<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Informasi Lowongan Kerja Pusat dan Daerah Kini Satu Pintu</title><description>Kemenaker mendorong kemudahan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai ketenagakerjaan dengan meluncurkan Sisnaker.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110018/informasi-lowongan-kerja-pusat-dan-daerah-kini-satu-pintu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110018/informasi-lowongan-kerja-pusat-dan-daerah-kini-satu-pintu"/><item><title>Informasi Lowongan Kerja Pusat dan Daerah Kini Satu Pintu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110018/informasi-lowongan-kerja-pusat-dan-daerah-kini-satu-pintu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110018/informasi-lowongan-kerja-pusat-dan-daerah-kini-satu-pintu</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2019 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2110018/informasi-lowonga-kerja-pusat-dan-daerah-kini-satu-pintu-kz1ZErSEgk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2110018/informasi-lowonga-kerja-pusat-dan-daerah-kini-satu-pintu-kz1ZErSEgk.jpg</image><title>Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong kemudahan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai ketenagakerjaan dengan meluncurkan Sistem lnformasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Sistem tersebut dibuat seiring dengan perubahan kebutuhan dunia yang mengarah pada otomasi dan digitalisasi.&amp;nbsp;
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyatakan, melalui Sisnaker maka informasi mengenai ketenagakerjaan baik di pusat maupun daerah menjadi satu pintu. Berbeda dengan dahulu yang informasinya menyebar terlalu luas ke berbagai website.
Baca juga: Viral Kecanggihan Robot Kalahkan Tukang Kayu
&quot;Ibarat pintu, itu pintunya banyak sekali, dulu ada 85 website sehingga kalau orang masuk ke beberapa layanan, jadi memasukan data berkali-kali. Ini enggak efisien,&quot; ujarnya saat peluncuran Sisnaker di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).
Oleh sebab itu, pemerintah membangun integrasi berbagai layanan ketenagakerjaan berbasis elektronik ke dalam satu sistem. Di mana dalam Sisnaker terdapat 16 layanan yang ditawarkan, terdiri dari 4 layanan pendukung dan 12 layanan teknis. Layanan ini dapat diakses melalui laman resmi Kemenaker.

Adapun layanan teknis itu mencakup pelatihan kerja, pemagangan, penggunaan tenaga kerja asing, wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan, kelembagaan, sertifikasi, karirhub, standarisasi kompetensi kerja nasional Indonesia, produktivias, peraturan perusahaan dan perjanjian kerja bersama, izin K3 dan SMK3, serta layanan bantuan.
&quot;Sekarang jadi satu layanan dan satu data. Karena penting untuk mendapatkan layanan yang real time,&quot; imbuh dia.Meski sudah mulai dioperasikan, Hanif mengakui masih ada dinas  ketenagakerjaan (disnaker) di sejumlah daerah yang belum terintergrasi  dengan Sisnaker. Pihaknya pun akan terus mendorong pembinaan sehingga  seluruh data dan layanan di daerah bisa terhubung dengan pusat.
&quot;Sebagian daerah masih ada yang perlu dilakukan pembinaan peningkatan  kualitas sistem daerah, kan di daerah itu sistemnya ada yang sudah  bagus dan ada kurang,&quot; jelas dia.
Baca juga: Viral Kecanggihan Robot Kalahkan Tukang Kayu
Dengan adanya sistem terpadu ini, diharapkan duplikasi (redundancy)  Iayanan maupun data yang selama ini turut menjadi hambatan investasi  dapat teratasi. Dengan demikian, Sisnaker akan mampu mendukung kebijakan  pemerintah dengan satu data ketenagakerjaan secara online dan  real-time.
Selain berimplikasi pada efektivitas dan efisiensi pelayanan yang  ada, Sisnaker juga diharapkan mampu meningkatkan keterpaduan  perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian pembangunan  ketenagakerjaan di Indonesia sebagai satu kesatuan pasar kerja nasional.
&quot;Hal ini dibutuhkan karena penyelesaian masalah ketenagakerjaan hanya  bisa dilakukan dengan sinergitas seluruh stakeholders,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong kemudahan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai ketenagakerjaan dengan meluncurkan Sistem lnformasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Sistem tersebut dibuat seiring dengan perubahan kebutuhan dunia yang mengarah pada otomasi dan digitalisasi.&amp;nbsp;
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyatakan, melalui Sisnaker maka informasi mengenai ketenagakerjaan baik di pusat maupun daerah menjadi satu pintu. Berbeda dengan dahulu yang informasinya menyebar terlalu luas ke berbagai website.
Baca juga: Viral Kecanggihan Robot Kalahkan Tukang Kayu
&quot;Ibarat pintu, itu pintunya banyak sekali, dulu ada 85 website sehingga kalau orang masuk ke beberapa layanan, jadi memasukan data berkali-kali. Ini enggak efisien,&quot; ujarnya saat peluncuran Sisnaker di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).
Oleh sebab itu, pemerintah membangun integrasi berbagai layanan ketenagakerjaan berbasis elektronik ke dalam satu sistem. Di mana dalam Sisnaker terdapat 16 layanan yang ditawarkan, terdiri dari 4 layanan pendukung dan 12 layanan teknis. Layanan ini dapat diakses melalui laman resmi Kemenaker.

Adapun layanan teknis itu mencakup pelatihan kerja, pemagangan, penggunaan tenaga kerja asing, wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan, kelembagaan, sertifikasi, karirhub, standarisasi kompetensi kerja nasional Indonesia, produktivias, peraturan perusahaan dan perjanjian kerja bersama, izin K3 dan SMK3, serta layanan bantuan.
&quot;Sekarang jadi satu layanan dan satu data. Karena penting untuk mendapatkan layanan yang real time,&quot; imbuh dia.Meski sudah mulai dioperasikan, Hanif mengakui masih ada dinas  ketenagakerjaan (disnaker) di sejumlah daerah yang belum terintergrasi  dengan Sisnaker. Pihaknya pun akan terus mendorong pembinaan sehingga  seluruh data dan layanan di daerah bisa terhubung dengan pusat.
&quot;Sebagian daerah masih ada yang perlu dilakukan pembinaan peningkatan  kualitas sistem daerah, kan di daerah itu sistemnya ada yang sudah  bagus dan ada kurang,&quot; jelas dia.
Baca juga: Viral Kecanggihan Robot Kalahkan Tukang Kayu
Dengan adanya sistem terpadu ini, diharapkan duplikasi (redundancy)  Iayanan maupun data yang selama ini turut menjadi hambatan investasi  dapat teratasi. Dengan demikian, Sisnaker akan mampu mendukung kebijakan  pemerintah dengan satu data ketenagakerjaan secara online dan  real-time.
Selain berimplikasi pada efektivitas dan efisiensi pelayanan yang  ada, Sisnaker juga diharapkan mampu meningkatkan keterpaduan  perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian pembangunan  ketenagakerjaan di Indonesia sebagai satu kesatuan pasar kerja nasional.
&quot;Hal ini dibutuhkan karena penyelesaian masalah ketenagakerjaan hanya  bisa dilakukan dengan sinergitas seluruh stakeholders,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
