<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Tani Nasional, Kacang Hijau Indonesia Melenggang ke Filipina hingga China</title><description>Setiap tanggal 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108333/hari-tani-nasional-kacang-hijau-indonesia-melenggang-ke-filipina-hingga-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108333/hari-tani-nasional-kacang-hijau-indonesia-melenggang-ke-filipina-hingga-china"/><item><title>Hari Tani Nasional, Kacang Hijau Indonesia Melenggang ke Filipina hingga China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108333/hari-tani-nasional-kacang-hijau-indonesia-melenggang-ke-filipina-hingga-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108333/hari-tani-nasional-kacang-hijau-indonesia-melenggang-ke-filipina-hingga-china</guid><pubDate>Selasa 24 September 2019 06:53 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/23/320/2108333/hari-tani-nasional-kacang-hijau-indonesia-melenggang-ke-filipina-hingga-china-rjzD8JiCEc.png" expression="full" type="image/jpeg">Hari Tani Nasional, Kacang Hijau RI Melenggang ke China (Foto: Instagram Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/23/320/2108333/hari-tani-nasional-kacang-hijau-indonesia-melenggang-ke-filipina-hingga-china-rjzD8JiCEc.png</image><title>Hari Tani Nasional, Kacang Hijau RI Melenggang ke China (Foto: Instagram Kementan)</title></images><description> 
JAKARTA - Setiap tanggal 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional. Saat ini pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia dengan berbagai upaya kebijakan, meski masih ada permasalahan yang belum selesai.
&amp;nbsp;Baca Juga: Program Santri Tani Milenial Untuk Cetak Eksportir Milenial
Salah satu komoditas yang tengah naik daun adalah kacang hijau. Ternyata, Indonesia  sudah melakukan ekspor ke Filipina hingga China. Tentunya, selain ekspor kacang hijau, pemerintah juga menorehkan prestasi dengan ekspor jagung dan beras yang selama ini impor.
&quot;SobaTani, komoditas kacang hijau semakin mendunia. Awal September ini, kacang hijau telah diekspor ke Filipina dan Tiongkok, lho. Nah, saatnya #PetaniMilenial turut serta jadi bagian #EksporKita. Tertarik?,&quot; demikian dikutip dalam akun Instagram @kementerianpertanian, Selasa (24/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenaikan Nilai Ekspor Pertanian Dinilai Patut Diapresiasikan
Dengan luas panen kacang hijau mencapai 66.498 ha, 35 kontainer kacang hijau dari komoditas yang berasal dari para petani di Jawa Timur akan segera di ekspor ke dua negara itu.
&amp;nbsp;Selain kacang hijau, ternyata sarang burung walet Indonesia juga  diminati oleh dunia. Hal ini dibuktikan dengan Indonesia yang kini  menjadi pemasok terbesar sarang burung walet di pasar global.
78% kebutuhan sarang burung walet nyatanya dipasok dari Bumi Pertiwi.  Hal ini tak terlepas karena Indonesia merupakan habitat yang nyaman  bagi burung walet.
Ekspor sarang burung walet Indonesia pada tahun 2018 tercatat  mencapai Rp40 triliun. Selain menjadi habitat utama, Indonesia juga  merupakan tempat yang cocok dengan perkembangbiakan walet, sehingga  sarang walet dapat sangat banyak diproduksi dan membawa Indonesia  menjadi eksportir sarang burung walet nomor satu di dunia.
Lalu RI juga ekspor sarang burung walet. Pada tahun 2018 tercatat  mencapai Rp40 triliun. Selain menjadi habitat utama, Indonesia juga  merupakan tempat yang cocok dengan perkembangbiakan walet, sehingga  sarang walet dapat sangat banyak diproduksi dan membawa Indonesia  menjadi eksportir sarang burung walet nomor satu di dunia</description><content:encoded> 
JAKARTA - Setiap tanggal 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional. Saat ini pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia dengan berbagai upaya kebijakan, meski masih ada permasalahan yang belum selesai.
&amp;nbsp;Baca Juga: Program Santri Tani Milenial Untuk Cetak Eksportir Milenial
Salah satu komoditas yang tengah naik daun adalah kacang hijau. Ternyata, Indonesia  sudah melakukan ekspor ke Filipina hingga China. Tentunya, selain ekspor kacang hijau, pemerintah juga menorehkan prestasi dengan ekspor jagung dan beras yang selama ini impor.
&quot;SobaTani, komoditas kacang hijau semakin mendunia. Awal September ini, kacang hijau telah diekspor ke Filipina dan Tiongkok, lho. Nah, saatnya #PetaniMilenial turut serta jadi bagian #EksporKita. Tertarik?,&quot; demikian dikutip dalam akun Instagram @kementerianpertanian, Selasa (24/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenaikan Nilai Ekspor Pertanian Dinilai Patut Diapresiasikan
Dengan luas panen kacang hijau mencapai 66.498 ha, 35 kontainer kacang hijau dari komoditas yang berasal dari para petani di Jawa Timur akan segera di ekspor ke dua negara itu.
&amp;nbsp;Selain kacang hijau, ternyata sarang burung walet Indonesia juga  diminati oleh dunia. Hal ini dibuktikan dengan Indonesia yang kini  menjadi pemasok terbesar sarang burung walet di pasar global.
78% kebutuhan sarang burung walet nyatanya dipasok dari Bumi Pertiwi.  Hal ini tak terlepas karena Indonesia merupakan habitat yang nyaman  bagi burung walet.
Ekspor sarang burung walet Indonesia pada tahun 2018 tercatat  mencapai Rp40 triliun. Selain menjadi habitat utama, Indonesia juga  merupakan tempat yang cocok dengan perkembangbiakan walet, sehingga  sarang walet dapat sangat banyak diproduksi dan membawa Indonesia  menjadi eksportir sarang burung walet nomor satu di dunia.
Lalu RI juga ekspor sarang burung walet. Pada tahun 2018 tercatat  mencapai Rp40 triliun. Selain menjadi habitat utama, Indonesia juga  merupakan tempat yang cocok dengan perkembangbiakan walet, sehingga  sarang walet dapat sangat banyak diproduksi dan membawa Indonesia  menjadi eksportir sarang burung walet nomor satu di dunia</content:encoded></item></channel></rss>
