<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BUMN Ditawarkan Bangun Apartemen di Ibu Kota Baru</title><description>Menteri PPN atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro meminta BUMN untuk menyiapkan diri terkait proyek pemindahan ibu kota.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/470/2106766/bumn-ditawarkan-bangun-apartemen-di-ibu-kota-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/470/2106766/bumn-ditawarkan-bangun-apartemen-di-ibu-kota-baru"/><item><title>BUMN Ditawarkan Bangun Apartemen di Ibu Kota Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/470/2106766/bumn-ditawarkan-bangun-apartemen-di-ibu-kota-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/19/470/2106766/bumn-ditawarkan-bangun-apartemen-di-ibu-kota-baru</guid><pubDate>Kamis 19 September 2019 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/19/470/2106766/bumn-ditawarkan-bangun-apartemen-di-ibu-kota-baru-mFdPBMhZ3A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Ibu Kota (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/19/470/2106766/bumn-ditawarkan-bangun-apartemen-di-ibu-kota-baru-mFdPBMhZ3A.jpg</image><title>Ilustrasi Ibu Kota (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyiapkan diri terkait proyek pemindahan ibu kota. Pasalnya, pemerintah tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendanaan proyek tersebut.
Asal tahu saja, untuk memindahkan ibu kota, pemerintah membutuhkan Rp466 Triliun. Dari jumlah tersebut hanya 19% yang berasal dari APBN.
Pemerintah memang menyiapkan skema lainnya, seperti investasi langsung dan juga Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Untuk BUMN, nantinya diproyeksikan untuk masuk pada skema KPBU dan investasi langsung.
&amp;ldquo;Dari 466 triliun hanya 19% dari APBN, dan APBN-nya tidak akan menganggu pajak tapi bergantung kepada pengelolaan aset. Bumn bisa terlibat dengan skema KPBU,&amp;rdquo;  ujarnya dalam acara konsultasi publik dengan BUMN Penyusunan RPJMN 2020-2024 di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).
Salah satu contoh yang bisa dikerjakan BUMN lewat skema KPBU adalah  untuk pembangunan infrastruktur. Misalnya pembangunan gedung, serta  sarana umum lainnya seperti sekolah dan rumah sakit.
&amp;ldquo;Kita akan bikin apartemen dinas dengan skema KPBU. Kalo ada BUMN  ikut maka dia bangun apartemennya sampai selesai, katakanah dapat  konsesi 20 tahun, tiap tahun akan membangun. Ini satu hal yang sudah  pasti,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/11/06/54129/273501_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jumlah Pasokan Apartemen di Jakarta Capai Puncaknya pada 2019&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara sisanya BUMN bisa masuk untuk investasi langsung. Misalnya   Perumnas ingin melakukan investasi langsung dengan membangun rumah  komersil. Atau BUMN lainnya yang bisa membangun pusat komersial di ibu  kota baru seperti mall dan perkantoran.
&amp;ldquo;Perumnas misalnya mau investasi bangun rumah langsung,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Sulawesi Juga Akan Dapat Manfaat Ekonominya</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyiapkan diri terkait proyek pemindahan ibu kota. Pasalnya, pemerintah tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendanaan proyek tersebut.
Asal tahu saja, untuk memindahkan ibu kota, pemerintah membutuhkan Rp466 Triliun. Dari jumlah tersebut hanya 19% yang berasal dari APBN.
Pemerintah memang menyiapkan skema lainnya, seperti investasi langsung dan juga Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Untuk BUMN, nantinya diproyeksikan untuk masuk pada skema KPBU dan investasi langsung.
&amp;ldquo;Dari 466 triliun hanya 19% dari APBN, dan APBN-nya tidak akan menganggu pajak tapi bergantung kepada pengelolaan aset. Bumn bisa terlibat dengan skema KPBU,&amp;rdquo;  ujarnya dalam acara konsultasi publik dengan BUMN Penyusunan RPJMN 2020-2024 di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).
Salah satu contoh yang bisa dikerjakan BUMN lewat skema KPBU adalah  untuk pembangunan infrastruktur. Misalnya pembangunan gedung, serta  sarana umum lainnya seperti sekolah dan rumah sakit.
&amp;ldquo;Kita akan bikin apartemen dinas dengan skema KPBU. Kalo ada BUMN  ikut maka dia bangun apartemennya sampai selesai, katakanah dapat  konsesi 20 tahun, tiap tahun akan membangun. Ini satu hal yang sudah  pasti,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/11/06/54129/273501_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jumlah Pasokan Apartemen di Jakarta Capai Puncaknya pada 2019&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara sisanya BUMN bisa masuk untuk investasi langsung. Misalnya   Perumnas ingin melakukan investasi langsung dengan membangun rumah  komersil. Atau BUMN lainnya yang bisa membangun pusat komersial di ibu  kota baru seperti mall dan perkantoran.
&amp;ldquo;Perumnas misalnya mau investasi bangun rumah langsung,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Sulawesi Juga Akan Dapat Manfaat Ekonominya</content:encoded></item></channel></rss>
