<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menaker Akui Ada Kendala di Tenaga Kerja Indonesia   </title><description>Presiden Joko Widodo bersama menteri Kabinet Kerja tengah mencari strategi guna menarik banyak investasi ke Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110123/menaker-akui-ada-kendala-di-tenaga-kerja-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110123/menaker-akui-ada-kendala-di-tenaga-kerja-indonesia"/><item><title>Menaker Akui Ada Kendala di Tenaga Kerja Indonesia   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110123/menaker-akui-ada-kendala-di-tenaga-kerja-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/09/28/320/2110123/menaker-akui-ada-kendala-di-tenaga-kerja-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 28 September 2019 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2110123/menaker-akui-ada-kendala-di-tenaga-kerja-indonesia-L7zNavO3Kj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menaker Hanif Dhakiri. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/320/2110123/menaker-akui-ada-kendala-di-tenaga-kerja-indonesia-L7zNavO3Kj.jpg</image><title>Menaker Hanif Dhakiri. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo bersama menteri Kabinet Kerja tengah mencari strategi guna menarik banyak investasi ke Indonesia. Dari sisi tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan mengungkapkan ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia sangat kaku, hal itu membuat RI tidak menarik bagi investor.
&quot;Tempo hari 33 perusahaan relokasi dari China enggak ada yang ke Indonesia, daya saing kita kalah. Salah satunya faktor daya saing ini adalah tenaga kerja yang terlalu kaku,&quot; ujar Menaker Hanid Dhakiri.
Oleh sebab itu, perlu adanya transformasi ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia menjadi lebih fleksibel, seiring dengan dunia yang bergerak semakin fleksibel.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, jalan yang paling cepat dalam mengantisipasi terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan resesi adalah yang berkaitan dengan Foreign Direct Investment (FDI).
&amp;ldquo;Kuncinya hanya ada di situ, enggak ada yang lain, enggak ada yang lain. Kuncinya hanya ada di situ,&amp;rdquo; tegas Presiden Jokowi.
Baca Selengkapnya: Daya Saing Kalah, Menaker: Ekosistem Ketenagakerjaan Indonesia Sangat Kaku



</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo bersama menteri Kabinet Kerja tengah mencari strategi guna menarik banyak investasi ke Indonesia. Dari sisi tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan mengungkapkan ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia sangat kaku, hal itu membuat RI tidak menarik bagi investor.
&quot;Tempo hari 33 perusahaan relokasi dari China enggak ada yang ke Indonesia, daya saing kita kalah. Salah satunya faktor daya saing ini adalah tenaga kerja yang terlalu kaku,&quot; ujar Menaker Hanid Dhakiri.
Oleh sebab itu, perlu adanya transformasi ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia menjadi lebih fleksibel, seiring dengan dunia yang bergerak semakin fleksibel.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, jalan yang paling cepat dalam mengantisipasi terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan resesi adalah yang berkaitan dengan Foreign Direct Investment (FDI).
&amp;ldquo;Kuncinya hanya ada di situ, enggak ada yang lain, enggak ada yang lain. Kuncinya hanya ada di situ,&amp;rdquo; tegas Presiden Jokowi.
Baca Selengkapnya: Daya Saing Kalah, Menaker: Ekosistem Ketenagakerjaan Indonesia Sangat Kaku



</content:encoded></item></channel></rss>
