<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengumuman! Tarif 13 Tol Naik, Salah Satunya Jakarta-Tangerang   </title><description>Akan ada 13 ruas jalan tol yang mengalami kenaikan tarif hingga akhir tahun 2019</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110241/pengumuman-tarif-13-tol-naik-salah-satunya-jakarta-tangerang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110241/pengumuman-tarif-13-tol-naik-salah-satunya-jakarta-tangerang"/><item><title>Pengumuman! Tarif 13 Tol Naik, Salah Satunya Jakarta-Tangerang   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110241/pengumuman-tarif-13-tol-naik-salah-satunya-jakarta-tangerang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/27/320/2110241/pengumuman-tarif-13-tol-naik-salah-satunya-jakarta-tangerang</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2019 19:50 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2110241/pengumuman-tarif-13-tol-naik-salah-satunya-jakarta-tangerang-KeHJZQY2sB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tarif pada 13 Ruas Tol Akan Naik. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2110241/pengumuman-tarif-13-tol-naik-salah-satunya-jakarta-tangerang-KeHJZQY2sB.jpg</image><title>Tarif pada 13 Ruas Tol Akan Naik. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyebut, akan ada 13 ruas jalan tol yang mengalami kenaikan tarif hingga akhir tahun 2019. Salah satunya, ruas Tol Jakarta-Tangerang.
Baca Juga: Presiden Jokowi Butuh Rp375 Triliun untuk Bangun 2.500 Km Jalan Tol
&quot;Semuanya ada 13 ruas yang diproses (kenaikan tarif sampai akhir tahun),&quot; kata ujar Danang ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (27/9/2019).
Danang menjelaskan, kenaikan tarif pada 13 ruas tol tersebut bukan terjadi dengan tiba-tiba. Tetapi memang sudah waktunya mengalami penyesuaian berdasarkan perjanjian pengusahaan.

Meski enggan merinci tol apa saja yang tengah mengajukan kenaikan tarif, Danang menyebut, dua di antaranya adalah ruas Jakarta-Tangerang dan Tol Jagorawi.
Baca Juga: Investasi Rp15,3 Triliun, Proyek Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung 2022
Dia mengatakan, untuk ruas Tol Jakarta-Tangerang sudah mendapat restu oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Sementara untuk ruas Tol Jagorawi masih dalam proses.&quot;Tol Jakarta-Tangerang sudah ditandatangani Pak Menteri. Tapi Pak  Menteri berpesan untuk kamui lihat situasi di masyarakat,&quot; jelas dia.
Terkait besaran kenaikan tarif, lanjutnya, hal itu bergantung angka  inflasi per daerah. Jadi setiap daerah memiliki besaran kenaikan tarif  berbeda-beda.
&quot;Sesuai inflasi di setiap daerah. Jadi data itu kami dapat dari BPS (Badan Pusat Statistik),&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyebut, akan ada 13 ruas jalan tol yang mengalami kenaikan tarif hingga akhir tahun 2019. Salah satunya, ruas Tol Jakarta-Tangerang.
Baca Juga: Presiden Jokowi Butuh Rp375 Triliun untuk Bangun 2.500 Km Jalan Tol
&quot;Semuanya ada 13 ruas yang diproses (kenaikan tarif sampai akhir tahun),&quot; kata ujar Danang ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (27/9/2019).
Danang menjelaskan, kenaikan tarif pada 13 ruas tol tersebut bukan terjadi dengan tiba-tiba. Tetapi memang sudah waktunya mengalami penyesuaian berdasarkan perjanjian pengusahaan.

Meski enggan merinci tol apa saja yang tengah mengajukan kenaikan tarif, Danang menyebut, dua di antaranya adalah ruas Jakarta-Tangerang dan Tol Jagorawi.
Baca Juga: Investasi Rp15,3 Triliun, Proyek Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung 2022
Dia mengatakan, untuk ruas Tol Jakarta-Tangerang sudah mendapat restu oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Sementara untuk ruas Tol Jagorawi masih dalam proses.&quot;Tol Jakarta-Tangerang sudah ditandatangani Pak Menteri. Tapi Pak  Menteri berpesan untuk kamui lihat situasi di masyarakat,&quot; jelas dia.
Terkait besaran kenaikan tarif, lanjutnya, hal itu bergantung angka  inflasi per daerah. Jadi setiap daerah memiliki besaran kenaikan tarif  berbeda-beda.
&quot;Sesuai inflasi di setiap daerah. Jadi data itu kami dapat dari BPS (Badan Pusat Statistik),&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
