<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menanti Hasil Bank Sentral Eropa, Dolar AS Menguat   </title><description>Pasar memperkirakan Bank Sentral Eropa akan memangkas suku bunga lebih dalam</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/278/2103303/menanti-hasil-bank-sentral-eropa-dolar-as-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/278/2103303/menanti-hasil-bank-sentral-eropa-dolar-as-menguat"/><item><title>Menanti Hasil Bank Sentral Eropa, Dolar AS Menguat   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/278/2103303/menanti-hasil-bank-sentral-eropa-dolar-as-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/278/2103303/menanti-hasil-bank-sentral-eropa-dolar-as-menguat</guid><pubDate>Rabu 11 September 2019 08:36 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/11/278/2103303/menanti-hasil-bank-sentral-eropa-dolar-as-menguat-vzk3TNjxTy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Dolar AS. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/11/278/2103303/menanti-hasil-bank-sentral-eropa-dolar-as-menguat-vzk3TNjxTy.jpg</image><title>Ilustrasi Dolar AS. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap enam mata uang lainnya atau naik 0,1%. Terhadap euro, dolar AS bergerak stabil menanti hasil pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis 12 September 2019.
Baca Juga: Dolar AS Melemah Tertekan Menguatnya Euro
Pasar memperkirakan Bank Sentral Eropa akan memangkas suku bunga lebih dalam ke wilayah negatif dan mungkin memulai kembali pembelian aset. Investor menimbang apakah stimulus moneter lebih lanjut akan efektif dalam melawan kelemahan ekonomi di zona euro, dan apakah ECB akan mengecewakan ekspektasi dovish yang dimasukkan ke pasar.

&quot;Orang-orang menunggu hasil ECB. Ini menjadi sentimen besar minggu ini. Tapi, mengingat beberapa push-back yang kami lihat dengan mudah hasil yang mengecewakan,&quot; ujar kata Ahli Strategi Mata Uang Wells Fargo Erik Nelson, dikutip dari Reuters, Rabu (11/9/2019).
Baca Juga: Terima Signal Positif dari The Fed, Dolar Ditutup Menguat
Dolar sedikit berubah terhadap mata uang tunggal euro USD1,1045. Ini telah diperdagangkan dalam kisaran ketat antara USD1,1014 dan USD1,1084 selama empat hari.
Euro mendapat dorongan sementara  di mana Jerman mempertimbangkan penciptaan kebijakan  yang memungkinkan Berlin untuk meningkatkan investasi publik di luar batasan aturan utang yang diabadikan secara konstitusional.</description><content:encoded>NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap enam mata uang lainnya atau naik 0,1%. Terhadap euro, dolar AS bergerak stabil menanti hasil pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis 12 September 2019.
Baca Juga: Dolar AS Melemah Tertekan Menguatnya Euro
Pasar memperkirakan Bank Sentral Eropa akan memangkas suku bunga lebih dalam ke wilayah negatif dan mungkin memulai kembali pembelian aset. Investor menimbang apakah stimulus moneter lebih lanjut akan efektif dalam melawan kelemahan ekonomi di zona euro, dan apakah ECB akan mengecewakan ekspektasi dovish yang dimasukkan ke pasar.

&quot;Orang-orang menunggu hasil ECB. Ini menjadi sentimen besar minggu ini. Tapi, mengingat beberapa push-back yang kami lihat dengan mudah hasil yang mengecewakan,&quot; ujar kata Ahli Strategi Mata Uang Wells Fargo Erik Nelson, dikutip dari Reuters, Rabu (11/9/2019).
Baca Juga: Terima Signal Positif dari The Fed, Dolar Ditutup Menguat
Dolar sedikit berubah terhadap mata uang tunggal euro USD1,1045. Ini telah diperdagangkan dalam kisaran ketat antara USD1,1014 dan USD1,1084 selama empat hari.
Euro mendapat dorongan sementara  di mana Jerman mempertimbangkan penciptaan kebijakan  yang memungkinkan Berlin untuk meningkatkan investasi publik di luar batasan aturan utang yang diabadikan secara konstitusional.</content:encoded></item></channel></rss>
