<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Pemain Baru di Industri Ojol, Apa Beda Anterin dengan Gojek-Grab?</title><description>Salah satu aplikator ojek online yang masih baru yakni Anterin.id melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Darat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/320/2106047/ada-pemain-baru-di-industri-ojol-apa-beda-anterin-dengan-gojek-grab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/320/2106047/ada-pemain-baru-di-industri-ojol-apa-beda-anterin-dengan-gojek-grab"/><item><title>Ada Pemain Baru di Industri Ojol, Apa Beda Anterin dengan Gojek-Grab?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/320/2106047/ada-pemain-baru-di-industri-ojol-apa-beda-anterin-dengan-gojek-grab</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/17/320/2106047/ada-pemain-baru-di-industri-ojol-apa-beda-anterin-dengan-gojek-grab</guid><pubDate>Selasa 17 September 2019 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/17/320/2106047/ada-pemain-baru-di-industri-ojol-apa-beda-anterin-dengan-gojek-grab-n8tQ7qGRrI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anterin, Pesaing Gojek dan Grab (Foto: Okezone.com/Heru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/17/320/2106047/ada-pemain-baru-di-industri-ojol-apa-beda-anterin-dengan-gojek-grab-n8tQ7qGRrI.jpg</image><title>Anterin, Pesaing Gojek dan Grab (Foto: Okezone.com/Heru)</title></images><description> 
JAKARTA - Salah satu aplikator ojek online yang masih baru yakni Anterin.id melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Darat Kementerian Perhubungan di Kantor Kementerian Perhubungan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Gojek dan Grab Dapat Pesaing Baru, Siapa Mereka?
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kasubdit Angkutan Perkotaan Direktorat Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, B Wahyu H dan CEO Anterin Imron Hamzah.

CEO Anterin Imron Hamzah mengatakan bahwa pertemuan bersama Kemenhub itu update tentang bisnis Anterin, terus konsep secara umum. Seperti Anterin ke depannya seperti apa. Karena di publik sekarang banyak yang salah paham.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pesaing Gojek dan Grab Harus Miliki Izin Kalau Tak Ingin Diblokir
&quot;Banyak yang menyebut kita memiliki konsep seperti Gojek dan Grab. Padahal kita konsepnya sangat beda. Memang iya layanan transportasi juga, tapi konsep kita market place,&quot; ujar dia, Selasa (17/9/2019).


&amp;nbsp;
Menurut dia, market place ini pengemudi bebaskan menentukan harga  sendiri. Tapi kita tetap dengan aturan yang ada. Maka itu tarif maksimum  tetap mengikuti pemerintah, di sisi taksi pun demikian.

&quot;Nantinya, harga yang dipatok akan dilelang saat ada penumpang yang  mau pesan. Jadi misal order Anterin, penumpang sistemnya lelang,  langsung keluar listnya banyak plus harga yang ditawarkan, tinggal  pilih&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan pihaknya sedang bersiap kerja sama dengan salah satu perusahaan taksi, mungkin bulan depan.

&quot;Jadi secara umum kita sebenarnya akan menjalin hubungan lebih baik  lagi, kita berdiskusi ingin bisnis ini berjalan tetapi tetap taat dengan  aturan yang ada,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Salah satu aplikator ojek online yang masih baru yakni Anterin.id melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Darat Kementerian Perhubungan di Kantor Kementerian Perhubungan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Gojek dan Grab Dapat Pesaing Baru, Siapa Mereka?
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kasubdit Angkutan Perkotaan Direktorat Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, B Wahyu H dan CEO Anterin Imron Hamzah.

CEO Anterin Imron Hamzah mengatakan bahwa pertemuan bersama Kemenhub itu update tentang bisnis Anterin, terus konsep secara umum. Seperti Anterin ke depannya seperti apa. Karena di publik sekarang banyak yang salah paham.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pesaing Gojek dan Grab Harus Miliki Izin Kalau Tak Ingin Diblokir
&quot;Banyak yang menyebut kita memiliki konsep seperti Gojek dan Grab. Padahal kita konsepnya sangat beda. Memang iya layanan transportasi juga, tapi konsep kita market place,&quot; ujar dia, Selasa (17/9/2019).


&amp;nbsp;
Menurut dia, market place ini pengemudi bebaskan menentukan harga  sendiri. Tapi kita tetap dengan aturan yang ada. Maka itu tarif maksimum  tetap mengikuti pemerintah, di sisi taksi pun demikian.

&quot;Nantinya, harga yang dipatok akan dilelang saat ada penumpang yang  mau pesan. Jadi misal order Anterin, penumpang sistemnya lelang,  langsung keluar listnya banyak plus harga yang ditawarkan, tinggal  pilih&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan pihaknya sedang bersiap kerja sama dengan salah satu perusahaan taksi, mungkin bulan depan.

&quot;Jadi secara umum kita sebenarnya akan menjalin hubungan lebih baik  lagi, kita berdiskusi ingin bisnis ini berjalan tetapi tetap taat dengan  aturan yang ada,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
