<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cakupan Media Terluas, MNC Group Dipilih Sasa Sosialisasikan Penyedap Rasa</title><description>MSG atau penyedap rasa aman dikonsumsi bila sesuai takaran atau tak berlebihan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109492/cakupan-media-terluas-mnc-group-dipilih-sasa-sosialisasikan-penyedap-rasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109492/cakupan-media-terluas-mnc-group-dipilih-sasa-sosialisasikan-penyedap-rasa"/><item><title>Cakupan Media Terluas, MNC Group Dipilih Sasa Sosialisasikan Penyedap Rasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109492/cakupan-media-terluas-mnc-group-dipilih-sasa-sosialisasikan-penyedap-rasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109492/cakupan-media-terluas-mnc-group-dipilih-sasa-sosialisasikan-penyedap-rasa</guid><pubDate>Kamis 26 September 2019 09:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/26/320/2109492/cakupan-media-terluas-mnc-group-dipilih-sasa-sosialisasikan-penyedap-rasa-gqI7tvLdP5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MNC Group bersama PT Sasa Inti (Foto: Dokumentasi MNC Group)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/26/320/2109492/cakupan-media-terluas-mnc-group-dipilih-sasa-sosialisasikan-penyedap-rasa-gqI7tvLdP5.jpg</image><title>MNC Group bersama PT Sasa Inti (Foto: Dokumentasi MNC Group)</title></images><description>JAKARTA - MSG atau penyedap rasa aman dikonsumsi bila sesuai takaran atau tak berlebihan. Hal itu yang ingin disosialisasikan PT Sasa Inti, produsen penyedap rasa merek Sasa, kepada masyarakat di Tanah Air dengan menggandeng MNC Group.

&quot;Selama ini ada persepsi, kalau pakai MSG itu tidak bagus. Ternyata tidak, kalau kadarnya normal-normal saja, nggak ada masalah.  Ya, sama saja kalau orang makan garam kebanyakan, juga tidak bagus. Jadi, ini akan kita bantu sosialisasikan,&quot; ungkap Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Paparkan Perkembangan Bisnis, MNC Group Gelar Investor Gathering
Hal itu disampaikan Hary seusai penandatanganan kerja sama iklan dan sosialisasi antara PT Sasa Inti dan MNC Group di MNC Tower, Jakarta.
&amp;nbsp;
Dia pun menegaskan komitmen MNC Group untuk membantu PT Sasa Inti secara maksimal, dalam mengubah pandangan masyarakat terhadap penyedap rasa yang selama ini dinilai berbahaya bagi kesehatan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hary Tanoe: Pemerintah Perlu Bentuk Venture Capital Lokal untuk Suntik Startup Indonesia
&quot;Saya ucapkan terima kasih, Sasa berkenan untuk kerja sama dengan MNC Group. Kami menyambut baik, dan akan melakukan sebaik mungkin bagaimana masyarakat itu perlu paham tentang Sasa, bukan hanya sebagai bumbu masak, penyedap masakan,&quot; tutur pria yang telah memberikan kuliah umum di lebih dari 200 perguruan tinggi se-Indonesia itu.

Sementara itu, CEO PT Sasa Inti Rudolf Tjandranimpuno mengungkapkan alasannya mengandeng MNC Group. Besar dan luasnya jangkauan media milik MNC Group diyakininya bisa menyukseskan sosialisasi Sasa. Terlebih, selama ini sudah terjalin kerja sama yang baik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Di Depan Hary Tanoe, Sri Mulyani Buka-bukaan soal Ekonomi RI

&quot;Selama ini, kerja sama kita dengan MNC Group sangat baik sekali,  khususnya dalam hal media. Jadi, kita mau lebih maju lagi. Cakupannya  MNC Group itu kan 41%, ini bisa membawa Sasa ke arah kesuksesan yang  lebih baik,&quot; ungkap Rudolf.

Dia menambahkan kaum milenial menjadi salah satu target yang ingin  disasar. Sasa ingin memperbesar pasar di kalangan milenial yang menjadi  tumpuan ekonomi Indonesia ke depan. &quot;Kita melakukan studi, konsumen Sasa  kebanyakan usia milenial,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - MSG atau penyedap rasa aman dikonsumsi bila sesuai takaran atau tak berlebihan. Hal itu yang ingin disosialisasikan PT Sasa Inti, produsen penyedap rasa merek Sasa, kepada masyarakat di Tanah Air dengan menggandeng MNC Group.

&quot;Selama ini ada persepsi, kalau pakai MSG itu tidak bagus. Ternyata tidak, kalau kadarnya normal-normal saja, nggak ada masalah.  Ya, sama saja kalau orang makan garam kebanyakan, juga tidak bagus. Jadi, ini akan kita bantu sosialisasikan,&quot; ungkap Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Paparkan Perkembangan Bisnis, MNC Group Gelar Investor Gathering
Hal itu disampaikan Hary seusai penandatanganan kerja sama iklan dan sosialisasi antara PT Sasa Inti dan MNC Group di MNC Tower, Jakarta.
&amp;nbsp;
Dia pun menegaskan komitmen MNC Group untuk membantu PT Sasa Inti secara maksimal, dalam mengubah pandangan masyarakat terhadap penyedap rasa yang selama ini dinilai berbahaya bagi kesehatan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hary Tanoe: Pemerintah Perlu Bentuk Venture Capital Lokal untuk Suntik Startup Indonesia
&quot;Saya ucapkan terima kasih, Sasa berkenan untuk kerja sama dengan MNC Group. Kami menyambut baik, dan akan melakukan sebaik mungkin bagaimana masyarakat itu perlu paham tentang Sasa, bukan hanya sebagai bumbu masak, penyedap masakan,&quot; tutur pria yang telah memberikan kuliah umum di lebih dari 200 perguruan tinggi se-Indonesia itu.

Sementara itu, CEO PT Sasa Inti Rudolf Tjandranimpuno mengungkapkan alasannya mengandeng MNC Group. Besar dan luasnya jangkauan media milik MNC Group diyakininya bisa menyukseskan sosialisasi Sasa. Terlebih, selama ini sudah terjalin kerja sama yang baik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Di Depan Hary Tanoe, Sri Mulyani Buka-bukaan soal Ekonomi RI

&quot;Selama ini, kerja sama kita dengan MNC Group sangat baik sekali,  khususnya dalam hal media. Jadi, kita mau lebih maju lagi. Cakupannya  MNC Group itu kan 41%, ini bisa membawa Sasa ke arah kesuksesan yang  lebih baik,&quot; ungkap Rudolf.

Dia menambahkan kaum milenial menjadi salah satu target yang ingin  disasar. Sasa ingin memperbesar pasar di kalangan milenial yang menjadi  tumpuan ekonomi Indonesia ke depan. &quot;Kita melakukan studi, konsumen Sasa  kebanyakan usia milenial,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
