<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tampil Perdana di BEI, Saham Gunung Raja Paksi Menguat 10%</title><description>PT Gunung Raja Paksi Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/278/2106677/tampil-perdana-di-bei-saham-gunung-raja-paksi-menguat-10</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/278/2106677/tampil-perdana-di-bei-saham-gunung-raja-paksi-menguat-10"/><item><title>Tampil Perdana di BEI, Saham Gunung Raja Paksi Menguat 10%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/278/2106677/tampil-perdana-di-bei-saham-gunung-raja-paksi-menguat-10</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/278/2106677/tampil-perdana-di-bei-saham-gunung-raja-paksi-menguat-10</guid><pubDate>Kamis 19 September 2019 09:57 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/19/278/2106677/tampil-perdana-di-bei-saham-gunung-raja-paksi-menguat-10-KNSx9l1AEj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tampil Perdana di BEI, Saham Gunung Raja Paksi Menguat 10% (Foto: Okezone.com/Taufik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/19/278/2106677/tampil-perdana-di-bei-saham-gunung-raja-paksi-menguat-10-KNSx9l1AEj.jpg</image><title>Tampil Perdana di BEI, Saham Gunung Raja Paksi Menguat 10% (Foto: Okezone.com/Taufik)</title></images><description>JAKARTA - PT Gunung Raja Paksi Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), pada perdagangan hari ini. Emiten berkode saham GGRP tersebut menjadi perusahaan ke-36 yang tercatat di tahun 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Perusahaan Baja Gunung Raja Melantai di BEI Hari Ini, Ada Kejutan?
Perusahaan baja ini melepas 1.230.888.800 lembar saham ke publik atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Harga yang ditawarkan sebesar Rp840 per saham, dengan demikian perusahaan bakal meraup dana segar dari IPO sebesar Rp1,03 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sempat Drop, IHSG Balik Menghijau ke 6.280
Saat pembukaan perdagangan, saham GGRP dibuka naik 10,12% dari harga IPO menjadi Rp925 per saham. Saham GGRP tercatat ditransaksikan satu kali dengan volume 100 lot saham dan menghasilkan nilai sebesar Rp9,25 juta.
&amp;nbsp;
Presiden Direktur Gunung Raja Paksi Alousius Maseimilian mengatakan  bahwa dana dari IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi sekitar 99,52%  akan digunakan untuk pelunasan utang dalam rangka pembelian aset tetap  dan biaya operasi.

&quot;Serta sekitar 0,48% akan digunakan untuk tambahan modal kerja. Dam  harapan kami ke depan yakni bisa meningkatkan produktifitas untuk  memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang masih cukup luas,&quot; ujar dia  di gedung BEI Jakarta, Kamis (19/9/2019).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295791_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut dia, pemain industri baja di Indonesia masih memiliki peluang  yang sangat luas untuk bertumbuh, mengingat konsumsi baja per kapita  Indonesia yang masih cukup rendah.

&quot;Dan kapasitas produksi baja domestik yang masih belum bisa memenuhi  permintaan. Sehingga membuat Indonesia masih melakukan impor baja,&quot;  ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Gunung Raja Paksi Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), pada perdagangan hari ini. Emiten berkode saham GGRP tersebut menjadi perusahaan ke-36 yang tercatat di tahun 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Perusahaan Baja Gunung Raja Melantai di BEI Hari Ini, Ada Kejutan?
Perusahaan baja ini melepas 1.230.888.800 lembar saham ke publik atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Harga yang ditawarkan sebesar Rp840 per saham, dengan demikian perusahaan bakal meraup dana segar dari IPO sebesar Rp1,03 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sempat Drop, IHSG Balik Menghijau ke 6.280
Saat pembukaan perdagangan, saham GGRP dibuka naik 10,12% dari harga IPO menjadi Rp925 per saham. Saham GGRP tercatat ditransaksikan satu kali dengan volume 100 lot saham dan menghasilkan nilai sebesar Rp9,25 juta.
&amp;nbsp;
Presiden Direktur Gunung Raja Paksi Alousius Maseimilian mengatakan  bahwa dana dari IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi sekitar 99,52%  akan digunakan untuk pelunasan utang dalam rangka pembelian aset tetap  dan biaya operasi.

&quot;Serta sekitar 0,48% akan digunakan untuk tambahan modal kerja. Dam  harapan kami ke depan yakni bisa meningkatkan produktifitas untuk  memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang masih cukup luas,&quot; ujar dia  di gedung BEI Jakarta, Kamis (19/9/2019).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295791_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut dia, pemain industri baja di Indonesia masih memiliki peluang  yang sangat luas untuk bertumbuh, mengingat konsumsi baja per kapita  Indonesia yang masih cukup rendah.

&quot;Dan kapasitas produksi baja domestik yang masih belum bisa memenuhi  permintaan. Sehingga membuat Indonesia masih melakukan impor baja,&quot;  ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
