<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asap Indonesia Mulai Ganggu Roda Ekonomi Malaysia</title><description>Panas dingin hubungan diplomatik antara Malaysia dan Indonesia terus terjadi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105432/asap-indonesia-mulai-ganggu-roda-ekonomi-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105432/asap-indonesia-mulai-ganggu-roda-ekonomi-malaysia"/><item><title>Asap Indonesia Mulai Ganggu Roda Ekonomi Malaysia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105432/asap-indonesia-mulai-ganggu-roda-ekonomi-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/16/320/2105432/asap-indonesia-mulai-ganggu-roda-ekonomi-malaysia</guid><pubDate>Senin 16 September 2019 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rizqa Leony Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/16/320/2105432/asap-indonesia-mulai-ganggu-roda-ekonomi-malaysia-QKcsXDyVFz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabut Asap di Malaysia Ganggu Roda Ekonomi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/16/320/2105432/asap-indonesia-mulai-ganggu-roda-ekonomi-malaysia-QKcsXDyVFz.jpg</image><title>Kabut Asap di Malaysia Ganggu Roda Ekonomi (Foto: Reuters)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; Panas dingin hubungan diplomatik antara Malaysia dan Indonesia terus terjadi. Kali ini hubungan kedua Negara mulai terusik setelah hadirnya asap.

Setelah Menteri Lingkungan Hidup Malaysia dan Indonesia bahas mengenai tanggung jawab kabut asap, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kini punya rencana lain.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kendalikan Karhutla, Indonesia Diminta Belajar dari Malaysia
Mahathir ingin membahas topik tersebut secara pribadi dalam sepucuk surat kepada Presiden Indonesia Joko Widodo.

&quot;(Mahathir) telah setuju untuk menulis surat kepada Presiden Jokowi untuk memberikan perhatiannya pada masalah kabut lintas batas ini,&quot; ujar Menteri Lingkungan Hidup Yeo Bee Yin seperti dilansir Business Insider, Jakarta, Senin (16/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Soal Karhutla, Menteri PUPR: Kita Bikin Saluran Air ke Lokasi Kebakaran
Menteri Yeo mengatakan bahwa Malaysia telah &quot;menerima kerjasama yang baik&quot; dari perwakilan Kedutaan Besar Indonesia atas masalah ini. Menteri Yeo menambahkan, Malaysia berharap Indonesia akan bertanggung jawab atas kebakaran hutan yang terjadi.
&amp;nbsp;Berikut beberapa potret kabut asap yang juga terjadi, yang mulai menggagu roda ekonomi di Malaysia.

1. Malaysia telah dilanda kabut asap yang semakin memburuk dengan  adanya debu dan udara penuh asap sejak 5 September. Udara di lebih dari  20 area telah memasuki zona &quot;tidak sehat&quot;, yang berarti indeks polusi  udara telah mencapai antara 101 hingga 200.

2. Situasinya yang ada sangat mengerikan. Sehingga Malaysia telah  melarang semua pembakaran terbuka dan meluncurkan operasi penyemaian  awan di Sarawak. Raja bahkan mengeluarkan pernyataan pada tanggal 12  September untuk menghindari keluar rumah, serta minum setidaknya delapan  gelas air sehari.
&amp;nbsp;
3. Langit Kuala Lumpur telah &amp;lsquo;menghilang&amp;rsquo; di balik kabut pada 11  September, meskipun beberapa turis yang percaya diri berusaha untuk  berfoto selfie dengannya.

4.  Pada tanggal 12 September, para wisatawan masih mengantre ke  tempat-tempat wisata seperti Menara KL dan Menara Kembar Petronas.  Sebelumnya, dilakukan pembagian masker kepada para pengunjung di Sky  Deck.

5. Sebanyak 19 sekolah di KL menangguhkan kelas pada Kamis (12  September), disusul 29 sekolah di Selangor, 16 sekolah di Rompin, 3  sekolah di Klang, serta  409 sekolah di Sarawak, yang merupakan salah  satu daerah yang paling parah terkena dampaknya. Pemerintah juga  membagikan lebih dari 50.000 masker wajah kepada siswa.

6. Singapura juga terkena dampak menyebarnya kabut ke seluruh wilayah  kota. Pemerintah memperingatkan warga pada 13 September bahwa perubahan  arah angin dapat mengakibatkan situasi yang sama buruknya dengan  Malaysia.
&amp;nbsp;
7. Malaysia menyalahkan kabut asap pada kebakaran hutan di wilayah  Indonesia di Sumatra dan Kalimantan, beberapa di antaranya disebabkan  oleh teknik tebang dan bakar secara tradisional untuk membuka lahan  untuk pertanian.

8. Jumlah titik kebakaran di Kalimantan dan Sumatra lebih dari 1.000.  Di provinsi Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kabut asap menyebabkan  seluruh jalan tampak keruh dan putih sejak 6 September.

9. Sejumlah kota di Indonesia juga diselimuti kabut asap, seperti Pekanbaru di provinsi Riau.

10. Dalam upaya untuk mengakhiri kekeringan, Badan Penanggulangan  Bencana Nasional Malaysia telah merekomendasikan semua masjid di negara  itu untuk berdoa supaya turun hujan, yang disebut solat istisqa. Doa  serupa diadakan oleh umat Islam di Indonesia pada 11 September.

</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; Panas dingin hubungan diplomatik antara Malaysia dan Indonesia terus terjadi. Kali ini hubungan kedua Negara mulai terusik setelah hadirnya asap.

Setelah Menteri Lingkungan Hidup Malaysia dan Indonesia bahas mengenai tanggung jawab kabut asap, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kini punya rencana lain.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kendalikan Karhutla, Indonesia Diminta Belajar dari Malaysia
Mahathir ingin membahas topik tersebut secara pribadi dalam sepucuk surat kepada Presiden Indonesia Joko Widodo.

&quot;(Mahathir) telah setuju untuk menulis surat kepada Presiden Jokowi untuk memberikan perhatiannya pada masalah kabut lintas batas ini,&quot; ujar Menteri Lingkungan Hidup Yeo Bee Yin seperti dilansir Business Insider, Jakarta, Senin (16/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Soal Karhutla, Menteri PUPR: Kita Bikin Saluran Air ke Lokasi Kebakaran
Menteri Yeo mengatakan bahwa Malaysia telah &quot;menerima kerjasama yang baik&quot; dari perwakilan Kedutaan Besar Indonesia atas masalah ini. Menteri Yeo menambahkan, Malaysia berharap Indonesia akan bertanggung jawab atas kebakaran hutan yang terjadi.
&amp;nbsp;Berikut beberapa potret kabut asap yang juga terjadi, yang mulai menggagu roda ekonomi di Malaysia.

1. Malaysia telah dilanda kabut asap yang semakin memburuk dengan  adanya debu dan udara penuh asap sejak 5 September. Udara di lebih dari  20 area telah memasuki zona &quot;tidak sehat&quot;, yang berarti indeks polusi  udara telah mencapai antara 101 hingga 200.

2. Situasinya yang ada sangat mengerikan. Sehingga Malaysia telah  melarang semua pembakaran terbuka dan meluncurkan operasi penyemaian  awan di Sarawak. Raja bahkan mengeluarkan pernyataan pada tanggal 12  September untuk menghindari keluar rumah, serta minum setidaknya delapan  gelas air sehari.
&amp;nbsp;
3. Langit Kuala Lumpur telah &amp;lsquo;menghilang&amp;rsquo; di balik kabut pada 11  September, meskipun beberapa turis yang percaya diri berusaha untuk  berfoto selfie dengannya.

4.  Pada tanggal 12 September, para wisatawan masih mengantre ke  tempat-tempat wisata seperti Menara KL dan Menara Kembar Petronas.  Sebelumnya, dilakukan pembagian masker kepada para pengunjung di Sky  Deck.

5. Sebanyak 19 sekolah di KL menangguhkan kelas pada Kamis (12  September), disusul 29 sekolah di Selangor, 16 sekolah di Rompin, 3  sekolah di Klang, serta  409 sekolah di Sarawak, yang merupakan salah  satu daerah yang paling parah terkena dampaknya. Pemerintah juga  membagikan lebih dari 50.000 masker wajah kepada siswa.

6. Singapura juga terkena dampak menyebarnya kabut ke seluruh wilayah  kota. Pemerintah memperingatkan warga pada 13 September bahwa perubahan  arah angin dapat mengakibatkan situasi yang sama buruknya dengan  Malaysia.
&amp;nbsp;
7. Malaysia menyalahkan kabut asap pada kebakaran hutan di wilayah  Indonesia di Sumatra dan Kalimantan, beberapa di antaranya disebabkan  oleh teknik tebang dan bakar secara tradisional untuk membuka lahan  untuk pertanian.

8. Jumlah titik kebakaran di Kalimantan dan Sumatra lebih dari 1.000.  Di provinsi Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kabut asap menyebabkan  seluruh jalan tampak keruh dan putih sejak 6 September.

9. Sejumlah kota di Indonesia juga diselimuti kabut asap, seperti Pekanbaru di provinsi Riau.

10. Dalam upaya untuk mengakhiri kekeringan, Badan Penanggulangan  Bencana Nasional Malaysia telah merekomendasikan semua masjid di negara  itu untuk berdoa supaya turun hujan, yang disebut solat istisqa. Doa  serupa diadakan oleh umat Islam di Indonesia pada 11 September.

</content:encoded></item></channel></rss>
