<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ada Dolar Singapura Terbaru Edisi Terbatas, Ingin Memilikinya?</title><description>Monetary Authority of Singapore (MAS) membuka gelombang kedua dalam penjualan uang dolar Singapura yang merupakan edisi terbatas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/278/2105921/ada-dolar-singapura-terbaru-edisi-terbatas-ingin-memilikinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/278/2105921/ada-dolar-singapura-terbaru-edisi-terbatas-ingin-memilikinya"/><item><title>   Ada Dolar Singapura Terbaru Edisi Terbatas, Ingin Memilikinya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/278/2105921/ada-dolar-singapura-terbaru-edisi-terbatas-ingin-memilikinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/278/2105921/ada-dolar-singapura-terbaru-edisi-terbatas-ingin-memilikinya</guid><pubDate>Selasa 17 September 2019 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/17/278/2105921/ada-dolar-singapura-terbaru-edisi-terbatas-ingin-memilikinya-OId6gjPw3q.png" expression="full" type="image/jpeg">Dolar Singapura Edisi Terbatas (Foto: Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/17/278/2105921/ada-dolar-singapura-terbaru-edisi-terbatas-ingin-memilikinya-OId6gjPw3q.png</image><title>Dolar Singapura Edisi Terbatas (Foto: Business Insider)</title></images><description>JAKARTA - Monetary Authority of Singapore (MAS) membuka gelombang kedua dalam penjualan uang dolar Singapura yang merupakan edisi terbatas. Pasalnya, dolar kali ini terbatas karena dalam rangka memperingati 2 abad lahirnya negara Singapura.
Namun, berbeda dengan gelombang pertama, gelombang kedua ini hanya menjual secara online. Jadi, bagi Anda yang ingin membelinya untuk dikoleksi, Anda tidak akan menemukannya di bank.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bos Razer Habiskan Rp101,18 Miliar untuk Dukung E-Sports di Singapura
Penjualan ini sudah dimulai pada Senin 16 September 2019. Sebelumnya, ketika penjualan dimulai pada awal Juni, sebanyak 2 juta lembar terjual tidak sampai seminggu. Hal ini dibenarkan oleh MAS.
&quot;Awal Juni ini, sudah 2 juta lembar yang terjual dalam kurun waktu tak sampai seminggu,&quot; ujar MAS.
Kini, di gelombang kedua, MAS menambah 2 juta lembar lagi. Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi untuk membeli dolar singapura yang sangat terbatas ini. Hanya warga Singapura serta penduduk tetap di sana yang boleh membelinya. Dalam situs resmi MAS, uang ini hanya dijual sejak 16 September sampai 13 Oktober 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pecahan 10.000 Dolar Singapura Banyak untuk Transaksi Ilegal
Selain itu, MAS juga menambahkan bahwa siapapun yang dengan aplikasi online bisa mendapatkan bantuan di Community Centres.
&amp;nbsp;Sayangnya, ada kemungkinan bahwa para pemohon tidak mendapatkan  jumlah uang dolar Singapura edisi terbatas tersebut yang mereka ajukan.  Contohnya adalah seperti ketika Anda ingin mengajukan 10 lembar, Anda  kemungkinan hanya bisa mendapat 9.
&quot;Jika permintaan sangat kuat, MAS akan mencoba mengalokasikan  setidaknya satu lembar untuk setiap pelamar,&quot; katanya, menambahkan bahwa  prioritas akan diberikan kepada pelamar Generasi Pioneer dan Merdeka.
Pemohon yang berhasil akan diberitahu pada 3 November. Mereka  kemudian dapat pergi ke berbagai cabang bank untuk menukar uang kertas  dengan nilai nominal.
Catatan yang tersisa setelah periode pertukaran akan tersedia untuk dijual langsung ke semua anggota masyarakat.
Perlu diketahui, nominal dari uang tersebut adalah 20 dolar Singapura.</description><content:encoded>JAKARTA - Monetary Authority of Singapore (MAS) membuka gelombang kedua dalam penjualan uang dolar Singapura yang merupakan edisi terbatas. Pasalnya, dolar kali ini terbatas karena dalam rangka memperingati 2 abad lahirnya negara Singapura.
Namun, berbeda dengan gelombang pertama, gelombang kedua ini hanya menjual secara online. Jadi, bagi Anda yang ingin membelinya untuk dikoleksi, Anda tidak akan menemukannya di bank.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bos Razer Habiskan Rp101,18 Miliar untuk Dukung E-Sports di Singapura
Penjualan ini sudah dimulai pada Senin 16 September 2019. Sebelumnya, ketika penjualan dimulai pada awal Juni, sebanyak 2 juta lembar terjual tidak sampai seminggu. Hal ini dibenarkan oleh MAS.
&quot;Awal Juni ini, sudah 2 juta lembar yang terjual dalam kurun waktu tak sampai seminggu,&quot; ujar MAS.
Kini, di gelombang kedua, MAS menambah 2 juta lembar lagi. Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi untuk membeli dolar singapura yang sangat terbatas ini. Hanya warga Singapura serta penduduk tetap di sana yang boleh membelinya. Dalam situs resmi MAS, uang ini hanya dijual sejak 16 September sampai 13 Oktober 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pecahan 10.000 Dolar Singapura Banyak untuk Transaksi Ilegal
Selain itu, MAS juga menambahkan bahwa siapapun yang dengan aplikasi online bisa mendapatkan bantuan di Community Centres.
&amp;nbsp;Sayangnya, ada kemungkinan bahwa para pemohon tidak mendapatkan  jumlah uang dolar Singapura edisi terbatas tersebut yang mereka ajukan.  Contohnya adalah seperti ketika Anda ingin mengajukan 10 lembar, Anda  kemungkinan hanya bisa mendapat 9.
&quot;Jika permintaan sangat kuat, MAS akan mencoba mengalokasikan  setidaknya satu lembar untuk setiap pelamar,&quot; katanya, menambahkan bahwa  prioritas akan diberikan kepada pelamar Generasi Pioneer dan Merdeka.
Pemohon yang berhasil akan diberitahu pada 3 November. Mereka  kemudian dapat pergi ke berbagai cabang bank untuk menukar uang kertas  dengan nilai nominal.
Catatan yang tersisa setelah periode pertukaran akan tersedia untuk dijual langsung ke semua anggota masyarakat.
Perlu diketahui, nominal dari uang tersebut adalah 20 dolar Singapura.</content:encoded></item></channel></rss>
