<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bidik Pasar Umrah, Maskapai LCC Arab Saudi Mulai Beroperasi di Bandara Soetta</title><description>Pembukaan rute penerbangan ini merupakan respon atas tingginya minat masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan umrah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/23/320/2108087/bidik-pasar-umrah-maskapai-lcc-arab-saudi-mulai-beroperasi-di-bandara-soetta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/23/320/2108087/bidik-pasar-umrah-maskapai-lcc-arab-saudi-mulai-beroperasi-di-bandara-soetta"/><item><title>Bidik Pasar Umrah, Maskapai LCC Arab Saudi Mulai Beroperasi di Bandara Soetta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/23/320/2108087/bidik-pasar-umrah-maskapai-lcc-arab-saudi-mulai-beroperasi-di-bandara-soetta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/23/320/2108087/bidik-pasar-umrah-maskapai-lcc-arab-saudi-mulai-beroperasi-di-bandara-soetta</guid><pubDate>Senin 23 September 2019 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/23/320/2108087/bidik-pasar-umrah-maskapai-lcc-arab-saudi-mulai-beroperasi-di-bandara-soetta-Kn4Nr66P1D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jamaah Haji (Foto: Okezone.com/Widi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/23/320/2108087/bidik-pasar-umrah-maskapai-lcc-arab-saudi-mulai-beroperasi-di-bandara-soetta-Kn4Nr66P1D.jpg</image><title>Jamaah Haji (Foto: Okezone.com/Widi)</title></images><description>JAKARTA - Tingginya pasar umrah di Indonesia membuat Flynas, maskapai penerbangan nasional Saudi Arabia dan maskapai berbiaya rendah di Timur Tengah membuka rute penerbangan Jakarta - Madinah, dan Jeddah - Jakarta.
&amp;nbsp;Baca Juga: Startup Umrah Digital RI-Arab Saudi, Nasib Industri Travel?
Direktur Komunikasi dan juru bicara Flynas Ahmed Ibrahim Al-Musained mengatakan, pembukaan rute penerbangan ini merupakan respon atas tingginya minat masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan umrah.

&quot;Jakarta telah menjadi salah satu tujuan wisata utama dan favorit Flynas,&quot; kata Ahmed dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (23/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sasar Bisnis Umrah, RI-Arab Saudi Perkuat Ekonomi Digital
Sejak beroperasi tahun lalu, kata Ahmed, Flynas telah mengangkut lebih dari 200 ribu jemaah umrah asal Indonesia. Langkah Flynas ini, kata dia, upaya untuk mengimbangi target ambisius Visi Kerajaan 2030 untuk menampung 30 juta tamu umrah dan masing-masing 5 juta jamaah haji setiap tahun.

Direktur Komersial Flynas Maen A Hussein mengatakan, Indonesia merupakan pasar potensial dan pasar kedua Flynas. Oleh karena itu, Flynas telah menempatkan dan menambahkan Indonesia sebagai pasar strategis utama dan rute jaringan Flynas.
&amp;nbsp;Antusiasme Flynas untuk melayani penerbangan umrah, kata Ahmed,  didasari atas tingginya jumlah visa umrah yang dikeluarkan Arab Saudi  untuk pasar Indonesia yang melebihi 1 juta setahun dan jumlah penumpang  haji melebihi 220.000 orang.

Dia mengatakan, Flynas mengoperasikan Boeing 747 untuk melayani rute  Saudi Arabia-Jakarta, dan Flynas telah menyusun rencana pertumbuhan  operasi komersial Smart di pasar Indonesia untuk meningkatkan frekuensi  dan menambah kota-kota baru ke dalam operasi dan jaringan Flynas.

Flynas akan melayani jemaah umrah dengan dua penerbangan nonstop  setiap minggu antara Jakarta - Madinah dan Jeddah - Jakarta menggunakan  Boeing 747-400. Secara reguler terbang setiap hari Minggu dan Selasa  dari Jakarta ke Median dan Sabtu - Senin dari Jeddah ke Jakarta.

Sementara Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim  Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) Joko  Asmoro berharap akan lebih banyak pilihan penerbangan untuk melayani  jemwah unrah menuju Arab Saudi.
&amp;nbsp;Joko berharap, Flynas terbang dari sejumlah kota lain mengingat   tingginya minat masyarakat di daerah untuk melaksanakan umrah. &quot;Tadi   disebutkan bahwa Flynas juga akan melayani jemaah umrag dari Medan,   Surabaya, dan Makassar,&quot; kata Joko.

Terkait dengan harga, Joko mengatakan, sekarang masalah harga sangat   terbuka dan masyarakat bisa memilih penerbangan yang diinginkan baik   oleh penyelenggara maupun oleh jemaah itu sendiri. Namun kebanyakan   jemaah Indonesia memilih terbang langsung ke Madinah dan pulang lewat   Jeddah. &quot;Flynas mengambil moment untuk terbang menuju Madinah dan   kembali lewat Jeddah,&quot; papar Joko.

Menyinggung target jemaah umrah, Joko mengatakan, tiap tahun selama   dua tahun terakhir ini jemaah umrah mencapai 1 juta orang. Ia   memperkirakan tahun ini naik.menjadi 1,2 juta orang.

Menurut Joko, realitas tersebut tidak lepas dari adanya perubahan   peraturan daei Pemerintah Arab Saudi, sehingga memudahkan masyarakat   untuk melaksanakan umrah. Seperti biometrik yang menurut Joko saat ini   tidak lagi.menjadi syarat untuk mengurus visa. Selain itu, tidak ada   lagi aturan umrah berulang yang diwajibkan membayar 2000 riyal, tetapi   diganti dengan government fee sebesar300 riyal.</description><content:encoded>JAKARTA - Tingginya pasar umrah di Indonesia membuat Flynas, maskapai penerbangan nasional Saudi Arabia dan maskapai berbiaya rendah di Timur Tengah membuka rute penerbangan Jakarta - Madinah, dan Jeddah - Jakarta.
&amp;nbsp;Baca Juga: Startup Umrah Digital RI-Arab Saudi, Nasib Industri Travel?
Direktur Komunikasi dan juru bicara Flynas Ahmed Ibrahim Al-Musained mengatakan, pembukaan rute penerbangan ini merupakan respon atas tingginya minat masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan umrah.

&quot;Jakarta telah menjadi salah satu tujuan wisata utama dan favorit Flynas,&quot; kata Ahmed dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (23/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sasar Bisnis Umrah, RI-Arab Saudi Perkuat Ekonomi Digital
Sejak beroperasi tahun lalu, kata Ahmed, Flynas telah mengangkut lebih dari 200 ribu jemaah umrah asal Indonesia. Langkah Flynas ini, kata dia, upaya untuk mengimbangi target ambisius Visi Kerajaan 2030 untuk menampung 30 juta tamu umrah dan masing-masing 5 juta jamaah haji setiap tahun.

Direktur Komersial Flynas Maen A Hussein mengatakan, Indonesia merupakan pasar potensial dan pasar kedua Flynas. Oleh karena itu, Flynas telah menempatkan dan menambahkan Indonesia sebagai pasar strategis utama dan rute jaringan Flynas.
&amp;nbsp;Antusiasme Flynas untuk melayani penerbangan umrah, kata Ahmed,  didasari atas tingginya jumlah visa umrah yang dikeluarkan Arab Saudi  untuk pasar Indonesia yang melebihi 1 juta setahun dan jumlah penumpang  haji melebihi 220.000 orang.

Dia mengatakan, Flynas mengoperasikan Boeing 747 untuk melayani rute  Saudi Arabia-Jakarta, dan Flynas telah menyusun rencana pertumbuhan  operasi komersial Smart di pasar Indonesia untuk meningkatkan frekuensi  dan menambah kota-kota baru ke dalam operasi dan jaringan Flynas.

Flynas akan melayani jemaah umrah dengan dua penerbangan nonstop  setiap minggu antara Jakarta - Madinah dan Jeddah - Jakarta menggunakan  Boeing 747-400. Secara reguler terbang setiap hari Minggu dan Selasa  dari Jakarta ke Median dan Sabtu - Senin dari Jeddah ke Jakarta.

Sementara Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim  Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) Joko  Asmoro berharap akan lebih banyak pilihan penerbangan untuk melayani  jemwah unrah menuju Arab Saudi.
&amp;nbsp;Joko berharap, Flynas terbang dari sejumlah kota lain mengingat   tingginya minat masyarakat di daerah untuk melaksanakan umrah. &quot;Tadi   disebutkan bahwa Flynas juga akan melayani jemaah umrag dari Medan,   Surabaya, dan Makassar,&quot; kata Joko.

Terkait dengan harga, Joko mengatakan, sekarang masalah harga sangat   terbuka dan masyarakat bisa memilih penerbangan yang diinginkan baik   oleh penyelenggara maupun oleh jemaah itu sendiri. Namun kebanyakan   jemaah Indonesia memilih terbang langsung ke Madinah dan pulang lewat   Jeddah. &quot;Flynas mengambil moment untuk terbang menuju Madinah dan   kembali lewat Jeddah,&quot; papar Joko.

Menyinggung target jemaah umrah, Joko mengatakan, tiap tahun selama   dua tahun terakhir ini jemaah umrah mencapai 1 juta orang. Ia   memperkirakan tahun ini naik.menjadi 1,2 juta orang.

Menurut Joko, realitas tersebut tidak lepas dari adanya perubahan   peraturan daei Pemerintah Arab Saudi, sehingga memudahkan masyarakat   untuk melaksanakan umrah. Seperti biometrik yang menurut Joko saat ini   tidak lagi.menjadi syarat untuk mengurus visa. Selain itu, tidak ada   lagi aturan umrah berulang yang diwajibkan membayar 2000 riyal, tetapi   diganti dengan government fee sebesar300 riyal.</content:encoded></item></channel></rss>
