<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Bali Baru Geliatkan Bisnis Kapal Wisata di Indonesia</title><description>Masifnya pembangunan infrastruktur dan fokus pemerintah pada pengembangan wisata, menggeliatkan bisnis kapal wisata.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/320/2107204/10-bali-baru-geliatkan-bisnis-kapal-wisata-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/320/2107204/10-bali-baru-geliatkan-bisnis-kapal-wisata-di-indonesia"/><item><title>10 Bali Baru Geliatkan Bisnis Kapal Wisata di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/320/2107204/10-bali-baru-geliatkan-bisnis-kapal-wisata-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/20/320/2107204/10-bali-baru-geliatkan-bisnis-kapal-wisata-di-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 20 September 2019 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/20/320/2107204/10-bali-baru-geliatkan-bisnis-kapal-wisata-di-indonesia-f21R4goHNF.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal Pinisi di Labuan Bajo (Foto: Okezone.com/Feby Novalius)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/20/320/2107204/10-bali-baru-geliatkan-bisnis-kapal-wisata-di-indonesia-f21R4goHNF.jpeg</image><title>Kapal Pinisi di Labuan Bajo (Foto: Okezone.com/Feby Novalius)</title></images><description>LABUAN BAJO - Masifnya pembangunan infrastruktur dan fokus pemerintah pada pengembangan wisata, menggeliatkan bisnis kapal wisata di dalam negeri, khususnya di Labuan Bajo. Pengusaha mengaku, sekarang bisnis ini mulai mendapatkan keuntungan.
Director of Marketinf Eva Tanudjaja Seasafari mengungkapkan, sekira 4 tahun belakangan jumlah wisatawan ke Labuan Bajo semakin meningkat. Dia mengakui, program seperti Destinasi Wisata Prioritas atau 10 Bali Baru sangat berdampak pada pariwisata dalam negeri.

&quot;Potensi bisnis kapal seperti ini sangat besar, dengan segmen atau layanan yang ditawarkan berbeda-beda. Tapi pembangunan infrastruktur dan kampanye pemerintah soal wisata Indonesia juga meningkat,&quot; ujarnya, di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (20/9/2019).
Baca Juga: Kisah Kapten Kartini, Sulitnya Pelaut Wanita Diterima di Perusahaan PelayaranKhusus Seasafari, jumlah wisatawan yang menggunakan jasa pelayaran  dan wisata terbantu dengan kerjasama bersama pemerintah. Hal tersebut  pun mampu meningkatkan pendapatan perusahaan.
&quot;10 tahun pertama masih rugi, setelah itu di tahun berikutnya mulai  mendapat untung. Ditambah lagi dukungan pemerintah sekarang, di mana  kita juga co-branding dengan Kementerian Pariwisata. Dengan ini trip  dari Kemenpar diberi kesempatan ke kita. Jadi prioritas,&quot; ujarnya.

Dia mengatakan, jumlah wisatawan khusus yang dilayani pihak Seasafari  masih didominasi dari luar Indonesia. Pasalnya, kapal ini kebanyakan  untuk disewa beberapa hari di Labuan Bajo.
&quot;Wisatawan asing itu 60%, kalau yang lokal 40%. Tapi dua tahun belakangan ini, domestik juga meningkat,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Kisah Nakhoda Wanita Pertama RI, Kartini Rela Tinggalkan Anak hingga Hadapi Amukan Badai</description><content:encoded>LABUAN BAJO - Masifnya pembangunan infrastruktur dan fokus pemerintah pada pengembangan wisata, menggeliatkan bisnis kapal wisata di dalam negeri, khususnya di Labuan Bajo. Pengusaha mengaku, sekarang bisnis ini mulai mendapatkan keuntungan.
Director of Marketinf Eva Tanudjaja Seasafari mengungkapkan, sekira 4 tahun belakangan jumlah wisatawan ke Labuan Bajo semakin meningkat. Dia mengakui, program seperti Destinasi Wisata Prioritas atau 10 Bali Baru sangat berdampak pada pariwisata dalam negeri.

&quot;Potensi bisnis kapal seperti ini sangat besar, dengan segmen atau layanan yang ditawarkan berbeda-beda. Tapi pembangunan infrastruktur dan kampanye pemerintah soal wisata Indonesia juga meningkat,&quot; ujarnya, di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (20/9/2019).
Baca Juga: Kisah Kapten Kartini, Sulitnya Pelaut Wanita Diterima di Perusahaan PelayaranKhusus Seasafari, jumlah wisatawan yang menggunakan jasa pelayaran  dan wisata terbantu dengan kerjasama bersama pemerintah. Hal tersebut  pun mampu meningkatkan pendapatan perusahaan.
&quot;10 tahun pertama masih rugi, setelah itu di tahun berikutnya mulai  mendapat untung. Ditambah lagi dukungan pemerintah sekarang, di mana  kita juga co-branding dengan Kementerian Pariwisata. Dengan ini trip  dari Kemenpar diberi kesempatan ke kita. Jadi prioritas,&quot; ujarnya.

Dia mengatakan, jumlah wisatawan khusus yang dilayani pihak Seasafari  masih didominasi dari luar Indonesia. Pasalnya, kapal ini kebanyakan  untuk disewa beberapa hari di Labuan Bajo.
&quot;Wisatawan asing itu 60%, kalau yang lokal 40%. Tapi dua tahun belakangan ini, domestik juga meningkat,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Kisah Nakhoda Wanita Pertama RI, Kartini Rela Tinggalkan Anak hingga Hadapi Amukan Badai</content:encoded></item></channel></rss>
