<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Revolusi Konsumen, 141 Juta Penduduk Indonesia Bakal Naik Kelas pada 2020</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut para pengusaha harus bersiap diri menghadapi revolusi konsumen. R</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105381/revolusi-konsumen-141-juta-penduduk-indonesia-bakal-naik-kelas-pada-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105381/revolusi-konsumen-141-juta-penduduk-indonesia-bakal-naik-kelas-pada-2020"/><item><title>   Revolusi Konsumen, 141 Juta Penduduk Indonesia Bakal Naik Kelas pada 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105381/revolusi-konsumen-141-juta-penduduk-indonesia-bakal-naik-kelas-pada-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105381/revolusi-konsumen-141-juta-penduduk-indonesia-bakal-naik-kelas-pada-2020</guid><pubDate>Senin 16 September 2019 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/16/320/2105381/revolusi-konsumen-141-juta-penduduk-indonesia-bakal-naik-kelas-pada-2020-qxtt4VKgsC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">141 Juta Penduduk Indonesia Naik Kelas (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/16/320/2105381/revolusi-konsumen-141-juta-penduduk-indonesia-bakal-naik-kelas-pada-2020-qxtt4VKgsC.jpg</image><title>141 Juta Penduduk Indonesia Naik Kelas (Foto: Antara)</title></images><description> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut para pengusaha harus bersiap diri menghadapi revolusi konsumen. Revolusi konsumen sendiri rencananya akan terjadi pada tahun 2020.
&amp;nbsp;Baca Juga: 2 Tahun Lagi, RI Naik Kelas Jadi Negara Pendapatan Menengah Atas
Pada revolusi konsumen ini lanjut Jokowi, akan ada 141 juta penduduk middle class yang naik kelas pada tahun 2020. Isitilah dari naik kelas ini disebut juga sebagai fenomena the born consumer.

&quot;Dibandingkan 5 tahun lalu yang cuman 70 jutaan (jiwa) terjadi peningkatan lebih dari 100%. Ini lah bukti adanya revolusi konsumen di Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Munas Hipmi di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Penduduk Menengah RI Meroket, Modal Jadi Negara Maju
Tak hanya dari sisi jumlah konsumennya saja, dari sisi jumlah wilayah juga pada tahun depan akan ada 54 lebih Kabupaten Kota yang akan naik kelas. Padahal sebelumnya, hanya 25 Kabupaten Kota yang masyarakatnya naik kelas

&amp;ldquo;Sebaran geografis yang ada 25 kabupaten kota memiliki konsumen lebih 500 ribu pada tahun depan akan meningkat 54 kabupaten dan kota,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55421/280681_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Oleh karena itu lanjut Jokowi, fenomena the born consumers ini  agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pengusaha Indonesia. Sebab,  pangsa pasar yang diproyeksikan semakin besar akan mendatangkan  pesaing-pesaing dari luar negeri (investor asing)

&amp;ldquo;Jangan sampai peluang yang ada ini dipakai merek-merek asing dipakai  luar. Sehingga, (asing) berbondong-bondong memanfaatkan ini,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280678_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Apalagi lanjut Jokowi, saat ini pemerintah tengah fokus untuk  mendorong investasi. Oleh karena itu, para pengusaha juga harus bersiap  diri menghadapi persaingan dan juga revolusi konsumen ini.

&amp;ldquo;Pemerintah akan terus bekerja keras untuk menyingkirkan semua  hambatan investasi agar bersamaan dengan revolusi konsumen kita bisa  menjadi magnet investasi. Tidak semua negara lain memiliki raksasa  konsumen,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut para pengusaha harus bersiap diri menghadapi revolusi konsumen. Revolusi konsumen sendiri rencananya akan terjadi pada tahun 2020.
&amp;nbsp;Baca Juga: 2 Tahun Lagi, RI Naik Kelas Jadi Negara Pendapatan Menengah Atas
Pada revolusi konsumen ini lanjut Jokowi, akan ada 141 juta penduduk middle class yang naik kelas pada tahun 2020. Isitilah dari naik kelas ini disebut juga sebagai fenomena the born consumer.

&quot;Dibandingkan 5 tahun lalu yang cuman 70 jutaan (jiwa) terjadi peningkatan lebih dari 100%. Ini lah bukti adanya revolusi konsumen di Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Munas Hipmi di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Penduduk Menengah RI Meroket, Modal Jadi Negara Maju
Tak hanya dari sisi jumlah konsumennya saja, dari sisi jumlah wilayah juga pada tahun depan akan ada 54 lebih Kabupaten Kota yang akan naik kelas. Padahal sebelumnya, hanya 25 Kabupaten Kota yang masyarakatnya naik kelas

&amp;ldquo;Sebaran geografis yang ada 25 kabupaten kota memiliki konsumen lebih 500 ribu pada tahun depan akan meningkat 54 kabupaten dan kota,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55421/280681_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Oleh karena itu lanjut Jokowi, fenomena the born consumers ini  agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pengusaha Indonesia. Sebab,  pangsa pasar yang diproyeksikan semakin besar akan mendatangkan  pesaing-pesaing dari luar negeri (investor asing)

&amp;ldquo;Jangan sampai peluang yang ada ini dipakai merek-merek asing dipakai  luar. Sehingga, (asing) berbondong-bondong memanfaatkan ini,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280678_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Apalagi lanjut Jokowi, saat ini pemerintah tengah fokus untuk  mendorong investasi. Oleh karena itu, para pengusaha juga harus bersiap  diri menghadapi persaingan dan juga revolusi konsumen ini.

&amp;ldquo;Pemerintah akan terus bekerja keras untuk menyingkirkan semua  hambatan investasi agar bersamaan dengan revolusi konsumen kita bisa  menjadi magnet investasi. Tidak semua negara lain memiliki raksasa  konsumen,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
