<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketum PII: Kami Akan Susun Database Keinsinyuran Pertama di Indonesia</title><description>Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggelar konferensi organisasi Insinyur se-Asean ke-37 di Jiexpo Kemayoran Jakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/320/2103403/ketum-pii-kami-akan-susun-database-keinsinyuran-pertama-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/320/2103403/ketum-pii-kami-akan-susun-database-keinsinyuran-pertama-di-indonesia"/><item><title>Ketum PII: Kami Akan Susun Database Keinsinyuran Pertama di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/320/2103403/ketum-pii-kami-akan-susun-database-keinsinyuran-pertama-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/320/2103403/ketum-pii-kami-akan-susun-database-keinsinyuran-pertama-di-indonesia</guid><pubDate>Rabu 11 September 2019 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/11/320/2103403/ketum-pii-kami-akan-susun-database-keinsinyuran-pertama-di-indonesia-jsUDPqawWD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Insinyur (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/11/320/2103403/ketum-pii-kami-akan-susun-database-keinsinyuran-pertama-di-indonesia-jsUDPqawWD.jpg</image><title>Ilustrasi Insinyur (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggelar konferensi organisasi Insinyur se-Asean ke-37 di Jiexpo Kemayoran Jakarta. Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua Umum PII Heru Dewanto mengatakan, visi Indonesia lima tahun ke depan yang Presiden Jokowi canangkan adalah panggilan kepada para insinyur untuk berkarya lebih besar lagi.
&quot;Karya-karya keinsinyuran harus menjadi manfaat bagi orang lain. Ketika seruas jalan tol bisa membuat seorang ayah lebih cepat pulang ke rumah, ketika sebuah bendungan bisa membuat ribuan petak sawah tak lagi kekurangan air, ketika kereta cepat bisa mempermudah hidup jutaan penggunanya,&quot; ujar dia dalam acara Asean Federation of Engineering Organisations (AFEO) dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Rabu (11/9/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/11/24/54452/275251_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jumlah Pekerja Sektor Konstruksi Berkurang 500 Ribu Orang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut dia, perubahan ke depan semakin cepat, revolusi teknologi bergerak melesat. Tidak ada pilihan, Indonesia harus berlari kencang mengejar gelombang perubahan.
&quot;Kami menyadari sumber daya manusia unggul menjadi kunci penting dari perubahan itu, karena inovasi yang hebat tidak akan lahir dari para medioker. Ini bukan hal mudah, mencetak sumber daya manusia unggul harus dimulai dari sebuah data base sehingga kita tahu peta kekuatan kita, sebelum membuat sebuah peta jalan yang terintegrasi menuju tujuan bersama. Bukankah data lebih mahal dari minyak?&quot; tutur dia.
Baca Juga: Di Hadapan Insinyur Se-Asean, Jokowi Unjuk 4 Unicorn dan Deacacorn IndonesiaDia menjelaskan, diberlakukannya undang-undang keinsinyuran tahun ini  melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2019 yang dikeluarkan  Jokowi, maka kini setiap insinyur yang melakukan praktek keinsinyuran  harus disertifikasi dan diregistrasi.
&quot;Inilah pintu masuk kami untuk menyusun database keinsinyuran pertama  di Indonesia yang akan berisikan lebih dari 1 juta talenta-talenta  terbaik bangsa tentu nama bapak Presiden Joko Widodo ada di dalamnya  lengkap dengan klasifikasi dan standar kompetensinya,&quot; ungkap dia.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/31/54031/272946_medium.jpg&quot; alt=&quot;BRI Dukung Industri Infrastruktur Nasional melalui Acara Konstruksi Indonesia 2018&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tidak hanya itu, lanjut dia, standarisasi kompetensi ini memungkinkan  diberlakukannya standarisasi remunerasi, termasuk untuk insinyur asing  yang bekerja di Indonesia.
Baca Juga: Ekonomi Dunia Lesu, Presiden: Ini Justru Peluang bagi Insinyur Asean
&quot;Terobosan UU ini bukan hanya milik  insinyur dan sarjana teknik saja, kini lulusan vokasi pun bisa bergelar  profesi insinyur dan menjadi bagian dari database keinsinyuran  Indonesia. Inilah semangat baru keinsinyuran, insinyur untuk semua, dan  menjadi kebanggaan semua. Database ini kami harapkan bisa menjadi  sumbangsih kami yang nantinya bisa disinergikan dengan pusat manajemen  talenta yang akan dibuat pemerintah. Jadi yang bagian SDM keinsinyuran,  kami siap rampungkan,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggelar konferensi organisasi Insinyur se-Asean ke-37 di Jiexpo Kemayoran Jakarta. Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua Umum PII Heru Dewanto mengatakan, visi Indonesia lima tahun ke depan yang Presiden Jokowi canangkan adalah panggilan kepada para insinyur untuk berkarya lebih besar lagi.
&quot;Karya-karya keinsinyuran harus menjadi manfaat bagi orang lain. Ketika seruas jalan tol bisa membuat seorang ayah lebih cepat pulang ke rumah, ketika sebuah bendungan bisa membuat ribuan petak sawah tak lagi kekurangan air, ketika kereta cepat bisa mempermudah hidup jutaan penggunanya,&quot; ujar dia dalam acara Asean Federation of Engineering Organisations (AFEO) dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Rabu (11/9/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/11/24/54452/275251_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jumlah Pekerja Sektor Konstruksi Berkurang 500 Ribu Orang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut dia, perubahan ke depan semakin cepat, revolusi teknologi bergerak melesat. Tidak ada pilihan, Indonesia harus berlari kencang mengejar gelombang perubahan.
&quot;Kami menyadari sumber daya manusia unggul menjadi kunci penting dari perubahan itu, karena inovasi yang hebat tidak akan lahir dari para medioker. Ini bukan hal mudah, mencetak sumber daya manusia unggul harus dimulai dari sebuah data base sehingga kita tahu peta kekuatan kita, sebelum membuat sebuah peta jalan yang terintegrasi menuju tujuan bersama. Bukankah data lebih mahal dari minyak?&quot; tutur dia.
Baca Juga: Di Hadapan Insinyur Se-Asean, Jokowi Unjuk 4 Unicorn dan Deacacorn IndonesiaDia menjelaskan, diberlakukannya undang-undang keinsinyuran tahun ini  melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2019 yang dikeluarkan  Jokowi, maka kini setiap insinyur yang melakukan praktek keinsinyuran  harus disertifikasi dan diregistrasi.
&quot;Inilah pintu masuk kami untuk menyusun database keinsinyuran pertama  di Indonesia yang akan berisikan lebih dari 1 juta talenta-talenta  terbaik bangsa tentu nama bapak Presiden Joko Widodo ada di dalamnya  lengkap dengan klasifikasi dan standar kompetensinya,&quot; ungkap dia.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/31/54031/272946_medium.jpg&quot; alt=&quot;BRI Dukung Industri Infrastruktur Nasional melalui Acara Konstruksi Indonesia 2018&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tidak hanya itu, lanjut dia, standarisasi kompetensi ini memungkinkan  diberlakukannya standarisasi remunerasi, termasuk untuk insinyur asing  yang bekerja di Indonesia.
Baca Juga: Ekonomi Dunia Lesu, Presiden: Ini Justru Peluang bagi Insinyur Asean
&quot;Terobosan UU ini bukan hanya milik  insinyur dan sarjana teknik saja, kini lulusan vokasi pun bisa bergelar  profesi insinyur dan menjadi bagian dari database keinsinyuran  Indonesia. Inilah semangat baru keinsinyuran, insinyur untuk semua, dan  menjadi kebanggaan semua. Database ini kami harapkan bisa menjadi  sumbangsih kami yang nantinya bisa disinergikan dengan pusat manajemen  talenta yang akan dibuat pemerintah. Jadi yang bagian SDM keinsinyuran,  kami siap rampungkan,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
