<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Kekayaan Rp9,2 Triliun, Miliarder Ini Kian Berjaya di Filipina</title><description>Founder Phoenix Petrolium, Dennis Uy masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Filipina.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2109945/punya-kekayaan-rp9-2-triliun-miliarder-ini-kian-berjaya-di-filipina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2109945/punya-kekayaan-rp9-2-triliun-miliarder-ini-kian-berjaya-di-filipina"/><item><title>Punya Kekayaan Rp9,2 Triliun, Miliarder Ini Kian Berjaya di Filipina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2109945/punya-kekayaan-rp9-2-triliun-miliarder-ini-kian-berjaya-di-filipina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2109945/punya-kekayaan-rp9-2-triliun-miliarder-ini-kian-berjaya-di-filipina</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2019 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2109945/punya-kekayaan-rp9-2-triliun-miliarder-ini-kian-berjaya-di-filipina-gORVgfRumJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dennis Uy (Foto: Okezone.com/Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2109945/punya-kekayaan-rp9-2-triliun-miliarder-ini-kian-berjaya-di-filipina-gORVgfRumJ.jpg</image><title>Dennis Uy (Foto: Okezone.com/Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Founder Phoenix Petrolium, Dennis Uy masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Filipina. Dirinya saat ini memiliki kekayaan mencapai USD660 juta atau setara dengan Rp9,24 triliun.

Di balik kekayaannya tersebut, Uy dapat dibilang terburu-buru dalam mengejar kesuksesannya. Bagaimana tidak, lewat Udenna Group, dirinya mampy membeli lebih dari 50 perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Miliarder Ini Pensiun Dini di Usia 36 Tahun, Simak Strategi Keuangannya
Melansir dari Forbes, Jumat (27/9/2019) Uy mengawali kesuksesannya pada 2002 ketika ia mendirikan Phoenix Petrolium yang membuat dirinya menjadi pengecer bahan bakar swasta terbesar di Filipina. Dan kini, Uy dikabarkan sedang merintis usaha telekomunikasi bersama Udenna dengan China Telecom, Dito Telecommunity pada bulan Juli.
&amp;nbsp;
Beberapa orang khawatir tentang beban utang Udenna Group yang digunakan Uy untuk pembelian perusahaannya yang mencapai USD2 miliar atau setara dengan Rp28 triliun. Walaupun total utang perusahaan naik 38% di tahun terakhir, Namun Uy tidak mempermasalahkannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar 20 0rang Terkaya di Filipina
Menurutnya, tahun lalu Udenna membukukan laba sebesar 2,6 miliar peso karena penjualannya melonjak 86% menjadi 95 miliar peso.
Selanjutnya, Uy berencana memasukan Udenna Group  dalam daftar  backdoor listing. Hal ini dikarenakan, Udenna memiliki perjanjian  pertukaran saham dengan perusahaan induk telekomunikasi ISM  communications pada bulan Januari.

Perusahaan telekomunikasi itu adalah perusahaan yang Uy beli sahamnya  tahun lalu. Kini Uy sedang menunggu persetujuan regulator untuk  menyelesaikan kesepakatannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Founder Phoenix Petrolium, Dennis Uy masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Filipina. Dirinya saat ini memiliki kekayaan mencapai USD660 juta atau setara dengan Rp9,24 triliun.

Di balik kekayaannya tersebut, Uy dapat dibilang terburu-buru dalam mengejar kesuksesannya. Bagaimana tidak, lewat Udenna Group, dirinya mampy membeli lebih dari 50 perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Miliarder Ini Pensiun Dini di Usia 36 Tahun, Simak Strategi Keuangannya
Melansir dari Forbes, Jumat (27/9/2019) Uy mengawali kesuksesannya pada 2002 ketika ia mendirikan Phoenix Petrolium yang membuat dirinya menjadi pengecer bahan bakar swasta terbesar di Filipina. Dan kini, Uy dikabarkan sedang merintis usaha telekomunikasi bersama Udenna dengan China Telecom, Dito Telecommunity pada bulan Juli.
&amp;nbsp;
Beberapa orang khawatir tentang beban utang Udenna Group yang digunakan Uy untuk pembelian perusahaannya yang mencapai USD2 miliar atau setara dengan Rp28 triliun. Walaupun total utang perusahaan naik 38% di tahun terakhir, Namun Uy tidak mempermasalahkannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar 20 0rang Terkaya di Filipina
Menurutnya, tahun lalu Udenna membukukan laba sebesar 2,6 miliar peso karena penjualannya melonjak 86% menjadi 95 miliar peso.
Selanjutnya, Uy berencana memasukan Udenna Group  dalam daftar  backdoor listing. Hal ini dikarenakan, Udenna memiliki perjanjian  pertukaran saham dengan perusahaan induk telekomunikasi ISM  communications pada bulan Januari.

Perusahaan telekomunikasi itu adalah perusahaan yang Uy beli sahamnya  tahun lalu. Kini Uy sedang menunggu persetujuan regulator untuk  menyelesaikan kesepakatannya.</content:encoded></item></channel></rss>
