<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dody Budi Waluyo Jadi Komisioner OJK, Ini Latar Belakangnya!</title><description>Dody Budi Waluyo mengucapkan sumpah jabatan sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ex-officio dari BI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/20/2109725/dody-budi-waluyo-jadi-komisioner-ojk-ini-latar-belakangnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/20/2109725/dody-budi-waluyo-jadi-komisioner-ojk-ini-latar-belakangnya"/><item><title>Dody Budi Waluyo Jadi Komisioner OJK, Ini Latar Belakangnya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/20/2109725/dody-budi-waluyo-jadi-komisioner-ojk-ini-latar-belakangnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/20/2109725/dody-budi-waluyo-jadi-komisioner-ojk-ini-latar-belakangnya</guid><pubDate>Kamis 26 September 2019 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/26/20/2109725/dody-budi-waluyo-jadi-komisioner-ojk-ini-latar-belakangnya-opkrUZLNKe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komisioner OJK Dody Budi Waluyo (Foto: Bank Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/26/20/2109725/dody-budi-waluyo-jadi-komisioner-ojk-ini-latar-belakangnya-opkrUZLNKe.jpg</image><title>Komisioner OJK Dody Budi Waluyo (Foto: Bank Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Dody Budi Waluyo mengucapkan sumpah jabatan sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ex-officio dari Bank Indonesia (BI) pada Rabu 25 September 2019.
Dirinya mengucapkan sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, di Jakarta. Dody Budi Waluyo menggantikan Mirza Adityaswara yang masa jabatannya telah berakhir. Demikian berdasarkan keterangan tertulis BI.
Baca Juga: Bank Dunia Ingatkan soal Perlambatan Ekonomi RI, Sri Mulyani Waspada 
Pengucapan sumpah dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82/P tahun 2019 tanggal 3 September 2019. Dalam pelaksanaan sumpahnya, Dody berkomitmen akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK ex-officio dari Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan yang berkenaan dengan tugas dan kewajiban.
Pengucapan sumpah tersebut disaksikan oleh Gubernur Bank Indonesia, pimpinan Mahkamah Agung, pimpinan OJK, dan para Hakim Agung.
Baca Juga: The Fed Perkirakan AS Tak Akan Alami Resesi
Dody Budi Waluyo resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18 April 2018 sesuai dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 69/P Tahun 2018 tanggal 13 April 2018, untuk periode jabatan 2018 &amp;ndash; 2023. Sebelumnya sebagai Asisten Gubernur, Dody adalah Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi &amp;amp; Moneter sejak tahun 2016 hingga Maret 2018.Posisi penting lainnya yg pernah dijabat Dody, salah satu ekonom  terbaik Bank Indonesia, a.l.sebagai Kepala Departemen Manajemen  Strategis &amp;amp; Tata Kelola selama kurun waktu 2014-2016, Kepala  Departemen Kebijakan Ekonomi &amp;amp; Moneter (2013-2014), Kepala  Departemen Perencanaan Strategis &amp;amp; Hubungan Masyarakat (2012-2013),  Direktur Direktorat Internasional (2012), Kepala Biro Direktorat  Internasional (2010-2012). Dody juga pernah menjabat Deputi Direktur  Departemen Sumber Daya Manusia (2010), Kepala Biro Direktorat  Pengelolaan Moneter (2006-2010), Peneliti Ekonomi Madya Senior  Direktorat Statistik Ekonomi &amp;amp; Moneter (2005-2006), Kepala Bagian  Direktorat Statistik Ekonomi &amp;amp; Moneter (2003-2005), serta Kepala  Bagian Departemen Sumber Daya Manusia (2002-2003).
Baca Juga: Bank Dunia Ingatkan soal Perlambatan Ekonomi RI, Sri Mulyani Waspada 
Mengawali kariernya di Bank Indonesia sebagai Staf Departemen Sumber  Daya Manusia pada tahun 1988, Dodi juga pernah bertugas sebagai anggota   Working Group G20, BIS, IMF, dan World Bank, di Bidang Moneter dan  Keuangan. Selanjutnya Dody menjadi anggota Working Group FDI Statistics  di ASEAN pada 2003-2006, dan sebagai Advisor to Executive Directorat  South East Asia Voting Group Office, International Monetary Fund,  Washington D.C, USA pada tahun 2000-2003.
Dody lahir di Jakarta, 19 September 1961. Ia menempuh pendidikan  sarjana di bidang Ilmu Ekonomi &amp;amp; Studi Pembangunan Universitas  Indonesia (UI). Kemudian, Dody melanjutkan pendidikan di University of  Colorado, AS dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA).</description><content:encoded>JAKARTA - Dody Budi Waluyo mengucapkan sumpah jabatan sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ex-officio dari Bank Indonesia (BI) pada Rabu 25 September 2019.
Dirinya mengucapkan sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, di Jakarta. Dody Budi Waluyo menggantikan Mirza Adityaswara yang masa jabatannya telah berakhir. Demikian berdasarkan keterangan tertulis BI.
Baca Juga: Bank Dunia Ingatkan soal Perlambatan Ekonomi RI, Sri Mulyani Waspada 
Pengucapan sumpah dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82/P tahun 2019 tanggal 3 September 2019. Dalam pelaksanaan sumpahnya, Dody berkomitmen akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK ex-officio dari Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan yang berkenaan dengan tugas dan kewajiban.
Pengucapan sumpah tersebut disaksikan oleh Gubernur Bank Indonesia, pimpinan Mahkamah Agung, pimpinan OJK, dan para Hakim Agung.
Baca Juga: The Fed Perkirakan AS Tak Akan Alami Resesi
Dody Budi Waluyo resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18 April 2018 sesuai dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 69/P Tahun 2018 tanggal 13 April 2018, untuk periode jabatan 2018 &amp;ndash; 2023. Sebelumnya sebagai Asisten Gubernur, Dody adalah Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi &amp;amp; Moneter sejak tahun 2016 hingga Maret 2018.Posisi penting lainnya yg pernah dijabat Dody, salah satu ekonom  terbaik Bank Indonesia, a.l.sebagai Kepala Departemen Manajemen  Strategis &amp;amp; Tata Kelola selama kurun waktu 2014-2016, Kepala  Departemen Kebijakan Ekonomi &amp;amp; Moneter (2013-2014), Kepala  Departemen Perencanaan Strategis &amp;amp; Hubungan Masyarakat (2012-2013),  Direktur Direktorat Internasional (2012), Kepala Biro Direktorat  Internasional (2010-2012). Dody juga pernah menjabat Deputi Direktur  Departemen Sumber Daya Manusia (2010), Kepala Biro Direktorat  Pengelolaan Moneter (2006-2010), Peneliti Ekonomi Madya Senior  Direktorat Statistik Ekonomi &amp;amp; Moneter (2005-2006), Kepala Bagian  Direktorat Statistik Ekonomi &amp;amp; Moneter (2003-2005), serta Kepala  Bagian Departemen Sumber Daya Manusia (2002-2003).
Baca Juga: Bank Dunia Ingatkan soal Perlambatan Ekonomi RI, Sri Mulyani Waspada 
Mengawali kariernya di Bank Indonesia sebagai Staf Departemen Sumber  Daya Manusia pada tahun 1988, Dodi juga pernah bertugas sebagai anggota   Working Group G20, BIS, IMF, dan World Bank, di Bidang Moneter dan  Keuangan. Selanjutnya Dody menjadi anggota Working Group FDI Statistics  di ASEAN pada 2003-2006, dan sebagai Advisor to Executive Directorat  South East Asia Voting Group Office, International Monetary Fund,  Washington D.C, USA pada tahun 2000-2003.
Dody lahir di Jakarta, 19 September 1961. Ia menempuh pendidikan  sarjana di bidang Ilmu Ekonomi &amp;amp; Studi Pembangunan Universitas  Indonesia (UI). Kemudian, Dody melanjutkan pendidikan di University of  Colorado, AS dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA).</content:encoded></item></channel></rss>
