<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Anjlok Imbas Wacana Delisting Perusahaan China</title><description>Bursa saham AS jatuh imbas wacana penghapusan perusahaan-perusahaan Cina dari bursa saham AS alias delisting.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/278/2110379/wall-street-anjlok-imbas-wacana-delisting-perusahaan-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/278/2110379/wall-street-anjlok-imbas-wacana-delisting-perusahaan-china"/><item><title>Wall Street Anjlok Imbas Wacana Delisting Perusahaan China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/278/2110379/wall-street-anjlok-imbas-wacana-delisting-perusahaan-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/278/2110379/wall-street-anjlok-imbas-wacana-delisting-perusahaan-china</guid><pubDate>Sabtu 28 September 2019 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/28/278/2110379/wall-street-anjlok-imbas-wacana-delisting-perusahaan-china-FYwE6PKVAw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Wall Street (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/28/278/2110379/wall-street-anjlok-imbas-wacana-delisting-perusahaan-china-FYwE6PKVAw.jpg</image><title>Ilustrasi Wall Street (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup anjlok pada perdagangan 27 September 2019. Bursa saham AS jatuh imbas wacana penghapusan perusahaan-perusahaan Cina dari bursa saham AS alias delisting.
Rencana ini meningkatkan kekhawatiran tentang eskalasi lebih lanjut dalam perang perdagangan dagang antara AS-Tiongkok. Langkah itu akan menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk membatasi investasi AS di perusahaan-perusahaan Cina, dikutip dari Reuters, Sabtu (28/9/2019).
Baca Juga: Wall Street Ditutup Melemah Imbas Ketegangan Politik di AS
Indeks Dow Jones Industrial Average .JJI turun 70,87 poin atau 0,26%, menjadi 26.820,25, S&amp;amp;P 500 kehilangan 15,83 poin atau 0,53%, menjadi 2.961,79 dan Nasdaq Composite turun 91,03 poin atau 1,13% menjadi 7,939.63.
Ketiga indeks berakhir lebih rendah untuk minggu ini, dengan S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Agustus.
Pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara Washington dan Beijing dijadwalkan pada 10-11 Oktober, sebelum dimulainya musim pendapatan kuartal ketiga AS.

&quot;Jika kebijakan ini memicu aksi jual besar-besaran di Shanghai, itu akan menciptakan masalah bagi China dan dapat berdampak negatif pada negosiasi perdagangan, yang seharusnya dimulai pada 10 Oktober,&quot; kata Kepala Strategi Pasar di JonesTrading.
Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 6,68 miliar saham, turun dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang sebesar 7,2 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup anjlok pada perdagangan 27 September 2019. Bursa saham AS jatuh imbas wacana penghapusan perusahaan-perusahaan Cina dari bursa saham AS alias delisting.
Rencana ini meningkatkan kekhawatiran tentang eskalasi lebih lanjut dalam perang perdagangan dagang antara AS-Tiongkok. Langkah itu akan menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk membatasi investasi AS di perusahaan-perusahaan Cina, dikutip dari Reuters, Sabtu (28/9/2019).
Baca Juga: Wall Street Ditutup Melemah Imbas Ketegangan Politik di AS
Indeks Dow Jones Industrial Average .JJI turun 70,87 poin atau 0,26%, menjadi 26.820,25, S&amp;amp;P 500 kehilangan 15,83 poin atau 0,53%, menjadi 2.961,79 dan Nasdaq Composite turun 91,03 poin atau 1,13% menjadi 7,939.63.
Ketiga indeks berakhir lebih rendah untuk minggu ini, dengan S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Agustus.
Pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara Washington dan Beijing dijadwalkan pada 10-11 Oktober, sebelum dimulainya musim pendapatan kuartal ketiga AS.

&quot;Jika kebijakan ini memicu aksi jual besar-besaran di Shanghai, itu akan menciptakan masalah bagi China dan dapat berdampak negatif pada negosiasi perdagangan, yang seharusnya dimulai pada 10 Oktober,&quot; kata Kepala Strategi Pasar di JonesTrading.
Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 6,68 miliar saham, turun dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang sebesar 7,2 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
