<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan karena Demo, IHSG-Rupiah Lemas Tersengat Perang Dagang</title><description>Jeda siang ini, tercatat IHSG telah mengalami penurunan 86,68 poin atau sebesar 1,39% ke level 6.119,51</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/278/2108695/bukan-karena-demo-ihsg-rupiah-lemas-tersengat-perang-dagang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/278/2108695/bukan-karena-demo-ihsg-rupiah-lemas-tersengat-perang-dagang"/><item><title>Bukan karena Demo, IHSG-Rupiah Lemas Tersengat Perang Dagang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/278/2108695/bukan-karena-demo-ihsg-rupiah-lemas-tersengat-perang-dagang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/278/2108695/bukan-karena-demo-ihsg-rupiah-lemas-tersengat-perang-dagang</guid><pubDate>Selasa 24 September 2019 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rizqa Leony Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/24/278/2108695/bukan-karena-demo-ihsg-rupiah-lemas-tersengat-perang-dagang-iowIVa0FQj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo Mahasiswa. (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/24/278/2108695/bukan-karena-demo-ihsg-rupiah-lemas-tersengat-perang-dagang-iowIVa0FQj.jpg</image><title>Demo Mahasiswa. (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah hingga jeda siang ini. Pergerakan pasar saham ini beriringan dengan nilai tukar Rupiah yang juga melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).
Hingga jeda siang ini, tercatat IHSG telah mengalami penurunan 86,68 poin atau sebesar 1,39% ke level 6.119,51. Terperosoknya IHSG diprediksi akan terus berlanjut pada perdagangan hari ini.
Baca Juga: Jeda Siang, IHSG Terperosok Makin Dalam ke 6.128
Di saat yang bersamaan, tren pelemahan ini terjadi di tengah aksi demonstrasi massa yang serentak digelar di beberapa wilayah Indonesia. Demonstrasi ini diadakan dalam rangka menolak pengesahan beberapa Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurut analis pasar modal Hans Kwee, tren pelemahan IHSG hari ini tidak terlalu dipengaruhi sentimen demonstrasi.
&quot;Mungkin ada, tapi tidak besar. Memang ada sebagian pasar yang mengkhawatirkan, tapi sebenarnya lebih kepada pengaruh eksternal,&quot; jelasnya saat dihubungi Okezone siang ini, Selasa (24/9/2019).
Baca Juga: Tak Mampu Keluar dari Zona Merah, IHSG Dibuka Melemah di 6.188
Hans Kwee menyatakan, melemahnya IHSG masih terkait dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Belum jelasnya pembicaraan damai antara kedua negara memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.
Hal itu juga mempengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS yang terus melemah. Rupiah diperkirakan akan terus berlanjut melanjutkan pelemahan akibat pengaruh eksternal.Pasalnya dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pertemuan  pembicaraan dan negosiasi antara AS dengan China. Bahkan delegasi China  juga telah berencana akan mengunjungi ladang pertanian di Montana dan  Nebraska selepas negosiasi dagang dilakukan.
&quot;Hal ini karena delegasi Tiongkok pulang lebih cepat dari jadwal yang  ada, sehingga hal itu cukup memberikan pengaruh bagi pasar,&quot; ujar Hans  Kwee.
Sebagai informasim perwakilan dagang China, yaitu Wakil Menteri  Pertanian dan Urusan Pedesaan Han Jun secara tiba-tiba pulang lebih  cepat dari jadwal negosiasi yang telah ditentukan. Pembatalan tersebut  diketahui akibat keputusan Donald Trump yang menolak perjanjian  perdagangan secara parsial dengan Tiongkok.
Hingga siang ini, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 20  poin atau 0,14% ke Rp14.105 per USD setelah tadi pagi melemah 7 poin  atau 0,05% ke level Rp14.092 per USD. Saat ini, Rupiah bergerak di  kisaran Rp14.080-Rp14.105 per USD.

</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah hingga jeda siang ini. Pergerakan pasar saham ini beriringan dengan nilai tukar Rupiah yang juga melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).
Hingga jeda siang ini, tercatat IHSG telah mengalami penurunan 86,68 poin atau sebesar 1,39% ke level 6.119,51. Terperosoknya IHSG diprediksi akan terus berlanjut pada perdagangan hari ini.
Baca Juga: Jeda Siang, IHSG Terperosok Makin Dalam ke 6.128
Di saat yang bersamaan, tren pelemahan ini terjadi di tengah aksi demonstrasi massa yang serentak digelar di beberapa wilayah Indonesia. Demonstrasi ini diadakan dalam rangka menolak pengesahan beberapa Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurut analis pasar modal Hans Kwee, tren pelemahan IHSG hari ini tidak terlalu dipengaruhi sentimen demonstrasi.
&quot;Mungkin ada, tapi tidak besar. Memang ada sebagian pasar yang mengkhawatirkan, tapi sebenarnya lebih kepada pengaruh eksternal,&quot; jelasnya saat dihubungi Okezone siang ini, Selasa (24/9/2019).
Baca Juga: Tak Mampu Keluar dari Zona Merah, IHSG Dibuka Melemah di 6.188
Hans Kwee menyatakan, melemahnya IHSG masih terkait dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Belum jelasnya pembicaraan damai antara kedua negara memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.
Hal itu juga mempengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS yang terus melemah. Rupiah diperkirakan akan terus berlanjut melanjutkan pelemahan akibat pengaruh eksternal.Pasalnya dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pertemuan  pembicaraan dan negosiasi antara AS dengan China. Bahkan delegasi China  juga telah berencana akan mengunjungi ladang pertanian di Montana dan  Nebraska selepas negosiasi dagang dilakukan.
&quot;Hal ini karena delegasi Tiongkok pulang lebih cepat dari jadwal yang  ada, sehingga hal itu cukup memberikan pengaruh bagi pasar,&quot; ujar Hans  Kwee.
Sebagai informasim perwakilan dagang China, yaitu Wakil Menteri  Pertanian dan Urusan Pedesaan Han Jun secara tiba-tiba pulang lebih  cepat dari jadwal negosiasi yang telah ditentukan. Pembatalan tersebut  diketahui akibat keputusan Donald Trump yang menolak perjanjian  perdagangan secara parsial dengan Tiongkok.
Hingga siang ini, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 20  poin atau 0,14% ke Rp14.105 per USD setelah tadi pagi melemah 7 poin  atau 0,05% ke level Rp14.092 per USD. Saat ini, Rupiah bergerak di  kisaran Rp14.080-Rp14.105 per USD.

</content:encoded></item></channel></rss>
