<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Gembira, Pembangunan MRT Jakarta Fase II Sampai Ancol Barat</title><description>PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memastikan depo kereta Fase II akan dibangun di Ancol Barat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109779/kabar-gembira-pembangunan-mrt-jakarta-fase-ii-sampai-ancol-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109779/kabar-gembira-pembangunan-mrt-jakarta-fase-ii-sampai-ancol-barat"/><item><title>Kabar Gembira, Pembangunan MRT Jakarta Fase II Sampai Ancol Barat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109779/kabar-gembira-pembangunan-mrt-jakarta-fase-ii-sampai-ancol-barat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/26/320/2109779/kabar-gembira-pembangunan-mrt-jakarta-fase-ii-sampai-ancol-barat</guid><pubDate>Kamis 26 September 2019 19:39 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/26/320/2109779/kabar-gembira-pembangunan-mrt-jakarta-fase-ii-sampai-ancol-barat-uFxfjTJpup.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek MRT Jakarta. (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/26/320/2109779/kabar-gembira-pembangunan-mrt-jakarta-fase-ii-sampai-ancol-barat-uFxfjTJpup.jpg</image><title>Proyek MRT Jakarta. (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memastikan depo kereta Fase II akan dibangun di Ancol Barat. Hal tersebut setelah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun tempat parkir kereta ini.
Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, proyek pembangunan depo yang masuk dalam paket C204 ini, menunggu pembebasan lahan dan desain awal. Setelah mendapatkan izin, pihaknya langsung mengurus masalah pembebasan lahannya.
Baca Juga: Mulai Bulan Depan, Naik MRT Tinggal Scan Barcode
&quot;Kita sudah dapat support untuk tempatkan depo di Ancol Barat, dari Pemprov sudah oke, Kemenhub juga. Sekarang kami sedang memastikan pembebasan lahan,&quot; ujarnya dalam acara paparan di Wisma Nusantara,Jakarta, Kamks (26/9/2019).
Menurut William, lahan depo merupakan  milik sebuah perusahaan. Namun dirinya sudah komunikasi dengan pemilik lahan dan mendapatkan persetujuan.

&quot;Lahan depo diidentifikasi dimiliki satu korporasi, kebutuhan lahan 19,5 hektar. Mekanisme pembebasan lahan oleh Pemprov DKI Jakarta, upaya menuju ke sana sudah kita lakukan dan pihak swastanya sudah mau membebaskan lahan untuk depo di Ancol Barat,&quot; jelasnya.
William pun mengaku sudah berkirim surat dengan JICA sebagai pemberi pinjaman. Dan hasilnya, JICA pun merespon posiif dan meminta kepada MRT Jakarta untuk melakukan studi kelayakan dan desain awal jalur penyambung dari Stasiun Kota ke Depo di Ancol Barat.
Baca Juga: MRT Jakarta Tawarkan Bangun Transportasi Modern di Ibu Kota Baru
&quot;Kita sudah bersurat ke JICA, mereka siap dukung pendanaan dan bantu untuk FS dan desainnya dari Kota ke Ancol Barat, itu ada tambahan 5 stasiun,&quot; ucapnya.
Diperkirakan akan ada lima stasiun tambahan yang terhubung dari Stasiun Kota menuju Ancol Barat. Namun tiga stasiun lagi masih belum memiliki nama karena titik pemberhentiannya masih belum pasti.&quot;Stasiun yang sudah pasti itu Gunung Sahari, Ancol, dan yang di Depo,  dua lagi kayaknya di Mangga Dua belum jelas penetapannya,&quot; kata  William.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tambahan dana, William masih  belum bisa memastikannya. Karena dana yang dibutuhkan baru bisa  terlihat ketika proses kajian selesai
Hingga kini investasi MRT Fase II sebesar Rp22,5 triliun. Namun dana  tersebut masih diperuntukan untuk rute Bundaran HI hingga Stasiun Kota.
&quot;Tambahan dana akan ketahuan saat FS, dua tiga bulan ke depan akan  kami sampaikan. Kemudian kita bicarakan opsi tambahannya ke mana kalau  ada tambahan,&quot; jelas William.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memastikan depo kereta Fase II akan dibangun di Ancol Barat. Hal tersebut setelah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun tempat parkir kereta ini.
Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, proyek pembangunan depo yang masuk dalam paket C204 ini, menunggu pembebasan lahan dan desain awal. Setelah mendapatkan izin, pihaknya langsung mengurus masalah pembebasan lahannya.
Baca Juga: Mulai Bulan Depan, Naik MRT Tinggal Scan Barcode
&quot;Kita sudah dapat support untuk tempatkan depo di Ancol Barat, dari Pemprov sudah oke, Kemenhub juga. Sekarang kami sedang memastikan pembebasan lahan,&quot; ujarnya dalam acara paparan di Wisma Nusantara,Jakarta, Kamks (26/9/2019).
Menurut William, lahan depo merupakan  milik sebuah perusahaan. Namun dirinya sudah komunikasi dengan pemilik lahan dan mendapatkan persetujuan.

&quot;Lahan depo diidentifikasi dimiliki satu korporasi, kebutuhan lahan 19,5 hektar. Mekanisme pembebasan lahan oleh Pemprov DKI Jakarta, upaya menuju ke sana sudah kita lakukan dan pihak swastanya sudah mau membebaskan lahan untuk depo di Ancol Barat,&quot; jelasnya.
William pun mengaku sudah berkirim surat dengan JICA sebagai pemberi pinjaman. Dan hasilnya, JICA pun merespon posiif dan meminta kepada MRT Jakarta untuk melakukan studi kelayakan dan desain awal jalur penyambung dari Stasiun Kota ke Depo di Ancol Barat.
Baca Juga: MRT Jakarta Tawarkan Bangun Transportasi Modern di Ibu Kota Baru
&quot;Kita sudah bersurat ke JICA, mereka siap dukung pendanaan dan bantu untuk FS dan desainnya dari Kota ke Ancol Barat, itu ada tambahan 5 stasiun,&quot; ucapnya.
Diperkirakan akan ada lima stasiun tambahan yang terhubung dari Stasiun Kota menuju Ancol Barat. Namun tiga stasiun lagi masih belum memiliki nama karena titik pemberhentiannya masih belum pasti.&quot;Stasiun yang sudah pasti itu Gunung Sahari, Ancol, dan yang di Depo,  dua lagi kayaknya di Mangga Dua belum jelas penetapannya,&quot; kata  William.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tambahan dana, William masih  belum bisa memastikannya. Karena dana yang dibutuhkan baru bisa  terlihat ketika proses kajian selesai
Hingga kini investasi MRT Fase II sebesar Rp22,5 triliun. Namun dana  tersebut masih diperuntukan untuk rute Bundaran HI hingga Stasiun Kota.
&quot;Tambahan dana akan ketahuan saat FS, dua tiga bulan ke depan akan  kami sampaikan. Kemudian kita bicarakan opsi tambahannya ke mana kalau  ada tambahan,&quot; jelas William.</content:encoded></item></channel></rss>
