<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Wall Street Terombang-ambing karena Saham Microsoft dan Apple</title><description>Wall Street ditutup bergerak dua arah ditopang kenaikan saham Microsoft yang mampu mengimbangi tumbangnya saham Apple</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/278/2107114/wall-street-terombang-ambing-karena-saham-microsoft-dan-apple</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/278/2107114/wall-street-terombang-ambing-karena-saham-microsoft-dan-apple"/><item><title>      Wall Street Terombang-ambing karena Saham Microsoft dan Apple</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/278/2107114/wall-street-terombang-ambing-karena-saham-microsoft-dan-apple</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/278/2107114/wall-street-terombang-ambing-karena-saham-microsoft-dan-apple</guid><pubDate>Jum'at 20 September 2019 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/20/278/2107114/wall-street-terombang-ambing-karena-saham-microsoft-dan-apple-ghGpaPMyW7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street Mixed (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/20/278/2107114/wall-street-terombang-ambing-karena-saham-microsoft-dan-apple-ghGpaPMyW7.jpg</image><title>Wall Street Mixed (Foto: Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Wall Street ditutup bergerak dua arah (mixed) pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagu WIB) ditopang kenaikan saham Microsoft yang mampu mengimbangi tumbangnya saham Apple, sehari setelah The Fed menurunkan suku bunga acuannya.

Saham Microsoft naik 1,8% setelah berencana buy back saham USD40 miliar, sementara saham Apple (AAPL.O) turun 0,8%. Indeks S&amp;amp;P 500 pun berakhir flat dari posisi perdagangan sebelumnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Ditopang Saham-Saham Energi dan Turunnya Fed Rate
Seperti dilansir Reuters, Jakarta, Jumat (20/7/2019), indeks Dow Jones Industrial Average  turun 0,19% menjadi 27.094,79, sedangkan indeks Nasdaq Composite naik tipis 0,07% menjadi 8.182,88. Indeks S&amp;amp;P 500 naik tipis ke 3.006,79.

&quot;Pendapatan perusahaan terus berkembang, meskipun melambat, dan kami berharap akan berlanjut hingga 2020,&quot; kata Direktur Investasi Senior Bank Wealth Management AS Bill Northey.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Galau Pasca-The Fed Turunkan Suku Bunga
&amp;ldquo;Kami melihat valuasi tinggi tetapi tidak ekstrim pada saat ini. Itu bukan sesuatu yang menyebabkan kita gregetan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Sementara itu, indeks S&amp;amp;P 500 berada di bawah kurang dari 1% di  bawah rekor penutupan tertinggi pada Juli karena investor menjadi lebih  optimis tentang dimulainya kembali pembicaraan antara Amerika Serikat  dan China yang bertujuan meletakkan dasar bagi negosiasi perdagangan  tingkat tinggi pada awal Oktober. Pelonggaran baru-baru ini dalam  ketegangan perdagangan telah membantu tiga indeks utama pulih dari  kerugian sejak Agustus.

&quot;Ada sedikit lebih konstruktif akhir-akhir ini, tetapi jika ada  semacam kesepakatan itu akan menjadi sangat kecil, kesepakatan mini,  karena AS dan China masih sangat berjauhan dengan masalah-masalah  utama,&quot; kata Kepala Investasi EventShares Ben Phillips.

Di sisi lain, ekspektasi penurunan suku bunga lanjutnya oleh The Fed  juga mendorong sentimen. The Fed memberi sinyal akan memangkas kembali  suku bunga acuannya namun tergantung data ekonomi AS.
</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street ditutup bergerak dua arah (mixed) pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagu WIB) ditopang kenaikan saham Microsoft yang mampu mengimbangi tumbangnya saham Apple, sehari setelah The Fed menurunkan suku bunga acuannya.

Saham Microsoft naik 1,8% setelah berencana buy back saham USD40 miliar, sementara saham Apple (AAPL.O) turun 0,8%. Indeks S&amp;amp;P 500 pun berakhir flat dari posisi perdagangan sebelumnya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Ditopang Saham-Saham Energi dan Turunnya Fed Rate
Seperti dilansir Reuters, Jakarta, Jumat (20/7/2019), indeks Dow Jones Industrial Average  turun 0,19% menjadi 27.094,79, sedangkan indeks Nasdaq Composite naik tipis 0,07% menjadi 8.182,88. Indeks S&amp;amp;P 500 naik tipis ke 3.006,79.

&quot;Pendapatan perusahaan terus berkembang, meskipun melambat, dan kami berharap akan berlanjut hingga 2020,&quot; kata Direktur Investasi Senior Bank Wealth Management AS Bill Northey.
&amp;nbsp;Baca Juga: Wall Street Galau Pasca-The Fed Turunkan Suku Bunga
&amp;ldquo;Kami melihat valuasi tinggi tetapi tidak ekstrim pada saat ini. Itu bukan sesuatu yang menyebabkan kita gregetan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Sementara itu, indeks S&amp;amp;P 500 berada di bawah kurang dari 1% di  bawah rekor penutupan tertinggi pada Juli karena investor menjadi lebih  optimis tentang dimulainya kembali pembicaraan antara Amerika Serikat  dan China yang bertujuan meletakkan dasar bagi negosiasi perdagangan  tingkat tinggi pada awal Oktober. Pelonggaran baru-baru ini dalam  ketegangan perdagangan telah membantu tiga indeks utama pulih dari  kerugian sejak Agustus.

&quot;Ada sedikit lebih konstruktif akhir-akhir ini, tetapi jika ada  semacam kesepakatan itu akan menjadi sangat kecil, kesepakatan mini,  karena AS dan China masih sangat berjauhan dengan masalah-masalah  utama,&quot; kata Kepala Investasi EventShares Ben Phillips.

Di sisi lain, ekspektasi penurunan suku bunga lanjutnya oleh The Fed  juga mendorong sentimen. The Fed memberi sinyal akan memangkas kembali  suku bunga acuannya namun tergantung data ekonomi AS.
</content:encoded></item></channel></rss>
