<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sindir Pejabat 'Malas', Tanya Anggaran via WA</title><description>Sri Muyani Indrawati menyindir pemerintah daerah yang selalu menanyakan anggaran belanja daerah hanya lewat pesan whatsapp</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/12/20/2103895/sri-mulyani-sindir-pejabat-malas-tanya-anggaran-via-wa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/12/20/2103895/sri-mulyani-sindir-pejabat-malas-tanya-anggaran-via-wa"/><item><title>Sri Mulyani Sindir Pejabat 'Malas', Tanya Anggaran via WA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/12/20/2103895/sri-mulyani-sindir-pejabat-malas-tanya-anggaran-via-wa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/12/20/2103895/sri-mulyani-sindir-pejabat-malas-tanya-anggaran-via-wa</guid><pubDate>Kamis 12 September 2019 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/12/20/2103895/sri-mulyani-sindir-pejabat-malas-tanya-anggaran-via-wa-aSOv5bUbkh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/12/20/2103895/sri-mulyani-sindir-pejabat-malas-tanya-anggaran-via-wa-aSOv5bUbkh.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Muyani Indrawati menyindir pemerintah daerah yang selalu menanyakan anggaran belanja daerah hanya lewat pesan WhatsApp. Sri Mulyani mendapati hal tersebut saat dirinya berkunjung ke Papua.
Baca Juga: Penerimaan Perpajakan Rp810 Triliun, Sri Mulyani: Masih di Bawah 50%
Sri Mulyani mengingatkan pemerintah sudah mencantumkan anggaran daerah dalam laporan keuangan atau Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Hal ini membuktikan jika masih banyak pejabat daerah yang malas melihat laporan keuangan dalam RAPBN 2019.

&quot;Banyak yang nanyai saya seharus berapa anggaran untuk daerah karena mereka nanya hanya lewat whatsapp karena kulturnya WA aja enggak mau masuk lampiran keuangan yang rumit,&quot; ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).
Baca Juga: Baru 50%, Realisasi Belanja Negara Capai Rp1.236 Triliun
Menurut Sri Mulyani, ini menjadi kekhawatiran bagi dirinya untuk mewujudkan pembangunan. Pasalnya, keuangan negara adalah instrumen tujuan nasional dalam membangun infrastruktur untuk Indonesia.&quot;Kita tidak boleh melupakan hubungan penggunaan negara bagi tujuan  negara agar tetap tinggi untuk menciptakan kerja kemiskinan kesenjangan  dan indeks pembangunan manusia,&quot; jelasnya
Oleh karenanya, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun  menginginkan agar laporan keuangan dikelola dengan baik dan akuntabel.  Sehingga, keuangan negara bisa dimanfaatkan  untuk memajukan Indonesia.
&quot;Bisnis intiligen big data dan besar bagi keuangan pemerintah pusat  dan daerah harus saling bersinergi, ini salah satu sumber pembuatan  keputusan yang powerfull,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Muyani Indrawati menyindir pemerintah daerah yang selalu menanyakan anggaran belanja daerah hanya lewat pesan WhatsApp. Sri Mulyani mendapati hal tersebut saat dirinya berkunjung ke Papua.
Baca Juga: Penerimaan Perpajakan Rp810 Triliun, Sri Mulyani: Masih di Bawah 50%
Sri Mulyani mengingatkan pemerintah sudah mencantumkan anggaran daerah dalam laporan keuangan atau Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Hal ini membuktikan jika masih banyak pejabat daerah yang malas melihat laporan keuangan dalam RAPBN 2019.

&quot;Banyak yang nanyai saya seharus berapa anggaran untuk daerah karena mereka nanya hanya lewat whatsapp karena kulturnya WA aja enggak mau masuk lampiran keuangan yang rumit,&quot; ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).
Baca Juga: Baru 50%, Realisasi Belanja Negara Capai Rp1.236 Triliun
Menurut Sri Mulyani, ini menjadi kekhawatiran bagi dirinya untuk mewujudkan pembangunan. Pasalnya, keuangan negara adalah instrumen tujuan nasional dalam membangun infrastruktur untuk Indonesia.&quot;Kita tidak boleh melupakan hubungan penggunaan negara bagi tujuan  negara agar tetap tinggi untuk menciptakan kerja kemiskinan kesenjangan  dan indeks pembangunan manusia,&quot; jelasnya
Oleh karenanya, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun  menginginkan agar laporan keuangan dikelola dengan baik dan akuntabel.  Sehingga, keuangan negara bisa dimanfaatkan  untuk memajukan Indonesia.
&quot;Bisnis intiligen big data dan besar bagi keuangan pemerintah pusat  dan daerah harus saling bersinergi, ini salah satu sumber pembuatan  keputusan yang powerfull,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
