<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kilang Minyak Saudi Aramco Diserang Drone, Apa Dampaknya ke Harga BBM?</title><description>Pemerintah memastikan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi akibat serangan drone belum mempengaruhi pembentukan harga BBM Indonesia.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/18/320/2106243/kilang-minyak-saudi-aramco-diserang-drone-apa-dampaknya-ke-harga-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/18/320/2106243/kilang-minyak-saudi-aramco-diserang-drone-apa-dampaknya-ke-harga-bbm"/><item><title>Kilang Minyak Saudi Aramco Diserang Drone, Apa Dampaknya ke Harga BBM?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/18/320/2106243/kilang-minyak-saudi-aramco-diserang-drone-apa-dampaknya-ke-harga-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/18/320/2106243/kilang-minyak-saudi-aramco-diserang-drone-apa-dampaknya-ke-harga-bbm</guid><pubDate>Rabu 18 September 2019 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/18/320/2106243/kilang-minyak-saudi-aramco-diserang-drone-apa-dampaknya-ke-harga-bbm-iolOlSlUob.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apa Dampaknya ke Harga BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/18/320/2106243/kilang-minyak-saudi-aramco-diserang-drone-apa-dampaknya-ke-harga-bbm-iolOlSlUob.jpg</image><title>Apa Dampaknya ke Harga BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memastikan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi sebagai dampak terbakarnya dua fasilitas kilang minyak milik Arab Saudi yaitu Abqaiq dan Khurais, akibat serangan drone belum mempengaruhi pembentukan harga BBM Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dua Kilang Minyak Aramco Diserang Drone, Arab Pangkas Produksi Migas
Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto.
Menurut Djoko, kenaikan harga minyak dunia saat ini masih dalam batas aman karena di bawah rata-rata ICP. &amp;ldquo;Kemarin Brent USD67,10 per barel dan hari ini USD67,83 per barel. Iya naik,  tidak sampai satu dolar,&amp;rdquo; kata  Djoko seperti dilansir situs resmi Ditjen Migas, Jakarta, Rabu (18/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Naik Pasca-Pompa Minyak Arab Saudi Diserang Drone Peledak
Lebih lanjut dia menjelaskan, ICP di bawah harga minyak Brent. Terdapat perbedaan sekitar USD5 per barel. &amp;ldquo;&amp;Iuml;CP di bawah (harga) Brent. Ini masih oke kok. Kalau ICP, (harganya) Brent dikurangi USD5, jadi  (ICP) USD62 per barel,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;Rata-rata ICP ini masih di bawah APBN  tahun 2019 yang ditetapkan  sebesar USD70 per barel, di mana hingga Juli 2019, realisasinya mencapai  USD62,88 per barel. Juga di bawah RAPBN 2020 yang  ditetapkan USD63 per  barel.
Sementara itu terkait perlindungan keamanan kilang-kilang minyak di  Indonesia agar tidak mengalami hal yang sama, Pemerintah akan meminta  agar dilakukan pemasangan alat anti drone. &amp;ldquo;Kita imbau nanti (kilang)  yang produksi minyak untuk pasang anti drone.  Begitu drone masuk, dia  (drone) mati,&amp;rdquo; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memastikan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi sebagai dampak terbakarnya dua fasilitas kilang minyak milik Arab Saudi yaitu Abqaiq dan Khurais, akibat serangan drone belum mempengaruhi pembentukan harga BBM Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Dua Kilang Minyak Aramco Diserang Drone, Arab Pangkas Produksi Migas
Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto.
Menurut Djoko, kenaikan harga minyak dunia saat ini masih dalam batas aman karena di bawah rata-rata ICP. &amp;ldquo;Kemarin Brent USD67,10 per barel dan hari ini USD67,83 per barel. Iya naik,  tidak sampai satu dolar,&amp;rdquo; kata  Djoko seperti dilansir situs resmi Ditjen Migas, Jakarta, Rabu (18/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Naik Pasca-Pompa Minyak Arab Saudi Diserang Drone Peledak
Lebih lanjut dia menjelaskan, ICP di bawah harga minyak Brent. Terdapat perbedaan sekitar USD5 per barel. &amp;ldquo;&amp;Iuml;CP di bawah (harga) Brent. Ini masih oke kok. Kalau ICP, (harganya) Brent dikurangi USD5, jadi  (ICP) USD62 per barel,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;Rata-rata ICP ini masih di bawah APBN  tahun 2019 yang ditetapkan  sebesar USD70 per barel, di mana hingga Juli 2019, realisasinya mencapai  USD62,88 per barel. Juga di bawah RAPBN 2020 yang  ditetapkan USD63 per  barel.
Sementara itu terkait perlindungan keamanan kilang-kilang minyak di  Indonesia agar tidak mengalami hal yang sama, Pemerintah akan meminta  agar dilakukan pemasangan alat anti drone. &amp;ldquo;Kita imbau nanti (kilang)  yang produksi minyak untuk pasang anti drone.  Begitu drone masuk, dia  (drone) mati,&amp;rdquo; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
