<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Kopi, Bos Penantang Starbucks Ini Jadi Miliarder Kurang dari 20 Bulan</title><description>Jenny Qian Zhiya mendirikan startup Luckin Coffee pada 2017</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/25/320/2108673/bisnis-kopi-bos-penantang-starbucks-ini-jadi-miliarder-kurang-dari-20-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/25/320/2108673/bisnis-kopi-bos-penantang-starbucks-ini-jadi-miliarder-kurang-dari-20-bulan"/><item><title>Bisnis Kopi, Bos Penantang Starbucks Ini Jadi Miliarder Kurang dari 20 Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/25/320/2108673/bisnis-kopi-bos-penantang-starbucks-ini-jadi-miliarder-kurang-dari-20-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/25/320/2108673/bisnis-kopi-bos-penantang-starbucks-ini-jadi-miliarder-kurang-dari-20-bulan</guid><pubDate>Rabu 25 September 2019 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rizqa Leony Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/24/320/2108673/bisnis-kopi-bos-penantang-starbucks-ini-jadi-miliarder-kurang-dari-20-bulan-eRxVoLskfi.png" expression="full" type="image/jpeg">Pendiri Luckin Coffee (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/24/320/2108673/bisnis-kopi-bos-penantang-starbucks-ini-jadi-miliarder-kurang-dari-20-bulan-eRxVoLskfi.png</image><title>Pendiri Luckin Coffee (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Jenny Qian Zhiya mendirikan startup Luckin Coffee pada 2017 dan telah memperluas rantai pemasarannya ke 3.000 toko. Dalam waktu singkat, Luckin Coffee jadi penantang kopi asal Amerika, Starbucks.

Status miliarder Qian diraih setelah Luckin Coffee melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di bursa saham Nasdaq, New York, Amerika Serikat.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kisah Bos Maskapai Pramugari Berbikini yang Jadi Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia
Jenny Qian Zhiya, berhasil menjadi miliarder hanya dalam kurun waktu kurang dari 20 bulan. Sejak kemunculan pertamanya di Beijing, China, kelarisan Luckin Coffee ini sudah mampu menarik hati banyak konsumen.

Tidak ada yang menyangkal ambisi Luckin Coffee di industri kopi di China. Mereka mengklaim menghabiskan 1 miliar reiminbi (sekitar USD150 juta) untuk mendapatkan konsumen sambil membuka lebih dari 500 toko ritel dalam waktu setengah tahun.
&amp;nbsp;Baca Juga: 3 Wanita Indonesia Ini Didapuk Jadi Asia's Power Businesswomen
Melansir Forbes, Jakarta, Rabu (25/9/2019), Luckin yang kini berbasis di Xiamen ingin melangkah lebih jauh dengan membuka sebanyak 10.000 toko di seluruh China pada tahun 2021. Ekspansi yang cepat itu tak berjalan mulus-mulus saja, Luckin sempat kehilangan USD475 juta tahun lalu.
&amp;nbsp;
Meski begitu, pesatnya pertumbuhan perusahaan ini menarik investor.  Luckin berhasil mengumpulkan USD695 juta pada bulan Mei dalam IPO di  Nasdaq, dan sekarang memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD5,3 miliar.

Luckin juga berkelana ke luar negeri, bermitra dengan Grup Americana  yang berbasis di Kuwait untuk membuka kedai kopi di Timur Tengah dan  India. Qian adalah chief operating officer dari perusahaan penyewaan  mobil dan naik-naik UCAR yang berbasis di Beijing sebelum dia memulai  Luckin.

Hingga saat ini, pendiri Luckin Coffee Jenny Qian Zhiya telah  mengumpulkan kekayaan yang sangat mengesankan. Dia memiliki sekitar 20%  saham di perusahaan senilai lebih dari USD500 juta.

</description><content:encoded>JAKARTA - Jenny Qian Zhiya mendirikan startup Luckin Coffee pada 2017 dan telah memperluas rantai pemasarannya ke 3.000 toko. Dalam waktu singkat, Luckin Coffee jadi penantang kopi asal Amerika, Starbucks.

Status miliarder Qian diraih setelah Luckin Coffee melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di bursa saham Nasdaq, New York, Amerika Serikat.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kisah Bos Maskapai Pramugari Berbikini yang Jadi Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia
Jenny Qian Zhiya, berhasil menjadi miliarder hanya dalam kurun waktu kurang dari 20 bulan. Sejak kemunculan pertamanya di Beijing, China, kelarisan Luckin Coffee ini sudah mampu menarik hati banyak konsumen.

Tidak ada yang menyangkal ambisi Luckin Coffee di industri kopi di China. Mereka mengklaim menghabiskan 1 miliar reiminbi (sekitar USD150 juta) untuk mendapatkan konsumen sambil membuka lebih dari 500 toko ritel dalam waktu setengah tahun.
&amp;nbsp;Baca Juga: 3 Wanita Indonesia Ini Didapuk Jadi Asia's Power Businesswomen
Melansir Forbes, Jakarta, Rabu (25/9/2019), Luckin yang kini berbasis di Xiamen ingin melangkah lebih jauh dengan membuka sebanyak 10.000 toko di seluruh China pada tahun 2021. Ekspansi yang cepat itu tak berjalan mulus-mulus saja, Luckin sempat kehilangan USD475 juta tahun lalu.
&amp;nbsp;
Meski begitu, pesatnya pertumbuhan perusahaan ini menarik investor.  Luckin berhasil mengumpulkan USD695 juta pada bulan Mei dalam IPO di  Nasdaq, dan sekarang memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD5,3 miliar.

Luckin juga berkelana ke luar negeri, bermitra dengan Grup Americana  yang berbasis di Kuwait untuk membuka kedai kopi di Timur Tengah dan  India. Qian adalah chief operating officer dari perusahaan penyewaan  mobil dan naik-naik UCAR yang berbasis di Beijing sebelum dia memulai  Luckin.

Hingga saat ini, pendiri Luckin Coffee Jenny Qian Zhiya telah  mengumpulkan kekayaan yang sangat mengesankan. Dia memiliki sekitar 20%  saham di perusahaan senilai lebih dari USD500 juta.

</content:encoded></item></channel></rss>
