pariwisata di Bali. Sehingga dengan  pengembangan yang terintegrasi, lokasi tersebut nantinya menjadi pintu  masuk destinasi pariwisata andalan di sekitar Bali.
&amp;ldquo;Pelabuhan Benoa disiapkan untuk menjadi gerbang laut wisatawan  mancanegara yang datang ke Bali dengan kapal-kapal pesiar internasional  berukuran besar,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Mulai September, 9 Terminal Petikemas Terapkan Sistem Online</content:encoded></item></channel></rss>
