<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamena Belum Kondusif, 5 SPBU Ditutup</title><description>Lima lembaga penyalur BBM di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk sementara waktu tidak beroperasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108638/wamena-belum-kondusif-5-spbu-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108638/wamena-belum-kondusif-5-spbu-ditutup"/><item><title>Wamena Belum Kondusif, 5 SPBU Ditutup</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108638/wamena-belum-kondusif-5-spbu-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/24/320/2108638/wamena-belum-kondusif-5-spbu-ditutup</guid><pubDate>Selasa 24 September 2019 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Chanry Andrew S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/24/320/2108638/wamena-belum-kondusif-5-spbu-ditutup-ntnNrc7UBo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamena Belum Kondusif, 5 SPBU Ditutup (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/24/320/2108638/wamena-belum-kondusif-5-spbu-ditutup-ntnNrc7UBo.jpg</image><title>Wamena Belum Kondusif, 5 SPBU Ditutup (Foto: Ist)</title></images><description> 
JAYAPURA &amp;ndash; Menyusul aksi massa yang berujung tindakan anarkis para demonstran yang terjadi pada Senin 23 September dan menyebabkan kerusakan fasilitas umum di beberapa titik di wilayah kota Wamena, kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, lima lembaga penyalur BBM di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk sementara waktu tidak beroperasi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Polri Sebut Kelompok KNPB Dalang Kerusuhan di Wamena
Unit Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, menyampaikan bahwa atas pertimbangan kondisi keamanan, kelima lembaga penyalur yang merupakan SPBU Kompak tersebut tutup sementara hingga ada rekomendasi dari aparat keamanan untuk beroperasi kembali.

&quot;SPBU di Wamena kami laporkan dalam keadaan aman, tidak ada kerusakan dan hanya menghentikan operasi sementara waktu. Pertimbangan penutupan sementara SPBU ini terkait aspek keselamatan dan keamanan petugas SPBU dan aset SPBU, serta rekomendasi dari aparat keamanan,&quot; ujar Brasto dalam siaran pers Unit Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR MOR VIII Pertamina, Selasa (24/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: DPRD se-Papua Sampaikan 8 Aspirasi ke Presiden Jokowi
Lanjut Brasto, bahwa SPBU di Wamena akan dibuka kembali apabila situasi keamanan sudah memungkinkan sesuai dengan koordinasi dengan aparat keamanan. Adapun pengiriman BBM ke Wamena yang dilakukan dengan menggunakan moda pesawat dari Jayapura juga akan dilakukan saat Bandara Wamena dibuka kembali.
&amp;nbsp;Terkait dengan pengiriman BBM ke Wamena, Brasto menjelaskan bahwa  saat ini stok BBM yang akan dikirimkan ke Wamena telah siap di Bandara  Sentani, Jayapura dan menunggu operasional Bandara Wamena dibuka kembali  oleh otoritas bandara.

&amp;ldquo;Saat ini, stok BBM telah siap di storage transportir di Bandara  Sentani dan akan dikirimkan ketika Bandara Wamena mulai beroperasi  kembali. Meskipun demikian, kami sampaikan stok BBM di Wamena masih  mencukupi untuk beberapa hari ke depan,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara itu, stok BBM untuk PLN Wilayah Wamena dilaporkan sebesar  10 kiloliter (KL) sudah tersedia di Bandara Wamena untuk kebutuhan PLTD  Wamena. Stok ini juga didukung dengan 41 KL lainnya yang telah siap di  Bandara Sentani.

Namun, saat ini belum dapat dikirimkan dengan pertimbangan keamanan untuk pendistribusian hingga ke PLTD.

Pertamina berharap agar situasi bisa segera kondusif kembali sehingga  penyaluran BBM dapat berjalan normal dan SPBU yang tutup dapat segera  buka kembali melayani masyarakat.
&amp;nbsp;</description><content:encoded> 
JAYAPURA &amp;ndash; Menyusul aksi massa yang berujung tindakan anarkis para demonstran yang terjadi pada Senin 23 September dan menyebabkan kerusakan fasilitas umum di beberapa titik di wilayah kota Wamena, kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, lima lembaga penyalur BBM di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk sementara waktu tidak beroperasi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Polri Sebut Kelompok KNPB Dalang Kerusuhan di Wamena
Unit Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, menyampaikan bahwa atas pertimbangan kondisi keamanan, kelima lembaga penyalur yang merupakan SPBU Kompak tersebut tutup sementara hingga ada rekomendasi dari aparat keamanan untuk beroperasi kembali.

&quot;SPBU di Wamena kami laporkan dalam keadaan aman, tidak ada kerusakan dan hanya menghentikan operasi sementara waktu. Pertimbangan penutupan sementara SPBU ini terkait aspek keselamatan dan keamanan petugas SPBU dan aset SPBU, serta rekomendasi dari aparat keamanan,&quot; ujar Brasto dalam siaran pers Unit Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR MOR VIII Pertamina, Selasa (24/9/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: DPRD se-Papua Sampaikan 8 Aspirasi ke Presiden Jokowi
Lanjut Brasto, bahwa SPBU di Wamena akan dibuka kembali apabila situasi keamanan sudah memungkinkan sesuai dengan koordinasi dengan aparat keamanan. Adapun pengiriman BBM ke Wamena yang dilakukan dengan menggunakan moda pesawat dari Jayapura juga akan dilakukan saat Bandara Wamena dibuka kembali.
&amp;nbsp;Terkait dengan pengiriman BBM ke Wamena, Brasto menjelaskan bahwa  saat ini stok BBM yang akan dikirimkan ke Wamena telah siap di Bandara  Sentani, Jayapura dan menunggu operasional Bandara Wamena dibuka kembali  oleh otoritas bandara.

&amp;ldquo;Saat ini, stok BBM telah siap di storage transportir di Bandara  Sentani dan akan dikirimkan ketika Bandara Wamena mulai beroperasi  kembali. Meskipun demikian, kami sampaikan stok BBM di Wamena masih  mencukupi untuk beberapa hari ke depan,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara itu, stok BBM untuk PLN Wilayah Wamena dilaporkan sebesar  10 kiloliter (KL) sudah tersedia di Bandara Wamena untuk kebutuhan PLTD  Wamena. Stok ini juga didukung dengan 41 KL lainnya yang telah siap di  Bandara Sentani.

Namun, saat ini belum dapat dikirimkan dengan pertimbangan keamanan untuk pendistribusian hingga ke PLTD.

Pertamina berharap agar situasi bisa segera kondusif kembali sehingga  penyaluran BBM dapat berjalan normal dan SPBU yang tutup dapat segera  buka kembali melayani masyarakat.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
