<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cukai Naik 23%, Saham Rokok Tak Lagi Menarik untuk Jangka Panjang?</title><description>Saham-saham perusahaan rokok terus berjalan mundur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/278/2105557/cukai-naik-23-saham-rokok-tak-lagi-menarik-untuk-jangka-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/278/2105557/cukai-naik-23-saham-rokok-tak-lagi-menarik-untuk-jangka-panjang"/><item><title>Cukai Naik 23%, Saham Rokok Tak Lagi Menarik untuk Jangka Panjang?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/278/2105557/cukai-naik-23-saham-rokok-tak-lagi-menarik-untuk-jangka-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/278/2105557/cukai-naik-23-saham-rokok-tak-lagi-menarik-untuk-jangka-panjang</guid><pubDate>Senin 16 September 2019 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/16/278/2105557/cukai-naik-23-saham-rokok-tak-lagi-menarik-untuk-jangka-panjang-WZ2bZs6sgp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham Rokok Tak Lagi Menarik? (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/16/278/2105557/cukai-naik-23-saham-rokok-tak-lagi-menarik-untuk-jangka-panjang-WZ2bZs6sgp.jpg</image><title>Saham Rokok Tak Lagi Menarik? (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Saham-saham perusahaan rokok terus berjalan mundur. Investor terus menerus melakukan aksi sell, walhasil pada perdagangan hari ini perusahaan rokok memimpin rombongan saham yang mengalami kejatuhan alias top losser.
&amp;nbsp;Baca Juga: Cukai Naik 23%, 3 Saham Rokok Ini Terjatuh dan 1 Selamat
Saham bluechips PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terpaksa turun 20,64% menjadi Rp54.600 per lembar saham. Kemudian di urutan nomor dua, ada saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) terkoreksi 18,21% menjadi Rp2.290 per lembar saham.

Saham-saham tersebut terpukul oleh kebijakan Kementerian Keuangan yang menerapkan kenaikan cukai rokok sebanyak 23% mulai 1 Januari 2020. &quot;Jadi pasar koreksi,&quot; ujar analis saham Hans Kwee kepada Okezone, Senin (16/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: BPS: Cukai Rokok Naik 23% Kerek Inflasi
Dia melanjutkan, saham rokok tidak prospektif untuk jangka panjang karena pita cukai terus mengalami kenaikan. &quot;Sekarang orang semakin sadar kesehatan, pembatasan merokok di mana-mana. Iklan rokok dibatasi. Juga ada model rokok elektronik,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295790_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sementara itu, saham rokok PT Bentoel Internasional Investama Tbk  (RMBA) hari ini berhasil bertahan di zona hijau. Siang tadi di posisi  Rp350 atau menguat Rp10 setara dengan 2,94%. Pagi tadi dibuka di posisi  Rp340 per saham dengan range perdagangan di posisi Rp340-Rp360 per  lembar saham. Begitu juga pada penutupan masih di jalur hijau. Tetapi,  menurut Hans Kwee, saham Bentoel karena alasan yang lain. &quot;Saham RMBA  tidak aktif transaksinya,&quot; ujarnya.

Seperti diberitakan Okezone sebelumnya, Kementerian Keuangan  menaikkan cukai rokok. Kenaikan tersebut akan berlaku di 1 Januari 2020.  Juga kenaikan harga jual eceran menjadi 35%
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295793_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Saham-saham perusahaan rokok terus berjalan mundur. Investor terus menerus melakukan aksi sell, walhasil pada perdagangan hari ini perusahaan rokok memimpin rombongan saham yang mengalami kejatuhan alias top losser.
&amp;nbsp;Baca Juga: Cukai Naik 23%, 3 Saham Rokok Ini Terjatuh dan 1 Selamat
Saham bluechips PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terpaksa turun 20,64% menjadi Rp54.600 per lembar saham. Kemudian di urutan nomor dua, ada saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) terkoreksi 18,21% menjadi Rp2.290 per lembar saham.

Saham-saham tersebut terpukul oleh kebijakan Kementerian Keuangan yang menerapkan kenaikan cukai rokok sebanyak 23% mulai 1 Januari 2020. &quot;Jadi pasar koreksi,&quot; ujar analis saham Hans Kwee kepada Okezone, Senin (16/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: BPS: Cukai Rokok Naik 23% Kerek Inflasi
Dia melanjutkan, saham rokok tidak prospektif untuk jangka panjang karena pita cukai terus mengalami kenaikan. &quot;Sekarang orang semakin sadar kesehatan, pembatasan merokok di mana-mana. Iklan rokok dibatasi. Juga ada model rokok elektronik,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295790_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sementara itu, saham rokok PT Bentoel Internasional Investama Tbk  (RMBA) hari ini berhasil bertahan di zona hijau. Siang tadi di posisi  Rp350 atau menguat Rp10 setara dengan 2,94%. Pagi tadi dibuka di posisi  Rp340 per saham dengan range perdagangan di posisi Rp340-Rp360 per  lembar saham. Begitu juga pada penutupan masih di jalur hijau. Tetapi,  menurut Hans Kwee, saham Bentoel karena alasan yang lain. &quot;Saham RMBA  tidak aktif transaksinya,&quot; ujarnya.

Seperti diberitakan Okezone sebelumnya, Kementerian Keuangan  menaikkan cukai rokok. Kenaikan tersebut akan berlaku di 1 Januari 2020.  Juga kenaikan harga jual eceran menjadi 35%
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295793_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
