<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rilis Neraca Perdagangan, Bagaimana Laju Ekspor-Impor di Agustus 2019?</title><description>Data neraca perdagangan Agustus mengalami defisit sebesar USD63,5 juta</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105256/rilis-neraca-perdagangan-bagaimana-laju-ekspor-impor-di-agustus-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105256/rilis-neraca-perdagangan-bagaimana-laju-ekspor-impor-di-agustus-2019"/><item><title>Rilis Neraca Perdagangan, Bagaimana Laju Ekspor-Impor di Agustus 2019?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105256/rilis-neraca-perdagangan-bagaimana-laju-ekspor-impor-di-agustus-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105256/rilis-neraca-perdagangan-bagaimana-laju-ekspor-impor-di-agustus-2019</guid><pubDate>Senin 16 September 2019 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/16/320/2105256/rilis-neraca-perdagangan-bagaimana-laju-ekspor-impor-di-agustus-2019-8LyDyWxtUp.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor-Impor di Pelabuhan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/16/320/2105256/rilis-neraca-perdagangan-bagaimana-laju-ekspor-impor-di-agustus-2019-8LyDyWxtUp.jpeg</image><title>Ekspor-Impor di Pelabuhan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data neraca perdagangan Indonesia bulan Agustus 2019 pada hari ini, Senin (16/9/2019). Pengumuman laju ekspor-impor tersebut akan disampaikan Kepala BPS Suhariyano pada pukul 11.00 WIB di Kantor Pusat BPS, Jakarta.
Baca Juga: Perdagangan Indonesia-AS Ditargetkan Tembus Rp715 Triliun
Sebelumnya, pada rilis data neraca perdagangan Agustus mengalami defisit sebesar USD63,5 juta. Realisasi ini membaik bila dibandingkan neraca perdagangan Juli 2018 yang defisit sebesar USD2,01 miliar.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/22/53834/271834_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pelabuhan Tanjung Priok, Gerbang Menuju Ekspor Impor&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Namun sebaliknya, bila dibandingkan dengan posisi neraca perdagangan Juni 2019 yang mengalami surplus USD200 juta, maka realisasi ini memburuk.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia-AS Surplus, tapi Defisit dengan China
Pada bulan lalu, komoditas non migas tercatat mengalami surplus USD78,9 juta. Sedangkan, migas masih tercatat mengalami defisit sebesar USD142,4 juta.
Adapun sepanjang Januari-Juli 2019 kinerja neraca perdagangan Indonesia tercatat defisit sebesar USD1,90 miliar. Realisasi ini lebih baik dari periode Januari-Juli 2018 yang defisit sebesar USD3,21 miliar.Sepanjang periode itu laju komoditas non migas mengalami surplus  sebesar USD3,02 miliar. Lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu  yang mengalami surplus USD3,65 miliar.
Sedangkan untuk komoditas migas tercatat defisit sebesar USD4,92  miliar, nilai itu lebih baik dari periode yang sama tahun lalu yang  defisit sebesar USD6,86 miliar.
Selain neraca perdagangan, BPS juga akan mengumumkan perkembangan  upah pekerja/buruh di Agustus 2019. Serta Indeks Perilaku Anti Korupsi  Indonesia (IPAK) tahun 2019.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data neraca perdagangan Indonesia bulan Agustus 2019 pada hari ini, Senin (16/9/2019). Pengumuman laju ekspor-impor tersebut akan disampaikan Kepala BPS Suhariyano pada pukul 11.00 WIB di Kantor Pusat BPS, Jakarta.
Baca Juga: Perdagangan Indonesia-AS Ditargetkan Tembus Rp715 Triliun
Sebelumnya, pada rilis data neraca perdagangan Agustus mengalami defisit sebesar USD63,5 juta. Realisasi ini membaik bila dibandingkan neraca perdagangan Juli 2018 yang defisit sebesar USD2,01 miliar.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/22/53834/271834_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pelabuhan Tanjung Priok, Gerbang Menuju Ekspor Impor&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Namun sebaliknya, bila dibandingkan dengan posisi neraca perdagangan Juni 2019 yang mengalami surplus USD200 juta, maka realisasi ini memburuk.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia-AS Surplus, tapi Defisit dengan China
Pada bulan lalu, komoditas non migas tercatat mengalami surplus USD78,9 juta. Sedangkan, migas masih tercatat mengalami defisit sebesar USD142,4 juta.
Adapun sepanjang Januari-Juli 2019 kinerja neraca perdagangan Indonesia tercatat defisit sebesar USD1,90 miliar. Realisasi ini lebih baik dari periode Januari-Juli 2018 yang defisit sebesar USD3,21 miliar.Sepanjang periode itu laju komoditas non migas mengalami surplus  sebesar USD3,02 miliar. Lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu  yang mengalami surplus USD3,65 miliar.
Sedangkan untuk komoditas migas tercatat defisit sebesar USD4,92  miliar, nilai itu lebih baik dari periode yang sama tahun lalu yang  defisit sebesar USD6,86 miliar.
Selain neraca perdagangan, BPS juga akan mengumumkan perkembangan  upah pekerja/buruh di Agustus 2019. Serta Indeks Perilaku Anti Korupsi  Indonesia (IPAK) tahun 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
